Category Archives: Budidaya

Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula Dengan Hasil Panen Istimewa

Budidaya ikan gurame

Ikan Gurame merupakan salah satu ikan yang sering di budidaya di Indonesia karena terkenal akan permintaan pasar yang sangat tinggi juga dan memiliki daging yang tebal dan lezat.

Budidaya ikan gurame ini memang banyak yang ingin merintisnya dari awal yang mana banyak sekali metode ternak ikan gurame ini yang bisa kamu gunakan seperti cara budidaya ikan gurame di kolam terpal, budidaya ikan gurame di kolam tanah, budidaya ikan gurame di kolam tembok, dan banyak lagi.

Ternak gurame ini memang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa di panen jadi ikan gurame ini harganya mahal di pasaran.

Maka dari itu ikan gurame ini termasuk dalam kategori ikan yang elit khususnya ikan gurame yang berukuran besar. Di zaman yang modern ini banyak sekali metode-metode beternak ikan gurame agar cepat besar dan cepat panen.

Dan di artikel ini kita akan membahasnya satu persatu tentang cara-cara yang dapat membuat ikan gurame yang dibudidayakan cepat besar dan membuat kamu mempunyai keuntungan yang lebih besar juga.

Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal

Dalam beternak gurame menggunakan kolam terpal ini biasanya menggunakan tempat-tempat yang kurang dimanfaatkan seperti misalnya di halaman rumah atau di belakang rumah.

Karena memang membuat kolam terpal untuk gurame ini tidak perlu menggunakan tanah yang luas yang penting caranya benar agar menjadi lancar dalam membudidayakan ikan guramenya.

Apa iya memanfaatkan lahan kecil bisa membudidayakan ikan gurame, jawabanya bisa dan sangat menguntungkan apalagi jika untuk skala yang lebih besar lagi.

Karena memang ikan gurame ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Tembok

dari tipe kolam terpal sebelumnya menggunakan kolam tembok ini juga terbilang cukup modern dan baik untuk budidaya ikan gurame.

Kolam tembok ini menggunakan tembok semen yang kuat untuk jangka panjang sehingga cocok untuk kamu yang ingin menghemat maintenance kolam.

Dan juga kolam tembok ini akan memberikan pemandangan yang lebih indah dan estetik di rumah kamu.

Jenis jenis Ikan Gurame

Perlu kita ketahui juga bahwa ada banyak sekali jenis jenis ikan gurame yang bisa kamu pilih dalam budidaya ikan gurame ini. Berikut ini jenis jenis ikan gurame yang bisa kamu sesuaikan sesuai dengan bobot, warna, dan panjang ikan gurame.

  1. Gurame Bastar merupakan jenis gurame yang terkenal akan pertumbuhannya yang lebih tebal daripada jenis gurame lainnya, gurame bastar ini memiliki ciri khas kepalanya yang berwarna putih dan tubuh yang berwarna abu-abu kehitaman.
  2. Gurame Paris, bukan gurame ini bukan dari negara prancis hehe, jenis gurame paris ini memiliki tubuh yang cukup besar loh yakni bisa sampai bobot 1,5 kilogram. Sedangkan gurame paris ini memiliki ciri khas yakni warnanya merah cerah, dan ada warna sedikit putih pada tubuhnya yang cukup membuatnya memiliki kesan warna oranye.
  3. Gurame Soang, ya gurame soang ini memang diadaptasi dari kata angsa, habitat gurame soang ini kebanyakan ditemukan di daerah jawa barat yakni di daerah Ciamis dan sekitarnya.
    Gurame soang ini terberat ketimbang gurame lainnya loh yakni bisa sampai 8 kilogram dan panjang sebesar 65 cm waw. Ikan ini memiliki beberapa ciri khas yang bisa kamu amati yakni adanya warna kemerahan di ekornya yang bisa kamu lihat ketika usia gurame kurang dari 1 tahun dan juga memiliki campuran hitam dan putih dengan tubuh yang gepeng memanjang.
  4. Gurame Batu, gurame yang satu ini lawannya gurame bastar, dimana gurame ini memiliki pertumbuhan yang sangat lambat juga memiliki ukuran yang kecil. Ciri khasnya yakni warna tubuhnya yang hitam merata dan memiliki sisik yang kasar. Ikan jenis ini jarang kita temui karena tidak banyak orang yang membudidayakannya.
  5. Gurame Porselin, gurame ini memiliki berat sekitar 2 kg yang juga memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Ciri khusus dari gurame yang satu ini adalah warnannya yang bercampur antara putih dan merah muda pada bagian bawah tubuhnya.
  6. Gurame Bluesafir, ikan gurame ini memiliki panjang yang mencapai 35 cm serta bobot hingga 4 kg. untuk soal warna gurame ini memiliki warna yang umum yakni hitam kemerahan seperti gurame lainnya.
  7. Gurame kapas, gurame ini hampir mirip dengan jenis gurame bastar yang mana memiliki pertumbuhan yang lumayan cepat hingga 1,5 kg. memiliki sisik yang keras juga lebar dan memiliki warna yang putih keperakan seperti layaknya kapas.

Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar

Dunia bisnis dalam budidaya ikan gurame ini memang lebih condong ke skala bisnis besar, hal ini disebabkan bahwa beternak gurame memakan biaya yang besar dan nantinya akan digunakan untuk ikan konsumsi yang pastinya permintaan akan selalu datang.

Ada beberapa hal yang kamu bisa kamu ketahui dalam hal budidaya ikan gurame ini.

Memilih Lokasi Kolam Yang Tepat

Pertama-tama kita harus mengetahui cara budidaya ikan gurame ini agar cepat tumbuh besar yakni tidak bukan adalah lokasi pembuatan kolam.

Dalam pemilihan kolam gurame yang baik harus kamu perhatikan adalah kolam harus memiliki akses sinar matahari langsung yang cukup bisa juga kamu taruh di dalam ruangan dengan atap yang transparan, sehingga suhu yang di sekitar kolam tersebut mencapai 25-28 derajat yang menjadikannya seperti habitat aslinya si gurame tersebut.

Dan juga memiliki lokasi kolam di dataran rendah lebih bagus daripada memilih lokasi kolam di dataran tinggi. Karena menurut penelitian ikan gurame akan mudah sekali tumbuh besar jika lokasi habitatnya di sekitar 800 meter diatas permukaan laut maksimal.

Memilih Benih Ikan Gurame Berkualitas

Langkah selanjutnya kamu harus memilih benih gurame yang berkualitas dan juga sehat. Hal ini bisa dikategorikan bahwa ikan gurame yang sehat adalah ikan gurame yang memiliki berat sekitar 100 gram atau berumur lebih dari setahun.

Mengapa demikian, karena gurame yang sudah berbobot 100 gram akan cepat tumbuh dan siap panen jika sudah mencapai berat 500 gram.

Dan juga hal yang perlu kamu ketahui adalah membeli benih ikan gurame di tempat yang tidak jauh dari lokasi kolam kamu, hal ini dikarenakan agar ikan cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan tidak membuatnya stress.

Bagaimana jika stress? Ikan gurame yang stress akibat tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan kolam kamu maka ikan akan sulit tumbuh hingga lebih parahnya bisa mati, tentu hal ini sangat kita hindari ya.

Mengeringkan Kolam Terlebih Dahulu

Kemudian cara selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah melakukan pengeringan kolam sebelum memasukan benih gurame yang kamu baru beli. Hal ini perlu dilakukan agar benih gurame tidak mudah terkena penyakit seperti jamur dan lain sebagainya.

Pengeringan kolam ini bisa kamu lakukan selama 10-14 hari dan bisa kamu tambahkan kapur untuk pertanian sebanyak 200 gram per meter persegi.

Dan juga kamu perlu merendam berbagai peralatan untuk budidaya ikan gurame ke dalam larutan kaporit setidaknya selama setengah jam dan kemudian dikeringkan.

Apabila ikan gurame ada yang terjangkit penyakit maka segera kamu pisahkan ikan yang sakit tersebut ke dalam larutan garam dapur dengan takaran sekitar 20 mg / liter air selama kurang lebih 1 jam.

Memberikan Pakan Yang Baik

Pakan ikan gurame merupakan faktor yang penting juga karena pakan yang bagus untuk ikan gurame adalah pakan yang mengandung banyak protein baik itu protein nabati dan protein hewani. Hal ini sangat dianjurkan kamu memilih pakan yang memiliki kedua protein tersebut.

Protein hewani merupakan salah satu kandungan protein yang dapat membuat benih gurame menjadi lebih cepat tumbuh besar. Hal ini bisa disebabkan bahwa ikan gurame perlu mendapat asupan 25% protein hewani agar cepat berkembang besar.

Protein nabati untuk ikan gurame kamu bisa berikan makanan seperti daun kangkung, daun talas, daun singkong, dan selada air. Dan juga kamu bisa memberikan enzim komplek sekitar 2% dari pakan pabrik.

Penyakit Ikan Gurame

Tadi di beberapa saat yang lalu saya menyebutkan beberapa hal tentang penyakit yang bisa menyerang ikan gurame. Nah berikut ini ada beberapa penyakit ikan gurame secara detailnya :

  1. Bintik putih, ciri penyakit yang satu ini terlihat jelas seperti ada bintik putih pada ikan yang mana membuat ikan selalu menggosok-gosokan tubuhnya ke tembok kolam. Ada juga yang sering membuat ikan berkumpul di pengisian air kolam akibat kekurangan oksigen.

Hal ini bisa disebabkan oleh parasit yang terdapat di kulit ikan tersebut. Nama parasit ini adalah protozoa yang nama ilmiahnya adalah Ichthyophthirius multifillis.

Perlu diketahui juga penyakit ini dapat menular ke ikan lain. Untuk proses penularannya bisa diakibatkan ikan yang kurang makan hingga suhu air yang terlalu rendah juga bisa menularkan ke ikan lainnya.

  1. Myxosporeasis, merupakan penyakit yang menyerang bagian insang ikan gurame. Nama dari parasit ini bisa disebabkan oleh Thellohanelus sp dan Henneguya sp. Sifat dari penyakit tersebut bisa menular melalui air. Penyebab dari penyakit ini bisa jadi karena kualitas air kolam kamu kurang baik.
  2. Kutu ikan, dampak yang dibawa oleh kutu air ini adalah tubuh gurame bisa berdarah karena gigitan kutu air tersebut. Jika ini dibiarkan maka akan semakin memburuk. Selain itu sebab dari kutu ikan ini bisa juga dikarenakan kualitas air kolam yang tidak baik.
  3. Columnaris, merupakan jenis penyakit yang menyerang sirip dan insang pada ikan. Hal ini bisa berdampak ikan menjadi lemas, tidak mau makan, hingga insang dan siripnya yang terkelupas. Penyakit ini disebabkan oleh parasit bernama Flexybacter columnaris
  4. Trichodina, merupakan penyakit yang dapat membuat ikan gurame terluka di sekujur tubuhnya. Penyakit ini bisa menyerang ke dalam kulit dan sirip ikan.

Itulah beberapa hal yang mungkin bisa membantu kamu dalam hal membudidaya ikan gurame. Ya memang melakukan ternak ikan gurame memang tidaklah mudah dan membutuhkan modal yang besar namun begitu kamu bisa meraup untuk yang besar apabila berhasil melakukannya.

Cara Budidaya Vanili Yang Mudah, Dijamin Hasil Panen Berkualitas

Budidaya Vanili

Vanili adalah tanaman hijau dengan harga yang tinggi jika kualitas dari tanaman vanili ini bagus, semakin bagus kualitas dari tanaman vanili maka akan semakin tinggi juga harga jualnya.

Banyak sekali yang tergiur akan penghasilan yang dihasilkan dari budidaya vanili. Namun, tak sedikit juga orang yang gagal dalam usaha panen tanaman vanili.

Ini dikarenakan banyak orang yang belum tahu karakteristik dari tanaman vanili itu sendiri karena budidayanya harus dilakukan secara khusus tidak seperti kebanyakan tanaman yang ada di kebun.

Jika dilihat dari tempat tumbuh yang subur tanaman vanili, tanaman ini biasanya ditanam di daerah yang memiliki suhu tropis.

Jika ingin menanam vanili, tentunya membutuhkan perhatian khusus yang memerlukan waktu dan usaha yang keras demi menghasilkan vanili dengan kualitas yang bagus dan bisa mendapatkan harga jual yang tinggi. Dengan kelezatan vanila dan keharumannya bisa membuat harga jual tanaman vanili ini tinggi.

Ada berbagai metode yang bisa dilakukan dalam budidaya tanaman vanili yang dimana berbagai metode tersebut memiliki berbagai kelebihan yang bisa didapatkan dari berbagai faktor.

Budidaya Vanili Hidroponik

Kamu dapat membudidayakan tanaman vanili ini dengan teknologi hidroponik. Biasanya, dalam penanaman vanili dengan metode ini memerlukan ketelatenan dalam nutrisi bagi tanaman vanili.

Hidroponik sendiri adalah budidaya menanam tumbuhan dengan memanfaatkan air dan tanpa menggunakan media tanah.

Mengehtahui air yang digunakan untuk menanam vanili memiliki nutrisi yang cukup untuk menggantikan media tanah alami tentunya menjadi hal yang sangat penting diperhatikan dalam penanaman vanili dengan cara hidroponik. Biasanya, hidroponik akan sangat bagus jika ditanam dalam greenhouse.

Budidaya Vanili Organik

Ini adalah teknik yang sangat sederhana dalam budidaya vanili. Budidaya organic adalah dimana dalam pengerjaannya dilakukan tanpa menggunakan bahan-bahan kimia sintetis.

Metode ini sangat cocok dilakukan sendiri di pekarangan rumah. Namun juga harus tetap memperhatikan kebutuhan nutrisi yang cukup untuk tumbuh sehat dan subur dari tanaman vanili.

Budidaya Vanili Dalam Pot

Budidaya vanili yang satu ini juga sangat cocok dilakukan di pekaran rumah Kamu. Dengan hanya menggunakan media tanah dan pot saja.

Kamu bisa menanam vanili dan memanennya sendiri di rumah Kamu. Tapi, dalam penanamannya ada trik yang bisa membuat vanili tumbuh lebih baik.

Dalam penanaman vanili, Kamu harus menggunakan pot dengan ukuran yang kecil dan juga pada tanah yang ada pada pot tersebut, tambahkan campuran kulit cemara dan peat moss yang nantinya bisa menciptakan media tanam dengan drainase yang baik.

Budidaya Vanili Modern

Ini adalah budidaya vanili yang banyak sekali diterapkan oleh para penggiat budidaya tanaman vanili untuk bisa mendapatkan vanili dengan kualitas yang tinggi sehingga dapat mendapatkan keuntungan yang tinggi juga dalam penjualan vanili tersebut. Namun, apa itu pertanian modern?

Pertanian modern adalah sebuah budidaya yang dilakukan dengan menggunakan kemajuan teknologi dan penelitian para ahli.

Dengan majunya fasilitas-fasilitas irigasi serta drainase yang nantinya akan dimanfaatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Jadi, inilah mengapa budidaya vanili modern sangat banyak yang menggunakannya karena mendapatkan hasil yang maksimal dan mendapatkan harga jual yang tinggi.

Kiat Sukses Panen Vanili Kualitas Tinggi

Disini, Saya akan memberikan berbagai tips dan trik untuk cara budidaya vanili dengan mudah dan bisa mendapatkan kualitas vanili yang bagus dan sangat layak mendapatkan harga jual yang tinggi. Cara budidaya ini dimulai dari pembibitan sampai tahap akhir yang harus dilakukan secara konsisten.

1. Mempersiapkan Lahan

Perlu diketahui, vanili bukanlah tanaman yang bisa tumbuh dengan tegak. Maka dari itu, dibutuhkan tanaman penyangga yang digunakan vanili untuk merambat.

Namun, daripada susah mencari tanaman penyangga yang pas, menggunakan bambu dan kawat dengan bentuk yang disesuaikan bisa menjadi alternatif untuk tanaman vanili ini tumbuh dan merambat pada penyangga yang dibuat tersebut.

Dalam mempersiapkan lahan, alangkah baiknya lahan tersebut dibersihkan terlebih dahulu dari beragam rumput liar atau gulma yang nantinya malah bisa menghambat pertumbuhan dari tanaman vanili.

Alangkah lebih baiknya dalam memilih bibit vanili dimulai dengan membeli yang sudah dalam setek vanili dengan panjang 40 – 50cm. Tapi Kamu harus tahu informasi setek vanili tersebut, karena bibit vanili yang bagus harus memiliki umur setidaknya 1 tahun dan mempunyai buku ruas yang rapat atau rapi.

2. Penanaman Bibit

Setelah lahan siap, saatnya menanam bibit vanili. Buat lubang dengan ukuran 25 x 15 x 10 sentimeter dan pastikan lubang tersebut berdekatan dengan jarak penyangga yang sudah Kamu buat.

Dalam penanaman vanili, bibit stek tadi ditanam dalam keadaan horizontal atau rebahan. Dan pastikan juga bibit tersebut mendapatkan sinar matahari yang cukup.

Ada baiknya dalam penanaman vanili tanah dilakukan pemupukan terlebih dahulu dan menyiramnya dengan air agar air dapat mengalir dengan baik saat dilakukan kegiatan penyiraman air pada tanah.

3. Perawatan Vanili

Untuk perawatan sendiri, selayaknya dalam pembudidayaan tanaman, maka dilakukanlah penyiraman, penyiangan, pemupukan, dan juga pemangkasan.

Namun ada yang perlu diperhatikan agar tanaman vanili dapat tumbuh subur. Berikut beberapa diantaranya:

Penyiraman

Penyiraman berfungsi untuk menjaga kelembapan tanah, namun dilakukan dengan memperhatikan kondisi tanah juga.

Usahakan dalam penyiraman tanah tidak terlalu kering dan juga tidak terlalu basah apalagi sampai adanya air menggenang.

Penyiangan

Penyiangan dilakukan untuk menjaga agar tumbuhan vanili ini tumbuh secara sehat tanpa adanya hama yang mengganggu.

Jika lingkungan tanah baik dan tidak ada tumbuhan pengganggu, tumbuh kembang vanili bisa lancar dan menghasilkan vanili yang berkualitas.

Pemupukan

Sudah pasti memberikan pupuk adalah hal yang wajib dilakukan dalam budidaya tanaman apapun, termasuk dalam budidaya vanili.

Pemupukan dilakukan agar tanaman tumbuh subur dan sehat. Sebaiknya, pemupukan dilakukan pada awal dan akhir musim penghujan dengan menggunakan pupuk kandang maupun pupuk urea.

Pemangkasan

Tanaman vanili juga dilakukan pemangkasan. Ada 3 jenis pemangkasan yang dilakukan pada budidaya vanili :

  • Pemangkasan bentuk, dilakukan dengan memotong 15 cm pada bagian ujung tanaman vanili yang menyisakan 3 cabang pada ujungnya yang nantinya Kamu lengkungkan cabang tersebut.
  • Pemangkasan produksi, pemangkasan ini dilakukan saat tanaman vanili berbunga, ini dapat dirangsang dengan pemangkasan juga. Pemangkasan ini dilakukan dengan cara memotong 2-3 pucuk tanaman sekitar 2 bulan sebelum masa berbunga.
  • Pemangkasan peremajaan, pemangkasan ini nantinya akan dilakukan setelah masa panen untuk merangsang tunas-tunas baru.

4. Penyerbukan Bunga

Penyerbukan bunga dilakukan karena sejatinya, tumbuhan vanili ini tidak bisa melakukan penyerbukan sendiri, maka dari itulah Kamu harus membantu proses penyerbukan dari tanaman vanili. Anda bisa menggunakan alat seperti lidi atau batang apapun dengan ukuran yang kecil.

Caranya adalah dengan mencari rostellum yang biasanya menghalangi putik dan kepala sari, jika sudah ketemu sekarang saatnya Kamu gunakan alat yang telah kamu gunakan untuk proses penyerbukan tadi untuk selanjutnya lakukan penyatuan putik dan kepala sari vanili tersebut.

5. Pengawasan

Pengawasan disini adalah tindakan secara rutin dilakukan untuk melakukan berbagai kegiatan yang sudah Kamu lakukan dari tahap perawatan vanili.

Tumbuh kembang dari vanili yang Kamu tanam harus wajib kamu perhatikan, dan tidak lupa juga membasmi hama yang dapat merusak tanaman yang bisa menyebabkan kerugian dalam budidaya vanili.

Kamu bisa melakukan pembasmian hama dalam budidaya vanili ini dengan melakukan penyeprotan pestisida dan dengan pemberian berbagai nutrisi untuk tumbuh kembang vanili demi mencegah pembusukan pada batang vanila yang Kamu budidayakan.

Kegiatan ini harus rutin dilakukan agar kualitas vanili maksimal sehingga mendapatkan harga jual yang tinggi.

6. Pemanenan

Ini adalah hal yang paling ditunggu-tunggu dalam budidaya vanili, adalah saat panen. Buah dari vanili dapat dipanen sekiranya pada saat tanaman sudah berusia sekitar 2 hingga 3 tahun.

Biasanya, panen vanili bisa dilakukan saat 8 – 9 bulan dengan masa panen 2 hingga 3 bulan penuh. Ada berbagai hal yang harus dilakukan setelah memanen polong dari vanili

  • Vanili yang sudah siap dipanen memiliki ciri-ciri buah vanili berwarna hijau dan dengan pucuknya yang berwarna kuning. Sebaiknya, panen vanili juga dengan memilih vanili yang sudah tua. Ini dikarenakan vanili yang sudah berusia tua memiliki kualitas yang jauh lebih baik dibandingkan dengan buah vanili yang memiliki usia muda.
  • Setelah itu, panaskan air sampai suhu 70°C dan rendam hasil vanili berupa polong tersebut selama kurang lebih 2 sampai 5 menit, kemudian keluarkan dengan hati-hati. Proses ini dilakukan agar kuman dan bakteri yang ada pada polong tersebut mati dan juga untuk proses selanjutnya.
  • Lalu, pindahkan polong vanili tersebut ke dalam kotak yang sudah dilapisi dengan kain yang tebal yang terbuat dari bahan wol dan juga dengan kotak yang terbuat dari bahan bambu. Diamkan pada kotak tersebut selama 36 sampai 48 jam dan biarkan polong berkeringat. Polong yang mengeluarkan air ini dikarenakan kondisinya yang masih panas, dan proses ini membantu dalam pengerigannya.
  • Lakukan pengeringan di paparan sinar matahari secara langsung selama 7 sampai 14 hari. Proses ini dilakukan secara bergantian. Sebarkan polong di atas nampan dan tempatkan di bawah paparan sinar matahari langsung selama 3 jam setiap hari. Selanjutnya, bungkus polong di dalam selimut atau kain dan masukkan ke dalam kotak agar “berkeringat” selama semalaman lagi. Proses ini dilakukan secara berulang-ulang sampai polong berubah warna menjadi coklat gelap.
  • Agar polong makin kering, biarkanlah mengering sendiri secara penuh. Gantung atau sebarkan polong pada nampan di dalam ruang pengeringan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, jagalah agar suhu ruangan tetap berada di 35 °C dan kelembapan 70%. Polong vanili benar-benar telah kering jika memiliki tekstur yang lunak, kasar, dan banyak terdapat kerutan memanjang.

***

Itulah berbagai langkah budidaya vanili yang perlu kamu perhatikan. Setelah tahu harga jual yang tinggi apakah Kamu berminat untuk membudidayakannya?

Namun, perlu ketelatenan karena memang cukup sulit untuk pembudidayaan tumbuhan vanili.

Alangkah lebih baiknya jika Kamu mencoba menanam jenis anggrek lain terlebih dahulu karena vanili termasuk dalam satu anggota suku anggrek-anggrekan

Kiat Sukses Budidaya Melon Hingga Panen Berlimpah

budidaya melon

Melon adalah buah dengan jenis labu-labuan yang masih satu keluarga dengan semangka. Tanaman melon sendiri mirip dengan tanaman semangka.

Bercabang banyak, dan tipe tanamannya yang merambat. Bedanya dengan tanaman semangka, tanaman melon memiliki bulu batang yang lebih halus.

Semua buah melon memiliki biji yang banyak dan terkumpul dalam rongga buah yang diliputi lender, persis seperti labu.

Melon memiliki rasa manis dan sensasi yang segar karena mengandung banyak air pada daging buahnya. Rasa yang segar tersebut membuat melon biasanya digunakan pada hidangan pencuci mulut dan juga bisa diolah menjadi jus yang sangat menyegarkan jika diminum siang hari.

Maka dari itu, melon memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Tak heran kalau banyak sekali yang memulai budidaya melon dengan berbagai metode yang ada.

Disini, saya akan membagikan beberapa metode dalam budidaya melon yang bisa kamu lakukan. Ada 3 metode yang bisa kamu lakukan dalam budidaya melon.

Yaitu budidaya melon dalam pot, budidaya melon dalam polybag, dan juga metode tanam yang saat ini sedang marak digunakan yaitu budidaya melon hidroponik.

Budidaya Melon Dalam Pot

Menanam tanaman dalam pot atau yang biasa disebut dengan tabulampot, merupakan teknik budidaya melon yang sangat menguntungkan dari berbagai sisi.

Selain bisa menghasilkan buah, budidaya melon di dalam pot juga bisa menjadi hiasan pada pekarangan rumah. Tentunya ini sangat menggiurkan bukan?

Namun, ada hal yang perlu diketahui. Proses penanaman melon dengan metode ini memiliki resiko kegagalan yang lumayan besar.

Tak jarang tanaman melom yang sudah ditanam tidak berkembang dan malah tidak menghasilkan buah sama sekali dalam waktu yang sangat lama. Namun, semua itu bisa diatasi dengan perlakuan dan perawatan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan.

Memilih Jenis Melon

Ada 3 jenis melon yang bisa dibudidayakan dalam pot, yaitu:

  1. Melon jenis ini adalah jenis melon yang sangat popular di pasaran. Bentuk buahnya yang bulat dengan warna hijau dengan tekstur seperti ada jala yang membungkus melon itu, mempunyai daging buah warna hijau muda hingga oranye.
  2. Melon jenis ini memiliki tekstur yang mulus, tidak ada jala yang menyelimuti buah melon. Bentuknya agak bulat dan cenderung melonjong. Dengan daging buah berwarna hijau muda, oranye, sampai puti dengan tidak ada aroma.
  3. Melon jenis ini memiliki kulit buah yang seperti labu dengan daging buah berwarna kuning hingga oranye dan memiliki aroma yang sangat kuat.

Syarat Tumbuh Tanaman Melon

  1. Sebaiknya dalam budidaya melon dengan metode apapun itu dilakukan di dataran yang agak dingin, sekitar 300-1000 mdpl. Jika kurang dari ketinggian tersebut, melon tidak akan tumbuh secara maksimal.
  2. Letakkan melon di daerah yang terbuka dengan intensitas matahari yang maksimal dengan waktu penyinaran sekitar 10 jam.
  3. Pastikan suhu antara 25-30°C dengan kelembapan udara 70-80% dengan curah hujan yang sedang seperti pada daerah tropis di Indonesia.

Persiapan Budidaya Melon dalam Pot

  1. Belilah benih pada petani yang sudah terpercaya menjual bibit melon yang berkualitas.
  2. Setelah sudah mendapatkan benihnya, rendam benih di dalam air semalaman dan peram selama 2 hari pada suhu yang hangat.
  3. Siapkan media semai yaitu campura tanah dan pupuk organik dengan perbandingan 5:1. Masukkan ke pot, buat lubang kecil, lalu tanam benih di lubang tersebut, dan siram dengan air secukupnya.
  4. Bibit akan siap ditanam ke pot yang besar setelah tumbuh sekitar ada 4-5 helai daun.
  5. Setelah itu, pindahkan ke pot yang lebih besar, kira-kira memiliki diameter 30cm.
  6. Masukkan benih pada campuran tanah, pupuk kandang, pasir, dan sekam bakar dengan perbandingan 4:2:1:1.
  7. Masukkan pupuk NPK sebanyak 50gr dan Furadan 3G sebanyak 20gr diatasnya.
  8. Pasang ajir pada pot sebagai media rambat tanaman melon.
  9. Siram pot agar menjadi lembab dan letakkan pada daerah yang terkena sinar matahari.

Perawatan Melon dalam Pot

  • Penyiraman pada budidaya melin dalam pot dilakukan satu kali sehari pada pagi atau sore hari menggunakan sprayer. Namun saat bakal buah terbentuk, penyiraman dilakukan 2-3 hari sekali saja.
  • Pemupukan dilakukan setelah 6-14 hari setelah masa tanam. Berikan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis 10 gram per tanaman dan diulangi setiap 14 hari. Berikan juga pupuk KNO3 dengan dosis 5 gram per tanaman tiap satu bulan sekali. Sebelum diberikan, pupuk dilarutkan dalam 1 liter air. Pemupukan sebaiknya dijalankan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 untuk menghindari penguapan berlebih.
  • Pengikatan tanaman adalah hal yang perlu diperhatikan. Ikat tanaman melon setelah memiliki panjang sekitar 40cm pada ajir yang telah dipasang sebelumnya.
  • Pengikatan juga dilakukan setelah melon sudah ada bakal buahnya. Ini dilakukan agar tangkai tanaman tidak patah. Pengikatan dilakukan pada cabang tempat tumbuh buah melon yang posisinya horisontal.
  • Menjaga kebersihan pot adalah hal yang utama, pastikan tidak ada hama dan gulma yang menyerang tanaman melon. Jadi, secara intens, lakukan pengecekan terhadap setiap tanaman melon yang kamu budidayakan.

Panen Melon dalam Pot

Melon bisa dipanen setelah 90 hari setelah masa tanam. Melon yang telah siap dipanen memiliki ciri antara lain

  • Buah telah mengeluarkan bebauan harum khas buah melon.
  • Serat jala yang terdapat pada permukaan kulit buah melon tampak kasar dan juga terang.
  • Terdapat retakan-retakan kecil pada kulit buah di sekitar tangkai.
  • Warna kulit hijau kekuningan dan daun-daun tanaman telah mulai mengering.

Budidaya Melon dalam Polybag

Dalam budidaya melon dalam polybag, perawatannya tidak ada bedanya dengan budidaya melon dalam pot. Bedanya, jika polybag, ini menggunakan media tanam yang berbeda.

Pada budidaya melon dalam polybag, hal yang harus diperhatikan adalah campuran dari media tanamnya pada saat proses penyemaian.

Masukkan campuran tanah, pupuk kandang, dan arang sekam dengan perbandingan 1:2:3. Setelah bibit sudah mulai tumbuh dengan umur 2-3 minggu, maka penyemaian telah selesai dan pemindahan benih ke polybag dapat dilakukan.

Proses perawatan hingga panen budidaya melon dalam polybag tidak ada bedanya dengan budidaya melon dalam pot.

Panen melon bisa dilakukan setelah 90 hari masa tanam dengan ciri-ciri yang sangat pasti warna kulit buah yang kekuning-kuningan, ada lingkarang retak pada tangkai tanaman melon, dan aroma yang sangat kuat.

Salah satu jenis melon yang bisa ditanam dengan metode polybag dan memiliki harga jual yang tinggi adalah jenis melon golden.

Budidaya Melon Golden

Melon golden memiliki harga jual yang tinggi. Rasanya yang istimewa membuat banyak orang yang penasaran dan akhirnya mencoba melon dengan warna kuning tersebut.

Melon golden memiliki manfaat medis dan kandungan gizi yang tinggi. Buah ini bisa berperan sebagai makanan diet sebab rendah kalori dan berserat tinggi.

Itu sebabnya budidaya melon golden adalah salah satu bisnis pada sektor perkebunan yang menjanjikan.

Jika Kamu tahu, harga jual per kilogram melon golden malah diatas harga rata-rata buah melon macam lainnya. Budidaya buah melon golden tidak terlalu susah jikalau dilakukan di daerah iklim tropis seperti Indonesia.

Dan dengan memperhatikan syarat tumbuh tanaman melon seperti yang sudah dijelaskan tadi.

Budidaya Melon Hidroponik

Pada proses budidaya melon hidroponik, berbagai tahapan yang dilakukan tidak jauh beda dengan budidaya melon dengan metode lainnya, yang membedakan hanyalah media tanamnya yang dilakukan tanpa menggunakan tanah.

Budidaya tanaman yang satu ini memang banyak digemari karena cukup unik dan dapat dikembangkan dengan mencoba membudidayakan tanaman buah atau sayuran lainnya.

Pada proses pemilihan bibit sampai dengan penyemaian tidak ada bedanya dengan proses budidaya melon lainnya. Hanya saja, yang membedakan adalah proses dimana bibit yang menjadi benih akan dipindahkan pada media hidroponik.

Perawatan Melon Hidroponik

  • Setelah proses persemaian selesai, langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit ke media hidroponik dan tambahkan nutrisi berupa pupuk yang sudah dicairkan.
  • Melon akan tumbuh dengan baik jika menggunakan media tanam hidroponik sistem NFT (Nutrient Film Technique) yang menggunakan sistem selokan.
  • Pada saat melon menginjak usia remaja, pindahkan tanaman melon ke dalam media hidroponik dengan metode Dutch Bucket.

Sebagai informasi, metode dutch bucket ini dilaksanakan dengan memanfaatkan wadah yang lebih besar seperti ember yang di dalamnya berisi substrat media kering hydroton, perlite, batu apung atau zeolit.

Terdapat lubang outlet yang terhubung dengan pipa menuju tandon. Lubang outlet tersebut merupakan media yang dialiri oleh air dan gizi cair yang diperlukan tanaman.

  • Siapkan juga ajir sebagai media rambat tanaman melon.
  • Lakukan pemotongan pada beberapa bagian tunas. Tunas yang dipertahankan adalah tungas ke-7 dan ke-9 yang muncul antara daun ke-11 dan ke-14.
  • Sistem hidroponik pada umumnya dilakukan pada Greenshouse. Untuk Kamu yang melakukan budidaya melon hidroponik di Greenhouse, perkawinan bunga pada tanaman melon tidak usah dilakukan, biar dilakukan secara alami oleh lebah.
  • Seluruh tunas di bawah 7 dan di atas 9 dipangkas. Sedangkan telah dilaksanakan pemotongan secara rutin, tunas-tunas tersebut pasti akan timbul dan timbul lagi. Oleh sebab itu, anda perlu mengecek tanaman melon anda setiap hari dan pangkas tunas-tunas yang timbul lagi. Pemangkasan tunas bertujuan agar pertumbuhan buah melon tak terganggu.
  • Saat buah melon telah tumbuh sebesar telor, pangkas daun-daun yang tumbuh pada tunas, dan sisakan 2 helai saja.
  • Lakukan toping dikala telah berbuah, dan sisa daun yang dipertahankan ialah 30 helai saja.

Pemupukan dan Pemberian Nutrisi

  • Dikala tanaman melon tumbuh daun 4 helai: nutrisi pemupukan yang diperlukan ± 400 ppm.
  • Dikala tanaman melon dipindahkan dalam media tanam hidroponik hingga berusia 2 pekan: nutrisi pemupukan yang diperlukan ± 800 ppm.
  • Sesudah lebih dari 2 pekan: naikkan dosis pemupukan menjadi 1000 ppm hingga menjelang tanaman berbunga.
  • Dikala tanaman melon berbunga: nutrisi yang diperlukan ±1200 ppm.
  • Dikala tanaman melon berbuah: nutrisi yang diperlukan menjadi 1500 ppm.
  • Dikala tanaman melon telah berjaring: nutrisi yang diperlukan 1800 ppm hingga siap panen.

Perlu di ingat bahwa pupuk dan nutrisi yang diberikan kepada tanaman hidroponik tidak boleh menggunakan pupuk yang sembarangan. Pupuk AB Mix, Pupuk anorganik plus Gandasil D, dan pupuk organik cair adalah jenis pupuk yang cocok untuk budidaya melon dengan metode hidroponik.

Panen Melon Hidroponik

Saat yang ditunggu-tunggu adalah tahap panen melon. Melon sudah dapat dipanen saat berusia 50 – 60 hari. Amati warna, wujud dan beban buahnya.

Buah yang sehat merupakan buah melon yang berwarna segar, bentuknya tidak cacat dan berbeban kaprah-kaprah 2 – 3 kg

Cara Budidaya Ikan Guppy Dijamin Cepat Beranak Banyak

budidaya ikan guppy

Ikan guppy atan nama lainnya Poecilia reticulata adalah salah satu jenis ikan hias kecil yang memiliki warna bagus dan akan sangat indah jika dipandang.

Habitat asli dari ikan guppy ini di danau-danau dan sungai berair tenang. Ikan ini bisa juga bertahan hidup di air payau yang memiliki kadar garam tinggi.

Untuk asal asli dari ikan guppy ini adalah dari benua Amerika Tengah dan Selatan. Sekitar tahun 1920an barulah ikan guppy ini masuk ke Indonesia sebagai ikan akuarium.

Kemudian di alam bebas hingga berkembang biak dengan cepat. Ikan guppy ini juga bisa di temukan di seluruh daerah di Indonesia khususnya di perairan air tawar loh.

Ikan guppy termasuk jenis ikan hias yang memiliki keindahan warna dan juga bentuk dari siripnya. Terutama pada ikan guppy yang jantan yang mana ikan jantan memiliki sirip yang lebih indah.

Sedangkan untuk yang betina memiliki warna yang cenderung kusam mirip seperti ikan cupang.

Dan juga ikan Guppy merupakan ikan yang cepat berkembangbiak, maka dari itu banyak sekali yang berminat melakukan budidaya ikan guppy.

Salah satu alasannya yang menjadikan ikan guppy menjadi lahan bisnis yang menjanjikan adalah ikan guppy ini ukurannya kecil tapi memiliki harga yang lumayan mahal.

Dalam proses pembudidayaan ikan guppy sendiri cukup mudah dan dapat dilakukan oleh seorang pemula sekalipun.

Budidaya Ikan Guppy Menggunakan Ember

Beberapa jenis ikan guppy seperti Dragon, Moskow Blue, German Tuxedo White Tail dan Blue Grass. Menggunakan media ember plastik dalam budidaya ikan guppy ini.

Menurut pakar ahli budidaya ikan guppy mengatakan bahwa dalam menjodohkan ikan guppy siap kawin dalam satu tempat dapat menggunakan satu jantan dan lima betina atau bisa kelipatannya.

Selain itu untuk ikan jantannya bisa di tambah hingga 2 ekor. Sekitar 21 hari, maka ikan betina guppy akan beranak minimal 100 ekor, yang mana anakan ikan ini haruslah dipisah agar tidak dimakan induknya sendiri yang bersifat kanibal. Namun apabila tempatnya luas dan banyak tanamannya maka tidak bisa dipisah.

Dalam pembudidayaan ikan guppy apapun tempat untuk penangkaran ikan guppy tidak masalah walaupun itu Cuma ember tapi usahakan air didalamnya memiliki kualitas yang baik.

Hal ini bisa di ciptakan dengan menambahkan tanaman air seperti ekor kunci yang dapat mendukung kualitas air dan membantu menyerap zat-zat beracun yang ada di dalam air.

Tidak hanya saja kamu bisa menyembunyikan anakan-anakan guppy. Mutu air hendaklah lebih bagus lagi bila dilengkapi mesin aerator yang bisa melenyapkan gas-gas dalam air dan menunjang perputaran udara dalam air. Sebaliknya akumulasi piranti filter menjadikan air terpelihara kejernihannya.

Perlu juga dalam 3 hari sekali kotoran didalam wadah budidaya ikan guppy ini disedot, kalau pun bisa sehari sekali malah lebih bagus lagi. Untuk air yang lama bisa disisakan 25 persen saja lalu ditambah air baru.

Budidaya Ikan Guppy Di Kolam

Ada juga budidaya ikan guppy dengan cara menggunakan media kolam plastik / terpal. Langkah pertama yang harus diambil yaitu tempat pembudidayaan. Persiapkan kolam dari plastik terpal dengan ukuran lebar, panjang dan tinggi sesuai dengan ukuran lahan yang ada.

Usahakan dalam membuat kolam ikan guppy sebaiknya memiliki ketinggian lebih dari 40 cm karena kolam akan diisi air dengan kedalaman kurang lebih 40cm. ikan guppy ini juga tidak perlu kolam yang terlalu dalam karena ikan ini kebanyakan hidup di permukaan air.

Juga perlu diperhatikan adalah populasi ikan yang mana tidak boleh terlalu padat. Yang mana kondisi idealnya 1 liter air untuk 5 ekor ikan. Cukup 1 minggu sekali air diganti namun tidak perlu semuanya.

Cukup sebagian saja yang ditukar, upayakan air yang dibuang merupakan air yang didasar kolam dengan anggapan kotoran ikan serta sisa santapan dapat turut terbuang.

Sehingga keadaan kolam jadi bersih serta air pengganti ialah air yang telah tua ataupun air yang telah diendapkan minimun satu hari tadi malam. Buat melindungi kestabilan PH air dalam kolam hendaknya diberi tanaman air.

Budidaya Ikan Guppy Di Aquarium

Dalam budidaya ikan guppy dengan medium aquarium juga menjadi hal yang sering digunakan para petani ikan guppy. Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan 2 aquarium untuk menaruh indukan, 1 aquarium untuk proses pemijahan, 1 tempat penetasan, dan 1 lagi aquarium untuk tempat pendederan.

Sedangkan untuk ukuran akuarium pemijahan dapat disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dipijahkan dan untuk ketinggian wadahnya usahakan minimal 30 cm. sedangkan untuk ketinggian aquarium pada aquarium pendederan sebaiknya memiliki tinggi lebih dari 50 cm.

Budidaya ikan guppy ini sebenarnya tidak memerlukan peralatan-peralatan yang mahal. Kamu hanya cukup mempersiapkan perlengkapan sederhana untuk mengembangbiakan ikan guppy ini. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkahnya.

Langkah Langkah Budidaya Ikan Guppy

Dalam budidaya ikan guppy yang perlu kamu ketahui dan berikut beberapa langkah-langkahnya:

Wadah Budidaya Ikan Guppy

Dalam pemilihan wadah kamu bisa menggunakan beberapa alternatif seperti akuarium, bak semen, atau ember plastik. Juga beberapa peralatan yang perlu disiapkan adalah aerator dan tanaman air.

Dalam pemilihan wadah untuk budidaya ikan guppy setidaknya memiliki 4 fungsi yakni pemisahan indukan (2 wadah), tempat pemijahan (1 wadah), tempat penetasan (1 wadah), dan tempat pendederan (1 wadah).

Untuk ukuran luas dan ukuran wadah ikan guppy ini bisa bermacam-macam dapat disesuaikan berapa jumlah ikan yang akan dipijah nantinya. Kalau untuk tingginya minimal 30 cm dan untuk wadah pendederan minimal 50 cm.

Memilih Indukan

Untuk memilih indukan kamu harus mengetahui mana ikan guppy yang jantan dan ikan guppy yang betina. Ikan guppy betina bisa dilihat dengan bentuknya yang lebih membulat dan warnanya cenderung kusam, juga tidak memiliki sirip yang menjunbai. Dan ukuran betina lebih besar daripada jantan.

Untuk ikan jantan memiliki warna yang lebih terang dan kontras, tubuhnya lebih ramping dan memiliki sirip menjunbai.

Sekitar 4 bulan indukan bisa langsung di pijahkan. Corak serta wujud ikan guppy sangat didetetapkan oleh aspek genetis. Buat memperoleh hasil yang bagus pilihl indukan yang unggul.

Tidak hanya itu, pembudidaya dapat pula mencoba- coba menyilangkan induk guppy buat memperoleh generasi yang lebih baik.

Pemisahan Indukan

Pemisahan indukan ini dilakukan sebelum dilakukannya pemijahan. Ikan guppy jantan dan betina ditempatkan pada tempat yang terpisah.

Tempat diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari sekali. Pergantian air juga hanya perlu ditukar sepertiganya saja dengan air yang baru.

Pemisahan ini harus diberikan makanan berupa berupa daphnia atau moina sebanyak 2 hari sekali. Hal ini berguna supaya indukan tetap fit ketika dalam proses pemijahan.

Pemijahan Ikan Guppy

Untuk proses pemijahan, isi wadah pemijahan dengan air bersih yang telah diendapkan setidaknya 24 jam. Untuk kedalaman air wadah pemijahan minimal 25 cm. untuk populasi jumlah ikan guppy yang ada di wadah pemijahan tidak boleh lebih dari 30 ekor/100 liter air.

Untuk contoh jika aquarium memiliki luas 1 x 0,5 meter bisa menampung ikan sekitar 30-40 ekor. jika kamu punya tanaman air maka berikanlah tanaman air hydrilla untuk tempat ikan bercumbu.

Dalam proses pemijahan ikan guppy bisa dilakukan secara masal atau satu persatu. Pemijahan masal lebih dianjurkan karena membuat proses lebih cepat, murah, dan praktis. Komposisinya biasanya yakni ikan jantan dan betina 1:5. Apabila kamu masih ragu semua betina terbuahi, komposisinya bisa ditambah 1:2.

Pertama-tama masukan indukan betina dulu pada pagi hari, kemudian sorenya masukan indukan jantan. Pada pemijahan masal belum tentu semua ikan dapat dipijah di satu hari yang sama.

Untuk proses pemijahan dibiarkan berlangsung selama 4-7 hari kemudian langsung pisahkan betina yang sudah dibuahi ke dalam tempat penetasan.

Penetasan Benih

Dalam wadah penetasan diisi air bersih dan diberi aerasi. Dalam penggunaan aerasi jangalah terlalu kuat supaya tidak mengganggu larva ikan.

Untuk kualitas air juga perlu dipertahankan dengan cara menggantinya setiap 1-3 hari sekali. Pemberian pakan buat indukan juga perlu diberikan setiap 2 hari sekali dengan daphnia atau moina.

Ikan guppy ini adalah ikan yang tidak bertelur atau melahirkan, embrio tumbuh di dalam perut hingga siap untuk dilahirkan. Dalam waktu kehamilan dapat dihitung mulai dari pemijahan hingga kelahiran yang berlangsung 3-4 minggu.

Ciri-ciri ikan guppy yang hamil bisa dilihat setelah 2 minggu sejak pemijahan. Tandanya ada area gelap di bagian bawah anus (bercak kelahiran) dan perutnya sedikit mengembung. Apabila tidak ada ciri-ciri hamil, ambil indukan untuk dipijahkan kembali.

Ikan guppy betina bisa hamil hingga 1-3 kali dalam satu kali pembuahan, waktu yang diperlukan dari kehamilan pertama ke kehamilan berikutnya bisa sekitar 1-5 minggu.

Sekali lahir ikan guppy ini bisa melahirkan 30-100 anakan. Setalah itu anak ikan guppy bisa langsung dipindahkan ke tempat pendederan. Jika tidak maka anakan bisa dimakan indukannya yang bersifat kanibal.

Cara Agar Ikan Guppy Cepat Beranak

Adapun tips supaya budidaya ikan guppy ini cepat melahirkan, umumnya yakni sekitar 2 mingguan.

Hal ini bisa di lakukan dengan cara perawatan ikan yang sebaik mungkin juga berikan pakan secara teratur dan jaga kebersihan aquarium. Segera pisahkan anakan setelah lahir dari induknya ke aquarium yang berbeda.

Pendederan benih

Tempat pendederan ini alangkah baiknya di tempatkan di ruang terbuka, yang mana terdapat sinar matahari untuk membentuk warna yang cemerlang pada tubuh ikan guppy.

Biasanya untuk kolam pendederan bisa menggunakan kolam semen yang berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter.

Di kolam pendederan bisa menambahkan tambahan tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok sebagai tempat berteduh. Berikan aerasi juga dengan ketinggian air kolam 40 cm, untuk pergantian air harus di ganti 3 hari sekali.

Untuk pakan yang cocok diberikan kepada ikan yang beru berumur 5 hari yakni infusoria, kemudian anak ikan bisa diberi artemia atau udang renik, bisa juga di berikan kutu air yang sudah disaring. Kalau sudah lewat 20 hari, maka bisa berikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera.

Ikan guppy yang sudah berumur kurang lebih 20 hari dapat dipisahkan antara jantan dan betina. Tapi untuk yang jantan saja yang bisa dijual sedangkan yang betina digunakan untuk indukan atau malah dibuang. Untuk ikan guppy yang sudah berumur satu bulan berarti sudah cukup dewasa untuk bersaing.

Agar budidaya ikan guppy sukses ditentukan dengan banyaknya ikan jantan yang lahir. Karena hanya ikan jantan yang banyak diminati sebagai ikan hias aquarium. Karena ikan jantan memiliki warna yang menarik dan sirip yang lebar.

Itulah beberapa cara untuk kamu bisa membudidaya ikan guppy dengan baik dan benar semoga bermanfaat dan selamat mencoba!.

Kiat Sukses Budidaya Tomat Tahan Virus

budidaya tomat

Tomat (Solanum lycopersicum) termasuk tanaman yang memiliki siklus hidup singkat dan dapat tumbuh setinggi 1-3 meter.

Tomat biasa dijadikan sayur dalam masakan atau dimakan langsung tanpa diproses karena rasanya yang sedikit manis dan segar karena mengandung banyak air.

Tomat merupakan sayuran yang kaya akan vitamin A dan C, serta mengandung antioksidan yang dapat mencegah penyakit kanker.

Tomat adalah salah satu sayuran dari family  Solanaceae. Umunya tanaman ini sangat cocok untuk ditanam pada daerah dataran tinggi.

Namun, untuk dataran sedang ataupun rendah juga bisa dilakukan dengan beberapa teknik tertentu yang bisa menghasilkan tomat dengan kualitas yang tak kalah bagusnya dengan kualitas tomat yang ditanam pada dataran tinggi. Tomat merupakan tanaman semusim yang memiliki umur sekitar 4 bulan.

Tanaman tomat ini dapat tumbuh di berbagai media. Ditanam di lahan perkebunan, lahan pekarangan rumah, dan juga penanaman dengan hanya menggunakan media pot dan juga polybag.

Budidaya tomat juga dapat dilakukan dengan sistem hidroponik dan dengan pembedanya saja yang terletak pada media tanamnya.

Salah satu budidaya tomat dengan cara yang saat ini sedang sangat populer adalah dengan cara pembudidayaan tomat servo.

Namun, juga perlu diketahui terlebih dahulu berbagai cara budidaya tomat yang sekiranya cocok dengan kondisi lingkungan Kamu.

Ada budidaya tomat dalam polybag, budidaya tomat servo, budidaya tomat hidroponik, dan juga budidaya tomat dalam pot atau biasa orang-orang menyebutnya tabulampot.

Budidaya Tomat Hidroponik

Salah satu penanaman tomat ini memang tergolong cukup unik dan bisa dibilang juga cenderung sulit jika dilakukan oleh pemula.

Penanaman dengan hidroponik adalah cara penanaman suatu tumbuhan dengan media air tanoa menggunakan media tanah dan diberikan nutrisi yang cukup dan juga dengan lingkungan yang menunjang.

Biasanya, budidaya tomat hidroponik dilakukan dengan cara menanamnya didalam greenhouse. Budidaya tanaman tomat dengan cara hidroponik juga sudah tidak asing bagi para penggiat budidaya tanaman hidroponik.

Jenis sayuran ini memang banyak sekali penggemarnya untuk dilakukan dengan cara penanaman hidroponik. Selain dengan biaya bibit yang murah, juga hasilnya bisa memuaskan.

Budidaya Tomat Polybag

Budidaya tomat polybag adalah salah satu budidaya tomat dengan cara yang cukup mudah dan sangat bisa dilakukan sendiri di rumah Kamu.

Kamu tidak perlu lahan yang terlalu luas untuk melakukan berkebun dengan media polybag. Memang, tomat sangat cocok untuk dibudidayakan dengan cara polybag, karena pada umumnya budidaya dengan media polybag berupa sayuran dan buah-buahan.

Kelebihan budidaya tanaman tomat selain praktis, biaya yang dikeluarkan juga cenderung tidak terlalu mahal. Jika ingin bercocok tanam dengan media polybag,

Kamu harus tau karakteristik tumbuhan dan media tanamnya. Misalnya, tanaman buah memerlukan media tanam yang solid, sedangkan sayuran daun justru memerlukan media tanam yang gembur dan mudah tertembus akar.

Budidaya Tomat Dalam Pot

Budidaya tomat dengan media pot ini adalah cara penanaman tomat dengan cara yang sangat cocok untuk dilakukan diwilayah perkotaan.

Tanaman tomat memang memiliki pohon yang cukup tinggi dan akar yang dalam. Hal tersebut tentunya membuat orang yang tinggal diperkotaan kesulitan karena tidak punya lahan yang cukup luas untuk menanam.

Kamu yang tinggal di daerah perkotaan dan hanya memiliki halaman rumah yang sempit namun ingin bercocok tanam tomat, tanam buah dalam pot (tabulampot) adalah salah satu budidaya yang sangat cocok.

Keuntungan dari budidaya tomat dalam pot adalah bisa menghasilkan tanaman dengan tidak terlalu tinggi, dan juga bisa menghasilkan hasil yang maksimal.

Kebutuhan budidaya tomat dengan media pot ini sangat membutuhkan air yang cukup agar bisa tumbuh dengan baik. Selain itu, penanaman dengan media pot di pekarangan rumah ini juga bisa menjadi hiasan yang menarik.

Budidaya Tomat Servo

Budidaya tanaman tomat dengan cara ini adalah cara yang sangat bagus jika Kamu menginginkan penanaman tomat yang berkualitas dan juga bisa dilakukan di dataran rendah, namun memiliki kualitas yang tidak kalah dengan kualitas tomat yang ditanam di daerah dataran tinggi. Budidaya toman servo ini sangat cocok untuk menanam tomat di musim penghujan.

Tomat servo memiliki bentuk buah bulat, berwarna hijau tua ketika masih muda dan berubah menjadi merah merata ketika sudah matang serta memiliki bobot sekitar 65 gram per buah.

Bagi Kamu yang memang ingin memulai budidaya tomat namun bingung karena memulainya di masa penghujan yang dimana tanaman akan sangat rentan akan penyakit, budidaya tomat servo adalah hal yang sangat menguntungkan.

Hasil yang maksimal, berkualitas, dan juga dengan harga jual yang tinggi adalah alasan banyak orang yang melakukan pembudidayaan tomat dengan metode yang satu ini.

Cara Menanam Tomat Berbuah Lebat dan Cepat

Dalam budidaya buah atau sayur tentunya Kamu menginginkan hasil yang melimpah namun dengan kualitas yang sangat bagus.

Maka dari itu, ada tomat servo yang merupakan tomat dengan kualitas yang bagus, tahan hama, buah lebat, dan memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan tomat pada umumnya.

Berikut ini adalah tahapan dalam budidaya tomat servo agar menghasilkan tomat yang berkualitas dengan harga jual yang tinggi:

1.Pilih Benih Tomat yang Berkualitas

Budidaya tomat tentunya disesuaikan terlebih dahulu dengan karakteristik lokasi. Misalnya jika berada di dataran tinggi, maka hendaknya memilih varietas yang cocok untuk dataran tinggi dan begitupun sebaliknya.

Mamilih tomat servo merupakan pilihan yang sangat cocok jika Kamu berada di dataran rendah. Belilah bibit atau benih tomat servo di toko pertanian terdekat atau tempat yang khusus untuk pembibitan tomat.

Setelah kamu sudah mendapatkan bibit tomat servo, maka yang harus kamu lakukan sebelum proses penanaman adalah memilih bibit yang berkualitas.

Rendam benih tomat dengan 1 gelas pupuk organik cair selama kurang lebih 2 jam agar benih steril dan tumbuh sempurna.

Lalu semaikan benih pada media semai yang terdiri dari tanah, arang, dan pupuk kandang dengan perbandingan 3:2:1. Siram menggunakan Bio Organic Stimulan agar bibit tomat tumbuh dengan sehat.

Pupuk organik cair digunakan karena mengandung enzim dan antibiotic yang mampu mengalahkan pathogen tanaman seperti jamur dan bakteri sehingga tanaman tomat bisa tumbuh dengan sehat dan terbebas dari serangan penyakit sehingga menghasilkan tanaman tomat dengan hasil akhir yang maksimal.

2.Penyiapan Lahan Tanam Tomat

Budidaya tomat memang lebih baik menggunakan media tanah pada sebuah lahan yang luas. Yang tidak boleh dilupakan adalah irigasi dan drainase untuk tumbuh kembang tomat yang baik.

Pengolahan tanah dapat dilakukan dengan dicangkul dengan tanah dengan dalam kurang lebih 20 centimeter untuk membunuh pathogen tanah dan tekstur tanah yang lebih gembur.

Selain drainase, salah satu kunci sukses menanam tomat servo di musim penghujan adalah pengaturan bedengan tanaman.

Ketinggian bedengan yang ideal menjadi kunci sukses dalam budidaya tomat servo yang menghasilkan tomat dengan kualitas yang bagus dan memiliki harga jual yang tinggi. Menjaga sanitasi lahan tomat juga hal yang sangat penting untuk budidaya tanaman ini.

Setelah itu, taburkan pupuk kandang untuk membuat kualitas tanah yang baik. Dalam budidaya tomat servo, penentuan jarak tanam adalah hal yang wajib diperhatikan.

Pastikan tanaman tomat nantinya tumbuh dengan mendapatkan sirkulasi udara yang bebas dan juga cahaya yang masuk merata sehingga menjaga tidak terjadi pelembaban pada tanaman yang sudah tinggi.

3.Penanaman Bibit Tomat

Setelah bibit timat tumbuh sekitar 10 cm dan berumur kurang lebih 3 minggu, tomat sudah siap dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan.

Lakukanlah proses tanam tomat servo pada sore hari agar bibit tomat tidak layu setelah penanaman pada lahan. Setelah bibit tomat tertanam, siram dengan menggunakan pupuk organik cair agar tanaman tidak stress dan bisa langsung berkembang.

sedini mungkin, saat tomat sudah ditanam, lakukan pemasangan ajir dengan tinggi 10-20 centimeter agar tanaman tomat bisa tumbuh dengan tegak dan tidak mengganggu tanaman tomat yang ada di sekitarnya.

Ini juga dilakukan agar akar pada tomat tidak rusak karena saling berdempetan dengan tanaman sebelahnya

Penggunaan mulsa merupakan salah satu kunci sukses budidaya tomat servo di musim penghujan. Mulsa dengan warna hitam perak berfungsi untuk menekan gulma bedengan tanaman tomat sehingga tidak mudah tumbuh dan tanaman tidak ada inang.

Selain itu mulsa hitam perak berfungsi untuk menjaga kelembaban dan suhu tanah sehingga tetap sesuai dengan kebutuhan tanaman tomat.

4.Perawatan Tomat Servo

Dalam masa tumbuh kembang suatu tanaman, tentunya harus dilakukan suatu treatment agar tanaman tersebut bisa tumbuh dengan baik dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit.

Begitupun dengan budidaya tomat servo, dalam masa perkembangannya, perlu dilakukan penyemprotan fungisida dan juga pemupukan.

Penyemprotan fungisida sangat efektif untuk membuat tomat terhindar dari penyakit yang bisa menyerang tanaman tomat servo saat musim penghujan.

Selama budidaya tomat pada musim penghujan, penggunaan fungisida harus lebih tinggi dan mempunyai bahan aktif yang kuat.

Proses pemupukan dengan pupuk cair organik dilakukan setelah tomat berumur kurang lebih 7 hari dari masa penanaman. Ulangi proses tersebut setiap 1 minggu sekali agar tomat bisa tumbuh dengan cepat dan sehat.

Pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang juga hal yang sangat penting. Berikan pupuk kandang setiap sebulan sekali.

5.Panen Tomat Servo

Masa yang sangat ditunggu-tunggu adalah masa panen. Dalam budidaya tomat servo ini, ciri-ciri tomat yang sudah siap panen adalah dengan kulit buah berubah dari warna hijau menjadi kekuning-kuningan, bagian tepi daun tua mengering, batang menguning pada pagi atau sore hari disaat cuaca cerah.

Masa panen tomat memiliki waktu yang berbeda-beda sesuai dengan varietasnya. Umur panen pada tomat servo adalah 63-65 hari setelah tanam.

Budidaya tomat servo memang sangat menguntungkan, karena potensi hasil panen dengan perawatan yang maksimal bisa menghasilkan 2,5 sampai 3,5 kg tomat per tanaman. Tanaman tomat servo memiliki 12-14 dompol dengan jumlah buah 6-7 per dompolnya.

Sangat menguntungkan bukan bisa menanam tomat dengan kualitas yang bagus hanya pada dataran rendah?

Dengan ketelatenan dan juga ketekunan dalam proses tumbuh tomat, bukan tak mungkin tomat servo yang Anda budidaya bisa menghasilkan tomat yang berkualitas dengan harga jual yang tinggi.

Budidaya Lobster Air Tawar Dari Pembibitan Hingga Sukses Panen

Budidaya Lobster Air Tawar

Siapa yang tidak mengenal lobster air tawar? Lobster air tawar atau Crayfish adalah sejenis udah besar yang dapat dimakan yang memiliki mata yang menguntit, sepasang cakar besar, dan perut panjang.

Lobster ini termasuk hewan air tawar yang dapat dibudidayakan karena memiliki harga jual yang tinggi. Maka dari itulah, sekarang ini bisnis budidaya lobster udang lobster air tawar merupakan bisnis yang cukup menjanjikan.

Semakin banyaknya permintaan akan lobster, sekarang ini banyak sekali orang yang mulai membudidauakan lobster namun dengan jenis lobster air tawar.

Walaupun ukuran dari lobster air tawar tidak terlalu besar dibandingkan dengan jenis lobster air laut, lobster air tawar memiliki daya Tarik tersendiri bagi pencarinya. Tak jarang juga kalau lobster air tawar bisa digunakan sebagai pajangan dari akuarium.

Sekarang ini, sistem budidaya lobster air tawar di dapat dilakukan dengan lahan yang sempit. Kamu dapat menggunakan media seperti ember, bak, baskom, akuarium dan beraneka media lainnya.

Disini, saya akan membagikan berbagai tips untuk sukses dalam budidaya lobster air tawar dengan berbagai media yang bisa kamu lakukan di lahan yang sempit ataupun juga bisa dilakukan dengan skala yang lebih besar lagi.

Budidaya Udang Lobster Air Tawar

Lobster air tawar merupakan olahan masakan hewan air tawar yang kaya akan kandungan gizi dan tidak banyak mengandung air yang sangat banyak permintaan dari konsumennya.

Permintaan yang sangat banyak ini juga karena olahan lobster sangatlah nikmat dan juga banyak orang yang menyukainya.

Tak heran, harga jual per kilo dari lobster sangatlah mahal. Dengan ini, budidaya lobster dengan menggunakan air tawar merupakan hal yang sangat menguntungkan agar budidaya lobster bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Ada berbagai keunggulan budidaya lobster air tawar:

  • Teknik budidaya yang simple
  • Pertumbuhan relative cepat
  • Lebih tahan kepada bermacam penyakit, terutama White Spot Syndrome Virus (WSSV)
  • Modal relatif kecil
  • Warna tubuh menarik
  • Memiliki kandungan nutrisi tinggi dengan kadar lemak rendah (<2%)
  • Textur daging lebih kenyal dan lebih gurih
  • Permintaan pasar masih sangat tinggi

Lobster air tawar merupakan tipe hewan akuatik habitat alaminya yakni danau, sungai, rawa dan saluran irigasi, hewan ini bersifat endemik sebab terdapat spesies lobster air tawar yang ditemukan di habitat alam tertentu.

Lobster air tawar bisa ditemui di segala bagian mulai dari Australia, New Zaeland, Papua, Amerika, Jepang, China dan Eropa.

Hewan ini termasuk hewan yang daya tahan tubuhnya sangat baik meskipun dengan kondisi perairan yang kurang bagus.

Misalnya pada ketika musim kering, udang lobster air tawar bisa hidup dalam tanah dengan membuat lubang sampai kedalaman 5cm.

Pada waktu musim penghujan mereka keluar untuk mencari makan, memijah dan berpindah tempat atau bermigrasi.

Persiapan Budidaya Lobster Air Tawar

Setelah mengerti keunggulan dalam budidaya lobster, saat ini yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan medianya. Ada 2 pilihan yang bisa kamu pilih untuk budidaya udang lobster air tawar dengan skala rumahan atau skala kecil. Yaitu dengan media aquarium dan juga dengan media kolam terpal.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam budidaya lobster air tawar, yaitu kualitas air. Kualitas air yang bagus untuk budidaya lobster air tawar yaitu:

  • Air jernih diutamakan air sumur
  • Kekeruhan pada kedalaman 20 – 40 Cm (sechi disc)
  • Oksigen terlarut >5 mg/liter
  • Kadar ammoniak < 0,05 mg/liter
  • Keasaman air (pH) 7 – 8,5
  • Salinitas 0 – 5 ppt
  • Bebas dari pencemaran terutama pestisida.

Budidaya Lobster Air Tawar di Aquarium

Salah satu media yang dapat dilakukan dalam budidaya lobster air tawar adalah dengan media aquarium. Namun, aquarium ini biasanya digunakan bukan untuk budidaya lobster air tawar secara menyeluruh dari lahir sampai panen, namun hanya untuk proses tempat pemijahan, pengeraman, penetasan dan karantina.

Ukuran dari aquarium yang bagus untuk budidaya lobster dengan media yang satu ini adalah 80 X 40 x 40 cm atau 100 X 50 X 40 cm. Ini bisa kamu sesuaikan dengan ukuran dan jumlah indukan yang akan dilakukan proses pemijahan.

Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal

Kolam terpal pada budidaya lobster air tawar ini digunakan sebagai media pembesaran lobster air tawar. Umumnya, ukuran kolam terpal yang bagus untuk budidaya lobster air tawar adalah 200 X 200 X 50 cm untuk burayak satu indukan.

Perlu diperhatikan, bahwa terpal ini bisa jadi mengandung zat-zat yang bisa mencemari air, apalagi terpal yang masih baru. Disarankan untuk memberikan disinfektan alami.

Dalam masa pembesaran lobster, sebaiknya kolam terpal diberikan pipa pralon sebagai tempat lobster bersembunyi dan juga batu bata roaster yang disusun rapi untuk meningkatkan padat tebar lobster.

Cara Pembibitan Lobster Air Tawar

Sebelum memulai proses pembibitan, ada baiknya kamu tahu terlebih dahulu perbedaan antara lobster jantan dan lobster betina.

Ciri-ciri lobster jantan:

  • Terdapat tonjolan di dasar tungkai kaki jalan ke 5 (perhitungan diawali dari kaki jalan di bawah mulut
  • Tangkai capit lebih besar 2-3 kali dari buku pertama
  • Warna merah capit jantan lebih luas dan menyala.
  • Ukuran kepala lebih besar dari badan
  • Warna tubuh lebih cerah (ciri sekunder).

Ciri-ciri indukan lobster betina :

  • Terdapat lubang bulat yang berlokasi di kaki ke 3.
  • Lebar tangkai capit 1,5 kali lebih lebar disbanding buku pertama.
  • Warna capit lebih hitam dengan merahnya hanya sedikit.
  • Ukuran badan lebih besar dibanding kepala.
  • Warna tubuh tidak secerah pejantan.

Memilih Indukan Lobster

Setelah mengehtahui perbedaan antar lobster jantan dan lobster betina, saatnya memilih indukan yang bagus dalam budidaya lobster air tawar.

Indukan lobster air tawar yang bisa menghasilkan lobster berkualitas adalah sebagai berikut:

  • Jangan pilih indukan inbreeding (sedarah), karena dapat mengakibatkan anakannya menjadi hermaphrodite atau berkelamin ganda.
  • Umur indukan >6 bulan (lebih tua lebih bagus).
  • Ukuran tubuh 20 – 25 Cm.
  • Penampilannya menawan dan lincah gerakannya.

Pemijahan Indukan

Pemijahan lobster air tawar sampai sekarang ini yang sangat baik adalah dibiarkan secara alami. Asalkan, kamu hanya menyediakan kondisi lingkungan yang bagus.

Seperti suhu rata-rata 27° C dan pengaturan cahaya yang seimbang (12 jam terang, 12 jam petang).

Ada beberapa tanda yang dikatakan pemijahan sudah terjadi dan sukses adalah dengan melipatnya ekor betina sehingga ekor mengenai kaki ke 5 dan badannya ada busa yang menempel.

Jangan kaget jika indukan lobster air tawar akan ada dalam posisi terbalik, seolah-olah mati, ini akan memang sering terjadi.

Nantinya indukan lobster akan normal kembali dan dngan posisi ekor yang tetap terlipat. Inilah proses pengeraman telur oleh indukan lobster air tawar betina.

Pengeraman Benih Lobster

Pada fase ini, jangan terlalu memberikan pakan yang berlebih kepada indukan lobster. Ini dikarenakan pada masa pengeraman, induk tidak banyak melakukan aktivitas, dan cenderung mengkonsumsi pakan yang sedikit ketimbang biasanya.

Setelah indukan bertelur, harap pisahkan dengan lobster jantan dan media pemijahan diberikan tempat berlindung, seperti pralon.

Penetasan Anakan Lobster

Jangan sekali-kali memmindahkan induk lobster betina saat masa pengeraman dan penetasan. Pemindahan indukan bisa dilakukan setelah telur berusia 7 hari. Pada masa pengeraman ini, indukan akan tetap melipatkan ekornya.

Proses terbentuknya juvenile atau masa post larva dari lobster adalah sebagai berikut:

  • Pekan pertama hingga minggu ke dua, telor berwarna oranye.
  • Pekan ke tiga, warna telor berubah menjadi lebih muda dan transparan di komponen tertentu serta muncul 2 titik hitam sebagai bakal mata juvenile.
  • Pekan ke empat, telor menetas dan juvenile muda terwujud. Perlu 2-3 hari supaya juvenile muda dapat terlepas dari abdomen indukannya.

Pemeliharaan Bibit Lobster Air Tawar

Jika juvenile sudah terlihat sering turun dan berada di sekitaran induknya, pada saat inilah proses perontokan dan pemeliharaan bibit lobster yang terpisah dari induknya dimulai. Proses pembesaran bibit lobster ini disebut dengan proses pendederan.

Pada proses pemisahan ini, kamu bisa memegang indukan lobster dengan kedua tangan, tangan satu di kepala dan satunya bagian ekor, angkat indukan lobster dan biarkan perontokan dilakukan secara alami oleh induknya yang nantinya akan mengibas-kibaskan ekornya.

Bibit lobster ini bisa kamu kasih pakan berupa cacing sutra, planktonis, artemia, tepung air, dan kutu air. Pakan diberikan selama 2 kali sehari dan jangan sampai pemberian pakan dilakukan secara berlebih, ini akan mengakibatkan juvenile mati karena kualitas air yang kotor. Juvenile bisa dilakukan pemindahan ke bak pendederan ketika berumur 14-20 hari.

Pendederan

Pada proses ini, kamu bisa membuat bak pendederan dengan ukuran 2 X 1 X 0,5 m. Bak pendederan ini bisa diisi bibit lobster sebanyak 1000 ekor. Berikan pakan pada bibit lobster berupa pellet udang. Pada saat memindahkan juvenile ke bak pendederan, sebaiknya dilakukan secara hati-hati.

Pembesaran Lobster Air Tawar

Pada saat inilah kamu bisa memilih media pembesaran mana yang akan kamu pilih, bisa menggunakan aquarium atau dengan menggunakan kolam terpal. Pastikan kualitas air dalam proses pembesaran lobster ini memiliki kualitas yang baik. Seperti:

  • Keasaman air pastikan diantara 7 – 8 pH.
  • Temperatur air berkisar 25° – 29°C.
  • Oksigen terlarut pastikan dengan takaran >4 ppm

Lakukan tebar benih dengan ukuran yang seragam (5 – 7 Cm). Kepadatan tebar adalah 5 – 10 ekor/M². Sebaiknya dijalankan pada pagi hari sebelum jam 9 dengan aklimatisasi ±15 – 30 menit.

Perawatan Lobster Air Tawar

Pada tahapan ini, pastikan lobster air tawar kamu kasih pakan yang bergizi dan juga suplemen yang bisa merangsang tumbuh kembang lobster air tawar yang baik.

Pastikan juga pada lingkungan budidaya lobster terhindar dari serangan hama penyakit dan lain-lain.

Pemberian pakan dilakukan rutin 2 kali sehari merupakan pagi dan petang hari. Volume pakan merupakan 3% dari bobot tubuhnya yang diberi pagi sebanyak 25% dan petang 75%.

Pakan bisa berupa pellet dan pakan fermentasi dari parutan ketela pohon + parutan jagung muda + sayuran dan SOC GDM dengan dosis 10 ml/Kg campuran pakan.

Pada pengendalian hama dan penyakit, sebaiknya dilakukan pembersihan saja pada media perawatan lobster air tawar.

Air sebisa mungkin dikuras setelah terjadi banyak pengendapan sisa kotoran dan makanan di dasar media budidaya lobster air tawar. Pastikan juga filter air dan aerator bekerja dengan baik.

Panen Lobster Air Tawar

Inilah hal yang paling ditunggu-tunggu dalam budidaya lobster air tawar, adalah proses panen. Lobster air tawar mulai dapat dipanen pada umur 6 – 8 bulan atau beratnya berkisar 100 gram ke atas. Semakin besar ukuran lobster maka bukan hal yang tidak mungkin harganya akan semakin mahal.

Cara Sukses Dengan Budidaya Lebah Madu Dengan Kualitas Terbaik

Budidaya Lebah Madu

Madu merupakan zat makanan dengan tekstur kental dan rasa yang manis yang dibuat oleh lebah madu. Lebah mewujudkan madu dari sekresi tanaman yang mengandung gula (nektar bunga) atau dari sekresi serangga lain (seperti melon), lewat regurgitasi, aktivitas enzimatik, dan penguapan air. Lebah menyimpan madu dalam struktur lilin yang disebut sarang madu.

Tipe madu yang dibuat oleh lebah madu (genus Apis) merupakan yang paling terkenal, karena produksi komersial dan konsumsi manusia di seluruh dunia.

Madu dikumpulkan dari koloni lebah liar, atau dari sarang lebah peliharaan, sebuah praktik yang dikenal sebagai peternakan lebah atau budidaya lebah madu. Budidaya lebah madu sekarang ini merupakan prospek bisnis yang menjanjikan.

Madu memiliki sangat banyak manfaat yang sangat bagus untuk tubuh. Maka dari itu, banyak permintaan madu dipasaran, sedangkan peternak madu cenderung masih sedikit.

Maka dari itu, budidaya lebah madu bisa menjadi prospek bisnis yang cukup menjanjikan pada bidang peternakan.

Kelebihan Budidaya Ternak Madu

Budidaya ternak madu memiliki banyak kelebihan daripada Anda melakukan budidaya dengan hewan ternak. Yang paling utama adalah lebah madu ini, tidak membutuhkan pakan yang dapat menguras modal.

  • Lebah madu mencari makanannya sendiri, pemberian pakan yang teratur tidak terlalu kamu lakukan terhadap lebah madu. Ini tentunya sangat berbeda dengan budidaya hewan lainnya yang biasanya dijadwal secara teratur.
  • Dalam budidaya lebah madu, tidak ada yang namanya perkawinan yang dilakukan secara sengaja. Lebah madu akan melakukan perkawinan secara alami, sehingga semakin mudah dalam beternak lebah madu.
  • Hasil panen dari usaha lebah madu sangat menjanjikan. Harga jual madu per kilogramnya saja bisa mencapai 80 ribu sampai 90 ribu. Ini bisa meningkat lagi jika kualitas madunya semakin baik.

Siklus Kehidupan Lebah Madu

Sebelum kamu memulai budidaya lebah madu, hendaknya kamu harus tahu berbagai sebutan dari siklus hidup dari lebah madu yang ada dalam satu koloni. Lebah madu ini memang hidup berkelompok dan dalam sebuah kelompok atau koloni, ada 3 jenis lebah.

  • Lebah Ratu

Lebah ratu adalah lebah betina yang memimpin dari sebuah koloni lebah. Bisa kamu ketahui dengan mudah kalau lebah madu ini memiliki badan yang paling besar sendiri dalam satu koloni lebah. Tugas dari lebah ratu adalah penghasil telur-telur baru untuk generasi lebah selanjutnya.

  • Lebah Pekerja

Ini adalah jenis lebah yang memiliki jumlah yang sangat banyak dalam satu koloni. Lebah pekerja ini adalah jenis lebah yang lahir dari perkawinan antara lebah jantan dan lebah ratu. Tugas dari lebah pekerja adalah membangun sarang lebah untuk tempat bertelur lebah ratu, mencari dan mengumpulkan makanan, memberi makan lebah ratu dan jantan, menjaga sarang dan membersihkan sarang.

  • Lebah Jantan

Lebah jantan adalah lebah yang ukurannya lebih besar dari lebah pekerja, namun tak sebesar dari lebah ratu. Jumlah lebah jantan ini mungkin tidak sebanyak lebah pekerja. Jenis lebah ini dalam koloni hanya melakukan perkawinan saja dengan lebah ratu untuk menghasilkan keturunan lebah lagi dalam sebuah koloni.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Budidaya Madu

Dalam budidaya madu, point utamanya adalah untuk mengembangkan koloni lebah agar menghasilkan lebah pekerja yang lebih banyak, sehingga dapat menghasilkan madu yang lebih banyak.

Dalam budidaya lebah madu, kamu harus pastikan memiliki tempat yang jauh dari pemukiman warga dan memiliki suhu yang ideal, yaitu sekitar 25 derajat celcius.

Jauh dari pemukiman warga sudah jelas harus kamu lakukan karena lebah madu adalah jenis serangga yang agresif yang bisa menyengat manusia dan cukup berbahaya sengatannya.

Setelah mengehtahui prospek bisnis yang menjanjikan dari budidaya lebah madu, maka sekarang saatnya Kamu memulai sendiri.

Disini, saya akan membagikan bagaimana cara budidaya lebah madu dengan 2 jenis lebah. Yaitu budidaya lebah madu liar dan juga budidaya lebah madu Trigona. Kedua budidaya ini memiliki berbagai kelebihan.

Budidaya Lebah Madu Liar

Ini adalah teknik budidaya lebah madu yang jarang orang melakukannya. Ini karena anggapan kalau lebah madu yang liar adalah lebah madu yang agresif dan sangat berpotensi terkena sengatan lebah.

Semua ini bisa diminimalisir jika kamu tahu cara yang tepat dalam pembudidayaannya. Malahan, madu dari lebah madu liar ini memiliki manfaat yang besar dan kami bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Lokasi Budidaya Lebah Madu Liar

Lebah madu liar ini adalah lebah madu yang agresif, jadi hendaknya jika ingin membudidayakannya, maka harus memiliki suhu maksimal 26 derajat celcius dan jauh dari pemukiman warga atau keramaian.

Jika lebah madu liar dibudidayakan pada tempat yang dekat dengan keramaian, yang terjadi adalah lebah menjadi agresif dan cepat mati.

Tempatnya juga harus diusahakan dengan dengan sumber air yang bersih untuk lebah madu liar minum. Ini bisa didapatkan jika Kamu membudidayakannya pada daerah pegunungan yang masih memiliki aliran sungai yang bersih. Jika tidak ada, bisa disediakan sendiri.

Lokasi yang sangat bagus juga lokasi yang memiliki banyak bunga dengan radius 2 km dari tempat budidaya madu liar. Lokasi dengan bunga yang banyak bisa membuat lebah madu liar cepat menemukan sumber pakannya yang nantinya akan menjadi madu. Lokasi budidaya juga diusahakan terhindar dari hembusan angina yang kencang.

Persiapan Alat dan Bahan Untuk Budidaya Lebah Madu Liar

Ada beberapa alat yang harus kamu siapkan dalam budidaya lebah madu liar:

  • Garpu lebah madu
  • Gergaji kayu
  • Pisau lebah
  • Gunting
  • Seng
  • Palu
  • Pengasap
  • Masker (untuk keamanan)

Langkah yang pertama adalah dengan membuat tempat budidaya. Bentuklah kayu tersebut menjadi berbentuk kubus tanpa tutup.

Tutupnya bisa dibuat dengan menggunakan bahan baku kayu dilapisi dengan menggunakan seng. Dan buat kotak yang membentuk seperti figura agar nantinya figura tersebut bisa menjadi tempat sarang madu.

Setelah jadi, hadapkan saja kandang tersebut kea rah timur agar tetap teduh pada siang hari. Beri obat pelumas agar tidak ada semut dan serangga lain yang mengganggu.

Mencari Koloni Lebah Madu Liar

Tahap awal pada budidaya lebah madu liar tentunya adalah mencari koloni lebah madu liar dahulu. Koloni lebah madu liar dapat dijumpai di atap rumah di zona pegunungan, lubang atau pohon.

Satu koloni dapat lalu dimasukkan ke dalam kotak yang telah diisi sisiran kosong dan larutan gula kental yang didekatkan dekat koloni lebah madu liar yang telah dicokok.

Setelah ketemu, inilah saatnya menggunakan pengasapan dan masker kamu. Asapi koloni lebah madu liar tadi agar tidak menjadi agresif.

Pengasapan ini bisa dengan membakar daun pisang kering atau daun kelapa kering yang apinya dimatikan dengan ditiup, agar asapnya muncul banyak.

Irislah sisiran sarang dan ikat pada figura sarang perlahan, kemudian cari ratu lebah madu liarnya. Masukkan ratu lebah madu liar ke dalam sangkar lalu tempelkan di dalam kotak lebah. Sisiran yang dipindah merupakan yang penuh larva muda, madu, dan pollen, warnanya putih.

Memancing Koloni Lebah Madu Liar

Setelah mendapatkan sarangnya, letakkan kotak pada tempat yang agak terbuka agar koloni lebah bisa masuk ke kotak tersebut, namun dengan posisi tertutup.

Cari ratu lebah dan potong sedikit sayapnya, perlu diperhatikam jika pemotongan dilakukan tidak hati-hati,akan membuat panik lebah pekerja.

Setelah sehari penangkapan, baru kotak tersebut dibuka. Bisa dilihat koloni itu akan aktif mencari makan dan membuat sarang setelah 3 hari.

Pemeriksaan Koloni Lebah Madu Liar

Pemeriksaan dapat dijalankan seminggu sekali dengan posisi Kamu berdiri di samping kanan supaya tak menutupi jalur terbang lebah madu liar dan tak disengat.

Angkat kotak secara pelan-pelan, periksa keadaan ratu lebah madu liar mulai dari larva, telur, madu, dan tepung sarinya, pastikan semuanya terdapat perkembangan. Sesudah selesai, tutup kembali seperti semula.

Untuk meingkatkan daya kerja koloni lebah madu liar dalam membangun sarangnya, pindah sisiran sarang dengan urutan tempat madu dan tepungsari, telor dan larva, dan kosong agar diterapkan untuk membangun sarang di bagian yang masih kosong, hal ini dijalankan di musim menjelang panen madu.

Hal tersebut dilakukan karena lebah madu liar memerlukan tipe bunga tertentu dalam jumlah yang besar, sehingga perlu didekatkan dari satu bunga ke bunga lainnya.

Lakukan pada waktu senja sesudah seluruh lebah madu liar masuk ke dalam kotak, tutup pintu masuknya, bingkai sarang yang berisi madu diambil kemudian diganti dengan fondasi sarang.

Di tempat baru, esok harinya pintu kotak buka secara bertahap agar lebah madu liar pekerja bisa bekerja mencari makan.

Persiapan Masa Panen dan Cara Panen Lebah Madu Liar

Isi kotak madu dengan sisiran kosong, letakkan di atas kotak eram, diantara kedua kotak hal yang demikian pasang penyekat untuk ratu lebah madu liar.

Sisiran kotak yang sudah berisi maduu dan tertutup lilin adalah yang siap untuk dipanen, walaupun yang belum terdapat lapisan lilin atau belum genap 7 hari masih banyak akdar airnya dan belum siap untuk dipanen.

Panen dikerjakan di pagi atau sore hari, madu yang bisa dipanen bisa dipilih dari sisiran yang penuh madu atau dua per tiganya sudah tertutup dengan lapisan lilin, bingkai dan sisiran lebah madu liarnya patut dibersihkan terutama dahulu dengan sikat khusus.

Lapisan lilin bisa dikupas dengan pisau permanen madu yang sudah dicelup dengan air panas. Sisiran dan piguranya masukkan ke dalam ekstraktor dan kembalikan lagi ke kotak semula. Madu siap dipanen dan dijual sesuai kebutuhan.

Budidaya Lebah Madu Trigona

Pada budidaya lebah madu Trigona, ini tidak jauh berbeda dengan budidaya lebah madu liar. Hanya saja habitat aslinya dan juga bentuk kandangnya yang berbeda.

Persiapan Kandang Budidaya Lebah Madu Trigona

Kandang atau stup untuk budidaya lebah madu Trigona terbuat dari papan kayu dengan ketebalan kayu ± 2 cm. Pembuatan stup lebah madu Trigona memakai kayu dengan ketebalan ± 2 cm sebab untuk menjaga kelembaban dan stabilitas sarang.

Sekiranya jika kayu yang digunakan ketebalannya kurang dari 2 cm, kebanyakan koloni trigona akan pergi meninggalkan sarangnya. Stup setelah dibuat, didiamkan selama 3 hari, supaya kondisi temperatur dan kelembaban di dalam stup menjadi stabil. Sesudah 3 hari, stup siap digunakan

Stup diletakkan dengan 2 sistem adalah digantung dan diletakkan di rak penyimpanan. Digantung di lokasi yang teduh, tak terkena cahaya matahri secara langsung dan tak terkena hujan.

Sebagian pembudidaya meletakkan stup dengan digantung di pohon besar dengan alasan menjadikan suasana sarang yang sama dengan sarang aslinya.

Mencari Koloni Lebah Madu Trigona dan Membudidayakannya

Trigona bersarang di pohon lapuk dan di ruas pohon bambu. Pohon bambu diambil 2 ruas yang menjadi daerah bersarang Trigona, koloni memakai sarang di ruas bambu bagian atas untuk meletakkan telor dan berkumpulnya koloni, sedangkan di bagian bawah sebagai penyimpan madu dan bee polen.

Bambu yang berisi koloni dan madu Trigona ditebang dan diusahakan menebang dan membawa koloni pada sore hari agar seluruh anggota koloni pulang ke sarang dan tidak ada anggota koloni yang ketinggalan.

Tahap selanjutnya yakni pemindahan koloni dari sarang alami ke dalam stup. Pemindahan dikerjakan pada malam hari setelah seluruh koloni kembali ke sarang atau dini hari ketika koloni belum mencari pakan keluar sarang.

Pemindahan dikerjakan dengan membelah bambu kemudian memindahkan koloni beserta telurnya ke dalam stup buatan.

Dalam memindahkan koloni, akan lebih gampang dengan sistem memindahkan ratunya dahulu, ketika ratunya telah dipindah, secara otomatis anggota koloni akan mengikuti ratu untuk berpindah daerah.

Sesudah seluruh koloni berpindah, stup yang baru didiamkan 1-2 bulan agar koloni bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Tahap awal yang dikerjakan trigona yakni menutup semaksimal mungkin lubang yang ada di dalam stup yang baru dengan memakai propolis.

Satu hal yang tidak boleh terlewatkan yakni menandai lubang masuk di kotak koloni dengan potongan propolis yang sewaktu di sarang alami dijadikan pintu masuk oleh koloni. Apabila sarang telah tertutup dengan rapat, trigona mulai memproduksi madu.

Cara Budidaya Cabe Supaya Panen Berlimpah Dan Kualitas Unggul

budidaya cabe

Cabe merupakan suatu tanaman yang sangat mudah di temui di Indonesia. Karena cabe merupakan salah satu bahan atau penyedap rasa seperti misalnya cabe merah atau cabe rawit.

Cabe ini memang menjadi bumbu yang selalu hadir di hampir semua jenis masakan di Indonesia. Hal ini di sebabkan oleh orang Indonesia sendiri yang suka sekali makan masakan yang pedas. Sehingga harga cabe di pasaran ikut naik.

Selain cabe rawit dan cabe merah, ada beberapa jenis cabe yang sering dikonsumsi di Indonesia yakni cabe kathur, cabe keriting, cabe Jalapeno, cabe gendot, serta paprika. Namun cabe yang jadi primadona di Indonesia merupakan tipe cabe rawit dan cabe merah.

Kini harga cabe di pasaran memang mengalami naik turun dimana disebabkan oleh cuaca dan juga industri restoran, rumah makan, dan hotel yang memesan cabe dengan jumlah yang banyak sehingga pasokan cabe dipasaran menjadi lebih sedikit. Pada pas terjadi kelangkaan cabe, maka tentu saja biayanya menjadi melesat.

Bila Kamu merupakan penggemar cabe, daripada beli cabe dipasar alangkah baiknya jikalau Kamu cuma tinggal memetik saja di halaman Kamu sendiri. Tidak perlu takut, metode menanam cabe mudah kok. Dan juga tidak memerlukan lahan yang luas untuk penanaman cabe ini.

Sebelum membahas tentang langkah budidaya cabe rawit sebaiknya kita ketahui dahulu beberapa jenis cabe yang bisa kamu budidaya juga seperti beberapa tanaman cabe dibawah ini.

Budidaya Cabe Keriting

Hingga saat ini mungkin masih banyak orang yang bertanya akan cara membudidayakan cabe yang baik dan benar. Hal ini menandakan bahwa cabe masih sangat diminati banyak orang.

Baik petani cabe yang sudah ahli ataupun pemula juga mengalami banyak kendala dalam membudidayakannya. Ya benar saja bahwa cabe ini termasuk jenis tanaman yang mudah sekali terkena gangguan hama dan penyakit.

Maka dari itu ada beberapa teknik budidaya cabe keriting yang bisa kamu gunakan mulai dari persiapan lahan, persiapan bibit, penanaman dan perawatan, sampai panen dan penanganan pasca panen.

Walaupun begitu ada beberapa hal yang berbeda terutama jika kamu menanam jenis cabe keriting ini. Untuk cabe keritin biasanya dapat tumbuh di berbagai tempat namun untuk hasil yang optimal ada jenis cabe untuk dataran rendah dan dataran tinggi.

Untuk keberhasilan penanaman cabe keriting ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti teknik budidaya, penanganan panen dan pasca panen, dan juga pemasaran.

Budidaya Cabe Merah

Cabe merah adalah salah satu jenis tanaman cabe yang paling diminati oleh petani cabe. Pada waktu tertentu harga cabe merah bisa naik berkali-kali lipat loh.

Namun begitu ada juga waktu yang membuat cabe merah ini nyaris tidak ada harganya sama sekali, hal ini menjadikan penanaman cabe merah lebih menantang untuk dibudidayakan ketimbang jenis cabe yang lain.

Selain harganya yang naik turun budidaya cabe juga rentan akan berbagai resiko seperti misalnya faktor cuaca hingga serangan hama.

Tanaman cabe merah ini sebenarnya berasal dari benua Amerika loh yang mana memiliki iklim tropis dan subtropis maka dari itu cabe merah cocok untuk ditanam juga di Indonesia.

Tanaman cabe ini bisa tumbuh di dataran rendah hingga ketinggian 1400 meter dpl. Sedangkan untuk di dataran tinggi malah cabe ini tidak bisa tumbuh dengan maksimal.

Untuk pertumbuhan yang optimal cabe merah ini berkisar antara 24-28 derajat Celcius. Di suhu yang terlalu dingin seperti 15 derajat atau terlalu panas di 32 derajat maka pertumbuhan cabe akan terganggu.

Cabe juga bisa tumbuh di musim kemarau asal mendapatkan perairan yang cukup. Curah hujan yang dibutuhkan oleh cabe sekitar 800-2000 mm per tahun dengan kelembaban 80%.

Budidaya Cabe Dalam Polybag

Kebutuhan cabe di Indonesia memang sangat merata mulai dari daerah pedesaan hingga daerah perkotaan sekalipun. Hal ini membuat berbagai orang juga berusaha menanam tanaman cabe ini walaupun dengan lahan yang sangat terbatas. Maka dari itu orang yang tidak memiliki lahan biasanya mengunakan media pot atau polybag untuk dijadikan tempat tanaman cabe ini.

Cara menanam cabe dalam pot atau polybag cukup mudah untuk dilakukan. Umumnya dalam menanam cabe bisa dilakukan baik di dataran tinggi ataupun dataran rendah.

Untuk ketinggiannya bisa dilakukan penanaman di ketinggian 0-2000 meter diatas permukaan laut. Untuk Suhu yang optimal bagi tanaman cabe ada pada kisaran 24-27oC lebih dari ini cabe cukup bisa bertahan tergantung jenis cabenya juga.

Untuk salah satu jenis cabe yang cocok untuk ditanam dipekarangan adalah cabe keriting. Jenis cabe merah juga lebih cocok terhadap iklim tropis dan juga rasanya yang disukai dipasaran.

Budidaya Cabe Rawit

Cabe rawit (Capsicum frutescens) adalah salah satu tanaman dari benua Amerika juga. Cabe rawit ini cocok dikembangkan di daerah tropis terutama di daerah khatulistiwa.

Budidaya cabe rawit di Indonesia memang beragam biasanya menggunakan cabe rawit putih dan cabe rawit hijau. Di beberapa tempat cabe rawit ini memiliki ragam yang berbeda pula.

Budidaya cabe rawit memiliki resiko yang lebih rendah dibandingkan dengan cabe besar. Yang mana tanaman cabe rawit ini sangat tahan sekali terhadap berbagai jenis hama.

Langkah-Langkah Budidaya Cabe Rawit Yang Tepat

Berikut cara budidaya cabe rawit yang dimulai dari penyemaian hingga panen:

Siapkan Media Semai

Untuk proses penyemaian alangkah baiknya kamu sediakan media semai dari campuran tanah, pupuk kandang atau kompos dan sekam bakar dengan perbandingan 3:2:1.

Dalam rangka pencegahan serangan penyakit maka media semai ini harus di sterilkan terlebih dahulu. Sterilisasi ini dilakukan dengan cara mengukus media semai atau menjemurnya di bawah terik sinar matahari.

Setelah itu dapat di dinginkan dengan cara dimasukan kedalalam wadah penyemaian dan menyiramnya dengan air.

Kamu bisa memilih media semai yakni antaranya polybag kecil, kantung plastik, daun pisang, nampan plastik, atau memanfaatkan gelas plastik bekas minuman yang diberi lubang.

Siapkan Benih Benih

Untuk benih dapat kamu ambil dari tanaman yang sehat yakni dengan buah yang matang penuh dan sehat. Sebelum benih ini disemai maka sebaiknya di rendam terlebih dahulu kedalam air hangat dengan suhu berkisar 45-50 derajat celcius selama 1 jam untuk mempercepat pertumbuhan benih itu sendiri.

Selain menggunakan air hangat kamu juga bisa menggunakan rendaman larutan fungisida Previcur N dengan dosis 1-2 cc per liter air selama 1 jam. Tujuannya yakni untuk membuatnya cepat tumbuh juga dapat mencegah serangan jamur.

Selama perendaman maka benih yang tidak layak atau mengapung dapat kamu buang, setelahnya benih dapat ditiriskan dan dikeringkan diatas kertas koran agar tidak lengket ditangan.

Penyemaian

Selanjutnya yakni proses penyemaian. Penyemaian dapat kamu lakukan satu demi satu ke dalam wadah semai yang sudah disiapkan tadi kemudian ditutup dengan media semai halus dengan cara diayakan.

Agar kelembaban lebih terjaga biasanya penyemaian ditutup dengan karung plastik atau goni atau daun pisang. Pada saat penyemaian bisa kamu lakukan penyiraman dengan cara memercikan air.

Benih akan tumbuh di usia antara 5-7 hari setelah disemai, maka kamu bisa membuka tutup persemaiannya. Setelah umur 20-30 hari atau sudah berdaun 4-5 helai, bibit dapat dipindah ke dalam sebuah pot atau polybag besar.

Media Tanam dan Penanaman

Proses budidaya cabe selanjutnya adalah media tanam dan penanaman menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1.

Apabila tanah yang dicampur cukup padat maka bisa ditambahkan sekam bakar atau sekam yang sudah lapuk dengan perbandingan antara tanah dan juga pupuk kandan dan sekam yakni 3:2:1. Untuk ukuran pot atau polybagnya disarankan minimal 40×50 cm.

Proses pemindahan bibit dari media kecil ke media besar sebaiknya kamu lakukan di sore hari supaya bibit memiliki waktu yang cukup untuk beradaptasi pada malam hari.

Bibit yang ditanam adalah yang sudah berumur 20-30 hari atau berdaun 4-5 lembar. Sebelum bibit ditanam atau dipindahkan, terutama disiram dulu bersama dengan air sampai medianya jenuh.

Selanjutnya bibit dikeluarkan dari wadah pembibitan dengan hati-hati dan ditanam terhadap pot/polybag besar. Media dijaga sehingga tidak pecah.

Pemeliharaan Tanaman

Untuk proses pemeliharan inilah yang menentukan proses keberhasilan kamu dalam budidaya cabe rawit. Proses pemeliharan haruslah teratur dan disiplin mulai dari penyiraman, penyiangan, dan pemupukan.

Penyiraman dilakukan setiap hari pada pagi atau sore hari di saat cuaca cerah atau tidak ada hujan. Juga kamu perlu melakukan penyiangan untuk membuang rumput-rumput liar selama dua minggu sekali.

Kamu juga perlu memangkas daun yang sudah tumbuh disamping dengan ketinggian 15 – 25 cm. pemangkasan ini agar dapat mencegah percikan air yang menempel di batang tanaman cabe sehingga membuatnya lebih kokoh dan kuat. Pertumbuhan bagian atas tanaman lebih sempurna, dan sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Pemasangan penegak juga bisa kamu lakukan menggunakan bahan yang kuat baik itu kayu ataupun bambu.

Pemupukan

Proses pemupukan bisa kamu lakukan setelah tanaman sudah berumur 1 bulan. Pupuk kimia yang bisa kamu berikan yakni NPK. Kemudian laruan pupuk disiram pada tanaman sebanyak kurang lebih 200 ml per pot/polybag, satu kali dalam 10 hari.

Adapun pupuk tambahan yang bisa kamu berikan yakni menggunakan air cucian beras, air cucian daging, atau pupuk cair, dan pupuk nabati seperti daun titonia. Untuk air cucian beras atau daging bisa kamu saring terlebih dahulu.

Pengendalian Hama

Ya pengendalian hama ini sangatlah sulit untuk dilakukan karena serangan hama dan penyakit ini memang sering menyerang tanaman cabe. Kebanyakan hama yang menyarang tanaman cabe yakni ulat tanah, ulat grayak, ulat buah, kutu kebul, kutu daun, trips dan tungau.

Adapun penyakit yang dapat menyerang tanaman cabe yakni Virus kuning, busuk buah Antraknos, Layu Fusaium, layu bakteri, bercak daun serkos poradan rebah kecambah.

Pengendalian hama dan penyakit ini bisa menerapkan prinspip pengendalian hama terpadu atau PHT. PHT ini melakukan dengan cara memilih jenis cabe yang tahan, benih yang bebas serangan OPT, perlakuan benih, sterilisasi pada media semai, penyiraman tanaman, pemupukan yang teratur, dan juga pengawasan yang dilakukan setiap pagi dan sore hari.

Pengamatan ini dilakukan agar dapat menemukan hama atau penyakit yang bisa ditangani secara langsung. Kemudian bisa kamu tambahkan pestisi dan abati atau bio pestisida ke tanaman cabe tersebut.

Panen dan Pasca Panen

Untuk proses budidaya cabe rawit yang terakhir adalah panen. Tanaman cabe ini bisa panen antara usia 80-90 hari setelah ditanam hal ini tergantung juga dengan jenis dari tanaman cabenya dan juga ketinggian tempat tanamnya.

Pemanenan sebaiknya dilakukan di cuaca yang cerah yang mana cabe rawit ini bisa dipanen setiap 1 minggu sekali, apabila sudah benar dalam membudidayakan cabe ini maka cabe rawit bisa di panen hingga 2-3 tahun kedepan.

Demikianlah cara budidaya cabe rawit yang mungkin dapat membantu kamu yang masih pemula dan dapat hasil yang lebih maksimal. Semoga sukses!

Budidaya Ikan Mas Lengkap Untuk Pemula, Dijamin Panen Besar

Budidaya Ikan Mas

Budidaya ikan mas juga bisa dijadikan sebagai peluang usaha sekaligus hobi yang bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Dikarenakan komoditas ikan mas ini memiliki nilai jual dan permintaan yang cukup tinggi.

Ikan mas ini banyak diminati pasar dalam negeri hingga luar negeri loh. Yang mana sekitar 70 persen ikan mas ini di pasarn luar negeri dipasok oleh Negara China Dan Jepang.

Mengingat kedua negara ini memiliki iklim yang cenderung lebih dingin daripada Indonesia yang malah bukan habitatnya ikan mas ini.

Sedangkan di Indonesia ikan mas ini harusnya bisa lebih berkembangbiak dengan mudah dan melimpah sehingga bisa dijadikan bisnis yang menggiurkan.

Keunggulan Membudidayakan Ikan Mas

Ikan Omnivora

Ikan mas ini merupakan ikan pemakan segalanya yang membuatnya bisa tumbuh besar dengan berbagai makanan baik itu sayuran hingga diberikan pelet dari pabrik sekalipun.

Pangsa Pasar yang Besar

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa ikan mas ini memiliki komoditas yang besar baik pasar dalam negeri hingga pasar luar negeri. Biasanya ikan mas ini dijadikan ikan konsumsi untuk berbagai masakan khas Indonesia. Tidak sedikit juga orang yang memelihara ikan mas sebagai ikan hias yakni seperti jenis ikan mas koi, ikan mas koki, Kumpay, Fancy, dan sebagainya.

Mudah dibudidayakan

Ikan mas mudah di budidayakan karena ikan mas bisa berpijah sendiri tanpa bantuan manusia cocok buat kamu yang masih pemula yang tidak memiliki kemampuan khusus dalam hal mengembangbiakan ikan mas.

Daya tahan ikan mas ini juga baik dengan kemampuan adaptasi yang cukup tinggi sehingga bisa di budidayakan di berbagai jenis kolam.

Ukuran ikan mas juga terbilang sangat super besar yang mana bisa mencapai berat 25 kg dalam waktu yang cepat yang memerlukan waktu hanya 6-8 bulan.

Harga Jual yang Tinggi

Untuk harga jual ikan mas di pasaran saat ini bisa mencapai Rp.35.000  yang mana jenis ikan ini cukup premium dimata masyarakat. Selain konsumsi adapun jenis ikan hias mas yang juga memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi.

Jenis ikan mas hias juga memiliki banyak macamnya Ikan Koi, Ikan Mas Koki, yang harganya bisa mencapai puluhan juta perekornya.

Hal ini bisa dikarenakan bentuk tubuh, warna, hingga cara berenang ikan yang elegan. Dan juga ikan mas hias sering dijadikan ikan kontes yang jika menang bisa membuat ikan mas hias ini memiliki harga selangit.

Penghilang stress

Budidaya ikan mas baik ikan hias atau konsumsi dapat dijadikan sarana pelepas stress buat kamu yang lelah sehabis bekerja seharian dengan melihat ikan berenang dan gemercik air yang membuat hati dan pikiran tenang.

Budidaya Ikan Mas Di Kolam Terpal

Adapun teknik budidaya ikan mas menggunakan kolam terpal yang cocok untuk kamu yang tidak memiliki lahan yang luas baik itu di sekitaran rumah atau pekarangan rumah.

Tidak sedikit orang yang membudidayakan ikan mas ini di halaman depan atau belakang rumahnya dengan menggunakan kolam terpal ini karena mudah dibuat dan juga mudah dalam perawatannya.

Budidaya Ikan Mas Di Kolam Beton

Ikan mas juga bisa di pelihara di dalam kolam beton, yang mana keunggulan dari kolam beton ini adalah lebih tahan dan awet untuk jangka waktu yang lama. Sama seperti kolam terpal yang memiliki sistem penyaringan air yang lebih terstruktur.

Budidaya Ikan Mas Koki

Ikan mas koki termasuk jenis ikan mas hias yang juga memiliki nilai jual yang tinggi. Ikan ini memiliki bentuk bulat dengan siripnya yang lebar, dan warnanya yang beranekaragam membuat ikan ini terlihat cantik untuk dipelihara di dalam rumah.

Peluang bisnis untuk ikan hias ini memang cukup besar baik untuk pasar domestik dan juga pasar luar negeri.

Budidaya Ikan Mas Koi

Ikan koi juga termasuk jenis ikan mas yang memiliki nama lain Cyprinus caprio. Ikan ini hasil dari perkawinan silang dari bermacam ikan mas. Ikan koi ini sangat populer di negeri Jepang, masuk Indonesia sekitar tahun 1960-an.

Presiden pertama Indonesia Soekarno saat itu diberikan hadiah bermacam ikan koi oleh pemimpin China. Kemudian beliau memberikan ikan koi ini ke pembudidaya ikan di Batu, Jawa Timur, untuk dikembangbiakan.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Mas

Tidak jarang banyak pemula yang masih takut bisnis ternak ikan mas ini dikarenakan takut gagal hingga tidak mau repot. Ya kalau mau bisnis harus berusaha sih tetapi ikan mas ini tidak terlalu sulit untuk di budidayakan.

Berikut langkah-langkah budidaya ikan mas yang bisa kamu ikuti:

Mencari Benih yang Baik

Pemilihan benih merupakan hal yang paling mutlak dalam bisnis ikan mas ini yakni kualitas dan juga kuantitas haruslah terpenuhi.

Sebaiknya kamu memilh calon indukan ikan mas yang berukuran 100-200 gram.

Calon indukan jantan dan betina memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Usia indukan betina tidak kurang berasal dari 1,5-2 tahun dengan berat sedikitnya 2 kg per ekor. Untuk indukan jantan dengan usia tidak kurang dari 8 bulan dengan berat sedikitnya 0,5 kg per ekor.
  • Untuk bentuk badan mulus, tidak cacat, siripnya juga tidak ada yang rusak. Ikan mas yang berkualitas yakni memiliki kepala yang lebih kecil dari badannya. Insangnya bersih terbebas dari bintik putih. Kedua matanya terlihat jernih, sisik di kedua sisinya juga simetris dengan warna yang cerah dan tidak kusam. Sisik tersusun rapi dan juga besar. Memiliki ekor panjang yang besar dan kuat.
  • Calon indukan mesti berasal berasal dari keturunan yang berbeda, baik jantan maupun betina. Supaya tidak berlangsung inbreeding yang turunkan mutu benih ikan.

Memelihara Benih

Dalam pemeliharaan indukan jantan dan betina dilakukan secara terpisah di kolam yang berbeda. Air dalam kolam sebaiknya di isi dengan ketinggian sekitar 60-80 cm. sumber pengairan juga bisa di buat secara pararel tiap kolamnya.

Kamu juga bisa menyusun pengairan secara seri namun sebaiknya kolam indukan jantan diletakan setelah indukan betina. Hal ini mencegah agar jantan tidak mengawini betina secara tidak sengaja yang mana sperma jantan bisa mengalir ke kolam betina.

Untuk pakan haruslah sehat dan bergizi bisa diberikan pelet dengan kandungan protein 30-35%. Makanan tambahan lain bisa diberikan seperti menis dan dedak jagung.

Ohh iya jangan berikan makanan yang berlemak tinggi. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh indukan ikan mas sekitar 2-4% dari berat tubuhnya perhari. Pemberian pakan bisa dilakukan sehari dua kali di sore dan pagi hari.

Pemijahan

Dalam budidaya ikan mas ini proses pemijahan bisa dilakukan 2 tipe yakni pemijahan alami dan pemijahan buatan.

Pada pemijahan alami ini yakni pembuahan sperma dari jantan dilakukan sendiri oleh indukan. Sedangkan dalam pemijahan buatan yakni dengan cara penyuntikan hipofisa, penyuntikan hormon dan pembuahan in vitro.

Dalam proses pembenihan dengan jumlah yang cukup dan berkesinambungan harus melalui pembenihan yang terkontrol yakni menggunakan metode pemijahan secara buatan (induced breeding) yang diikuti dengan pembuahan buatan (artificial fertilization).

Untuk pemijahan alami bisa dilakukan untuk tujuan pemijahan biasa yang mana ikan mas ini juga mudah sekali dipijahkan.

Ciri-ciri betina ikan mas yang siap di pijah:

  • Memiliki gerakan yang lamban.
  • Melompat terus di kala malam hari.
  • Memiliki perut yang buncit dan besar kearah belakang.
  • Lubang kelaminnya menonjol dan berwarna kemerahan.

 Ciri-ciri jantan ikan mas yang siap dipijah:

  • Lebih lincah ketimbang betina.
  • Jika lubang kelamin ditekan maka akan keluar cairan berwarna putih.

Melakukan Pendederan

Proses selanjutnya yakni pendedearan yang merupakan tahapan penumbuhan benih. Benih yang digunakan dalam usaha budidaya ikan mas biasanya memiliki ukuran 10-12 cm atau berbobot sekitar 80-100 gram per ekor.

Ukuran benih sebesar ini diinginkan sudah lumayan kuat untuk dibesarkan. Sehingga risiko kegagalan dapat ditekan. Lama pembesaran ikan mas berkisar 2-3 bulan.

Pemilihan teknik juga bisa dipilih sesuai kebutuhan kamu seperti misalnya metode air deras, air tenang atau tumpang sari. Untuk media pendederan ini bisa berupa kolam tanah, kolam tembok, kolam terpal, sawah, keramba dan jaring apung.

Penanganan Hama dan Penyakit

Nah proses ini juga penting dilakukan karena proses penanganan hama dan penyakit ini menentukan kualitas ikan mas yang Anda panen juga.

Hama dan penyakit ini bisa menurunkan tingkat produktivitas si ikan mas sehingga bisa saja kamu gagal panen karena banyak ikan mas yang mati.

Untuk hama yang biasnya berupa jenis organisme yang bisa memangsa, mengganggu dan menyaingi ikan. Ukuran hama juga bisa lebih besar atau lebih kecil dari ikan mas sendiri.

Lalu untuk penyakit ikan mas ini bisa di sebabkan oleh gejala fisiologi pada ikan yang mana membuat ikan mas bisa berhenti tumbuh atau malah dapat mati. Gejala penyakit ini bisa di sebabkan juga oleh parasit atau kondisi lingkungan yang buruk.

Maka dari itu pembasmian hama dan penyakit yang tepat dan cepat perlu dilakukan agar ikan bisa tumbuh dengan baik dan memiliki kualitas yang baik. Untuk penanganan yang tepat maka kamu perlu mengenali jenis hama dan penyakit pada ikan.

Proses Panen yang Tepat di Waktu yang Tepat

Proses budidaya ikan mas yang terakhir adalah proses pemanenan ikan yang dilakukan dengan tepat. Biasanya ikan mas ini dipanen jika sudah memiliki bobot 300-400 gram per ekor.

Walaupun begitu bobot ikan dibawah itu juga bisa dipanen namun untuk yang lebih dari itu tidak bisa dipanen karena terlalu besar.

Porsi makanan untuk ikan sudah tidak sebanding lagi dengan pertumbuhan dan harga jual ikan. Waktu yang dibutuhkan untuk membudidayakan ikan mas mulai dari ukuran 100 gram per ekor, sampai ukuran siap konsumsi 300-400 gram ekor berkisar 2-3 bulan. Biasanya kurun waktu tersebut bobot ikan akan tumbuh 3-4 kali lipat.

Budidaya Ikan Mas Tidaklah Sulit

Bagaimana budidaya ikan mas tidaklah sulit kan? Memang ada saja yang namanya masalah dan juga hambatan yang harus kamu alami namun itulah yang namanya bisnis tidak selalu lancar.

Namun jika kamu bisa tekut menjalaninya maka semua akan bisa kamu lalui. Intinya adalah selalu belajar dan bertanya kepada yang ahli jika kamu merasa ragu atau meminta tips agar bisa meningkatkan bisnis kamu sendiri. Semoga sukses!

Sukses Dengan Budidaya Ikan Gabus Gak Pake Ribet, Cuma Butuh Ini

Budidaya Ikan Gabus

Budidaya ikan gabus merupakan suatu bisnis yang yang cukup menggiurkan bagi Kamu yang suka ternak ikan. Memang bahwa ikan gabus ini tidak sepopuler dengan ikan tawar lainnya seperti misalnya ternak ikan bandeng, ikan lele, ikan gurame, ataupun ikan nila.

Tapi jika kita selidiki bahwa ikan gabus ini justri menghasilkan omset yang cukup tinggi loh. Dan juga daging ikan gabus yang lezat ini juga memiliki kandungan gizi yang tinggi pula.

Ada sebuah berita yang mungkin bisa menjadi inovasi kamu yang ingin memulai usaha ini, ada seorang petani ikan gabus bernama Ahmad Zain Wakhid, warga Desa Pasar Sore, Kecamatan Maduran, lamongan ini sukses meniti karirnya di ternak ikan gabus ini.

Beliau berusia 50 tahun ini membuat pembatas tembok di aeral rumahnya dengan tinggi 4 meter dan air setinggi 2 meter cara ini agar ikan tidak melompat keluar kolam.

Hal ini membuatnya sukses membudidaya ikan gabus yang mana setiap hari harga jual dari ikan gabus yang siap konsumsi semakin tinggi, hingga mencapai Rp 85 ribu per kg.

Ya ikan gabus ini mengandung asam amino esensial dan non-esensial yang juga dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selain itu ikan gabus ini juga dapat membantu dalam penyembuhan luka bakar, infeksi paru-paru, hepatitis, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh yang sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, bayi, dan anak-anak.

Memang di Indonesia budidaya ikan gabus ini belum terlalu populer atau malah jarang ditemukan. Maka dari itu hal ini bisa menjadi peluang bisnis baru buat kamu yang ingin mencobanya. Ada 3 jenis ikan gabus yang sangat direkomendasikan buat kamu yakni:

  • Great Snackhead (panjang hingga 1 meter)
  • Forest Snackhead (panjang hingga 40 Cm)
  • Channa Gacua ( jenis ini adalah jenis ikan gabus yang paling kecil, mirip ular, licin dan juga lincah macam lele.)

Budidaya Ikan Gabus Di Kolam Terpal

Dalam  budidaya ikan gabus di dalam kolam terpal merupakan salah satu cara yang populer loh, hal ini dikarenakan kolam terpal cocok untuk lahan yang sempit juga lebih murah ketimbang membuat kolam semen.

hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan lokasi yang strategis, yang harus kamu lakukan pengecekan agar hasilnya maksimal.

Sekali panen kamu bisa panen hingga ratusan hingga ribuan ekor dalam satu kolam terpal, untuk mencapai hasil itu pastikan beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti :

  • Pertama, membersihkan lahan lebih dulu dan usahakan lahan yang dipakai untuk budidaya ikan gabus menggunakan kolam terpal ini jauh dari pemukiman warga.
  • Untuk medianya siapkan kolam yang terbuat dari terpal dengan ukuran lebar 2 m dan panjang 5 m dan diamkan selama seminggu sebelum memasukan bibit ikan gabus.
  • Setelah pendiaman tersebut kolam di isi air kurang lebih bisa 3 sampai 5 hari supaya muncul mikroorganisme serta lumut dan cacing sebagai pakan alami bermunculan.
  • Semasa kolam di isi dengan air sekitar 60 – 100 cm biarkan hingga mengendap dan menjadi agak keruh hal ini penting agar menciptakan habitat asli dari si ikan gabus.

Budidaya Ikan Gabus Dalam Drum

Selain dalam kolam terpal, budidaya ikan gabus dapat juga dilakukan dalam sebuah drum atau tong plastik bekas. Pilihlah drum yang berdiameter sekitar 60 cm dengan tinggi 90 cm.

Drum dengan bahan plastik juga bisa dipakai karena lebih praktis juga tahan lama. Model drum ini digunakan dengan posisi merebah memanjang sejajar dengan tanah.

  • Potong drum menjadi berbentuk persegi panjang bisa gunakan gerinda listrik agar mudah pengerjaannya.
  • Buatlah saluran pembuangan di dasar drup, siapkan Pipa PVC ukuran 3/4, sock drat, dan keni. Hal ini bertujuan agar air tidak meluap apabila turun hujan. Di ujung saluran dihubungkan dengan sebuah keni dan satu pipa vertikal setinggi permukaan air kolam.
  • Tutuplah lubang pembuangan yang terdapat dalam drum agar benih ikan gabus tidak masuk kedalamnya. Pipa kabel yang dilubangi dapat dijadikan sebagai penutup saluran pembuangan tersebut dari dalam.
  • Bersihkan drum terlebih dahulu agar bahan-bahan kimia berbahaya dapat dihilangkan.
  • Letakan drum di tempat yang terdapat sinar matahari yang cukup, dibagian bawah drum bisa diganjal dengan susunan batu-bata, kayu atau batako.

Budidaya Ikan Gabus Toman

Dalam budidaya ikan gabus ini kamu harus ekstra sabar menunggu masa panen yang cukup lama yakni sekitar 6-7 bulan. Tapi jika kamu tekun dan konsisten maka bisnis ini dapat meraup untung yang lebih besar ketimbang ikan tawar lainnya.

Untuk harga ikan gabus ini bisa di banderol Rp. 30.000 – Rp. 40.000 yang jauh lebih mahal ketimbang ikan air tawar lainnya seperti misalnya ikan nila. Kalau kamu ingin kaya maka bersabarlah dalam memelihara ikan gabus ini.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Gabus

Pemilihan Tempat

Sebenarnya dalam bisnis budidaya ikan gabus ini tidak berbeda dengan budidaya ikan lainnya yakni pemilihan lokasi yang tepat. Beberapa tempat atau media wadah ikan gabus ini bisa kamu pilih dari media drum, kolam tanah, kolam terpal, ataupun kolam beton.

Kenali lebih dalam berbagai jenis kolam yang bisa kamu pilih dibawah ini.

  1. Kolam Terpal
  • Cocok buat lokasi yang sulit mendapatkan air.
  • Suhu mudah dijaga.
  • Tidak mudah berbau.
  • Memanen ikan jauh lebih mudah.
  • Jarang adanya penyakit dan hama ikan.
  1. Kolam Beton
  • Air pada kolam tidak mudah kotor karena tidak bersentuhan dengan tanah.
  • Struktur kolam lebih kuat dan awet.
  • Tidak memerlukan perawatan khusus dan tahan lama
  • Mudah dibersihkan pada saat masa panen
  • Ikan tidak bau lumpur atau bau tanah
  1. Kolam Tanah
  • Ikan gabus bisa mendapatkan makanan alami mereka seperti dihabitat aslinya sehingga mudah sekali tumbuh dan sehat.
  • Jika kolam sebelumnya diproses pemupukan terlebih dahulu sebelum diolah maka perairan dalam kolam bsia lebih subur.
  • Penggantian air yang bersumber dari air sungai maka akan lebih mudah masuk makanan alami si ikan gabus ke kolam yang membuatnya lebih sehat.

Pemilihan Indukan Ikan Gabus

Sebelum melakukan budidaya ikan gabus ini alangkah baiknya kamu memilih indukan yang berkualitas. Ada beberapa perbedaan indukan jantan dan betina yang bisa kamu lihat dibawah ini.

  • Untuk bentuk kepala pada jantan memiliki kepala oval, sedangkan betina memiliki kepala bulat.
  • Untuk warna pada ikan gabus jantan lebih gelap sedangkan betina lebih kontras dan terang.
  • Jika kamu menekan lubang genital ikan gabus jantan biasanya berwarna merah dan mengeluarkan cairan bening, sedangkan betina akan mengeluarkan telur jika ditekan, lembek dan cenderung lebih besar daripada perut ikan gabus jantan.

Memilih Pemijahan dan Proses Penetasan Telur

Pemijahan merupakan proses dimana terjadinya pelepasan telur dan sperma pada indukan ikan gabus yang nantinya akan menghasilkan pembuahan.

Tetapi proses ini baru dilakukan apabila indukan sudah cocok satu sama lain.

Dalam pencocokan atau penjodohan indukan gabus ini bisa dilakukan dengan cara mencampurnya pada satu kolam yang sama selama 3 atau 4 hari indukan bisa sekitar 20 sampai 30 indukan.

Pada saat proses pemijahan usahakan memiliki air yang mengalir. Kamu bisa menggunakan tanaman air kedalam kolam pemijahan agar dapat membuat indukan lebih nyaman, sekali proses pemijahan indukan betina bisa menghasilkan hingga 11.000 butir telur.

Telur-telur tersebut biasanya dapat menetas dalam waktu kurang dari sehari. Maka usahakan mengatur suhu kolam sekitar 28 derajat Celsius.

Untuk anakan ikan gabus ini tidak perlu Anda berikan makan karena sudah memiliki cadangan makanan hingga 2 hari kedepan.

Perawatan Larva Ikan Gabus

Lalu proses selanjutnya dalam budidaya ikan gabus adalam melakukan perawatan larva ikan gabus. Berikut ini beberapa langkah yang harus kamu persiapkan yakni:

  • Perawatan pada ikan usia 2 hari

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa larva ikan gabus yang baru saja menetas ini memiliki cadangan makanan hingga 2 hari kedepan.

Setelah itu kamu harus memberikan makanan ke anakan ikan gabus ini dengan artemia sebanyak 3 kali sehari agar larva-larva tersebut bisa tumbuh lebih cepat.

  • Perawatan pada ikan usia 5 hari

Ketika ikan sudah berumur 5 hari maka kamu harus memberikan makan 3 kali sehari dan jika perlu kamu bisa memberikan makanan tambahan seperti Daphina.

Penebaran Benih

Penebaran benih ikan gabus ini bisa dilakukan pada usia anakan yang sudah menginjak 2 minggu. Nah biasanya penebaran benih ini dapat dilakukan pada saat larva atau benih belum diberi makan yakni pada saat pagi hari.

Setelah kurang lebih 2 hari setelah ditebar barulah kamu memberikan pakan ikan pada umumnya seperti pellet atau makanan buatan pabrik lainnya.

Cara Pemberian Pangan Rutin

Selain memberikan makan pellet, ikan gabus juga bisa kamu berikan jenis makanan lainnya seperti anakan rayap, ikan teri, ataupun sisa-sisa daging.

Kamu rebus bahan-bahan itu kemudian giling seluruhnya hingga menyatu dan kemudian di jemur dibawah terik sinar matahari.

Oia perlu kamu ketahui bahwa ikan gabus ini sifatnya kanibal sehingga kamu harus tetap mengawasinya secara berkala terutama pada saat memberikan makanan.

Karena dengan kamu memberi makan tidak menutup kemungkinan ikan gabusnya bisa saling memangsa yang tentunya akan merugikan kamu juga.

Proses Panen

Salah satu hal yang membuat budidaya ikan gabus ini berbeda dari budidaya ikan lainnya yakni dalam melihat peluang kebutuhan pasar. Bahkan kamu juga bisa memanen ikan gabus secara bertahap setiap kolamnya.

Ikan gabus ini merupakan salah satu jenis ikan yang tahan banting hehe maksudnya memiliki tubuh yang kuat dan daya tahan yang tinggi.

Memiliki manfaat yang beraneka ragam manfaat membuat jenis ikan gabus ini banyak di cari di pasaran. Maka budidaya ikan gabus memang layak di jadikan peluang bisnis yang bisa buat kamu sukses.

Namun jangan lupa kamu juga harus melakukan penyortiran ikan setidaknya sebulan sekali, caranya pisahkan ikan gabus di kolam yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran ikan sehingga dapat mencegah ikan gabus yang besar memangsa ikan gabus yang kecil.

***

Demikianlah beberapa ulasan tentang membudidaya ternak ikan gabus ini semoga bermanfaat bagi kamu yang ingin merintisnya dari awal dan selalu tekun dalam melakukan rutinitas baru kamu ya, semoga sukses.