Category Archives: Perikanan

Kiat Sukses Budidaya Ikan Cupang

Budidaya Ikan Cupang

Siapa yang tidak mengerti ikan cupang? Ikan yang sangat banyak peminatnya ini merupakan ikan hias yang sangat banyak jenisnya dan memiliki berbagai warna yang indah.

Ikan ini tergolong ikan hias yang cukup mudah untuk diperlihara dan juga cukup mudah juga untuk dibudidayakan. Tidak perlu tempat yang luas dan modal yang besar untuk melakukan budidaya ikan cupang.

Ikan cupang adalah jenis ikan air tawar yang banyak hidup di daerah tropis. Ikan cupang banyak ditemukan di perairan, termasuk Asia Tenggara, utamanya Indonesia.

Pada alam yang bebas, ikan ini hidup secara berkelompok yang hidup di perairan yang tenang seperti rawa-rawa dan sungai yang memiliki arus air yang tenang. Inilah mengapa ikan cupang sangat cocok dipelihara untuk kalangan awam.

Yang menjadi mengapa ikan cupang banyak dipelihara dan akhirnya dibudidayakan adalah daya tahan dari ikan cupang ini.

Ikan ini memiliki daya tahan hidup di lingkungan yang minim oksigen, dan bisa dipelihara pada wadah yang kecil tanpa adanya aerator.

Ini karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti paru-paru yang dimiliki oleh manusia yang membuat ikan cupang bisa bertahan hidup di lingkungan yang minim akan oksigen.

Jenis Ikan Cupang

Ikan cupang pada umumnya dibedakan menjadi 2 jenis. Yaitu ikan cupang hias dan juga ikan cupang aduan. Kedua jenis ini dilihat dari sifat agresifnya dan bentuknya.

Ikan cupang hias memiliki bentuk, warna, dan gerakannya yang eksotis, sehingga orang membeli ikan cupang hias untuk dinikmati kenindahannya.

Sedangkan untuk ikan cupang aduan, ikan ini memiliki sifat yang agresif dan dipelihara hanya untuk diadu dengan ikan cupang lain.

Ada kurang lebih 73 spesies ikan cupang yang ada di bumi ini. Tetapi tak segala dari spesies hal yang demikian populer sebagai ikan peliharaan.

Spesies ikan cupang yang beredar di pasaran kebanyakan berasal dari klasifikasi splendens complex, yang terdiri dari Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis. Serta varian hasil silangan dari budidaya ikan cupang spesies-spesies tersebut.

Setelah mengerti jenis ikan cupang, saatnya membudidayakan ikan cupang. Budidaya ikan cupang ini mempunyai nilai jual yang menjanjikan karena banyak yang meminati jenis ikan hias air tawar ini.

Budidaya Ikan Cupang Hias

Memilih budidaya ikan cupang hias merupakan hal yang sangat menguntungkan. Pada dasarnya, memang ikan cupang ini dicari karena keindahan bentuknya dan juga dapat dipelihara ditempat yang kecil seperti toples kaca hiasan yang digunakan untuk wadah tanaman air.

Memilih Indukan Cupang

Langkah pertama yang bisa kamu lakukan untuk budidaya ikan cupang adalah dengan memilih indukan cupang yang sudah siap kawin dan juga berkualitas.

Indukan cupang yang baik sebisa mungkin memiliki garis keturunan yang unggul dengan kondisi yang bugar terbebas dari penyakit. Indukan betina dan jantan disimpan terlebih dahulu ditemnpat yang terpisah.

Perlu diperhatikan lagi, ada beberapa tips membedakan ikan cupang dan betina:

Ikan cupang jantan:

  1. Gerakannya lebih lincah.
  2. Sirip dan ekor ikan cupang jantan mengembang.
  3. Memiliki warna yang cerah.
  4. Memiliki tubuh yang besar.

Ikan cupang betina:

  1. Gerakannya cenderung lebih lamban.
  2. Sirip dan ekor pendek.
  3. Memiliki warna yang kusam.
  4. Memiliki tubuh yang kecil.

Pastikan juga jika ikan cupang jantan dan betina sudah memasuki fase untuk siap kawin. Ciri-ciri dari cupang yang siap dibudidayakan adalah sebagai berikut.

Ikan cupang jantan:

  1. Sudah berumur 4-8 bulan.
  2. Bentuk badan panjang.
  3. Memiliki sirip yang panjang dan warnanya cenderung lebih terang dari sebelumnya.
  4. Gerakannya menjadi lebih agresif.

Ikan cupang betina:

  1. Sudah berumur 3-4 bulan.
  2. Bentuk badan yang membulat dan perut sudah mulai membuncit.
  3. Siripnya yang pendek, warna yang tidak terlalu terang dan tidak menarik.
  4. Gerakannya yang cenderung melambat.

Pemijahan Cupang

Setelah ciri-ciri cupang yang sudah siap kawin tersebut, saatnya melakukan tahapan awal budidaya ikan cupang, yaitu pemijahan.

Sediakan tempat berupa baskom atau akuarium kecil dengan ukuran sekitar 20x20x20cm. Siapkan juga gelas plastik bening sebagai wadah cupang betina.

Siapkan juga tumbuhan air seperti kayambang agar budidaya ikan cupang bisa dilakukan dengan mudah.

Perlu diperhatikan, dalam satu kali budidaya ikan cupang, akan menghasilkan sekitar 1000 butir telur. Telur ini akan menetas setelah 24 jam setelah pembuahan terjadi.

Namun, tidak semua benih ikan yang sudah menetas bisa hidup semua. Hanya sekitar 30-50 ikan cupang yang dapat bertahan hidup.

Indukan cupang jantan bisa dikawinkan sampai 8 kali dengan interval waktu 2-3 minggu. Namun, untuk indukan betina disarankan untuk dilakukan perkawinan satu kali saja. ini karena jika dikawinkan lagi, potensi kelamin yang akan dihasilkan cenderung menjadi ikan cupang betina.

Langkah Pemijahan Cupang

Berikut ini adalah langkah-langkah budidaya ikan cupang pada tahap pemijahan ikan cupang:

  • Isi daerah pemijahan dengan air bersih setinggi 10-15 cm. Sebagai catatan pakai air tanah atau air sungai yang jernih. Endapkan terelebih dahulu air yang akan diaplikasikan setidaknya selama satu malam agar ikan tidak stress saat berpindah lingkungannya. Hindari pemakaian air dalam kemasan atau air PAM yang beraroma kaporit.
  • Tambahkan kedalam wadah tersebut tanaman air, sebagai daerah burayak berlindung. Tapi penempatan tanaman air jangan terlalu padat. Sebab tanaman air berpotensi mengambil oksigen terlarut yang ada dalam air.
  • Masukkan ikan cupang jantan yang telah siap kawin. Biarkan ikan tersebut selama satu hari dalam wadah. Ikan cupang jantan akan membuat gelembung-gelembung udara. Gunanya adalah untuk menaruh telur yang telah dibuahi. Untuk memancing si jantan membuat gelembung, masukkan ikan cupang betina melainkan dipisah. Caranya, ikan betina dimasukkan dalam gelas plastik bening (bekas gelas akua) dan benamkan ke dalam aquarium dimana ikan jantan berada. Jangan sampai terbenam semua wadah ikan betina terlalu sedikit yang malah bisa membuat wadah tersebut terbalik dan cupang betina malah menjadi mangsa bagi cupang jantan.
  • Sesudah indukan jantan membuat gelembung, masukkan indukan betina. Waktu pemijahan ikan cupang umumnya terjadi sekitar pukul 7-10 pagi atau pukul 4-6 sore. Ikan cupang cukup sensitif ketika kawin, sebaiknya tutup wadah dengan koran atau letakkan di ruang yang terhindar dari hilir mudik orang dan suara bising.
  • Sesudah terjadi pembuahan, ikan betina bisa langsung dipindahkan ke tempat lain, karena yang bertanggung jawab membesarkan dan menjaga burayak ialah cupang jantan. Dengan mulutnya si jantan akan memunguti telur yang telah dibuahi dan meletakkannya pada gelembung-gelembung tadi. Seandainya indukan betina tidak diangkat, telur-telur yang telah dibuahi malah akan dimakan ikan cupang betina.
  • Sesudah kurang lebih satu hari telur-telur tersebut akan menjadi burayak. Selama 3 hari kedepan burayak tidak perlu diberi pakan karena masih ada nutrisi yang terbawa dalam telur. Ikan cupang jantan juga akan berpuasa selama menjaga burayak.
  • Sesudah tiga hari terhitung semenjak telur menetas, berikan kutu air (moina atau daphnia). Berikan pakan secukupnya. Pemberian pakan yang berlebih malah membuat air menjadi kotor dan meningkatkan resiko kematian burayak.
  • Indukan jantan baru diambil setelah burayak berumur 2 minggu terhitung semenjak menetas. Pindahkan burayak tersebut pada wadah yang lebih besar dan berikan kutu air yang lebih besar atau larva nyamuk.
  • Sesudah 1,5 bulan, ikan telah dapat dipilah menurut ragam kelaminnya. Kemudian pisahkan ikan-ikan tadi ke wadah pembesaran.

Pemberian Pakan Ikan Cupang

Ikan cupang yang sudah berumur lebih dari 1,5 bulan bisa diberikan pakan yang menjadi favoritnya. Pakan yang sangat digemari ikan cupang adalah  kutu air, larva nyamuk, dan juga cacing sutera.

Pemberian pakan ikan cupang bisa diberikan 3-4 kali sehari dengan jumlah yang sedikit. Pemberian pakan jangan dilakukan terlalu banyak, ini akan membuat ikan menjadi kembung dan malah ikan cupang terserang penyakit.

Pakan instan yang bisa didapatkan dari toko akuarium juga bagus, tapi itu bisa dijadikan sebagai selingan saja.

Perawatan Ikan Cupang

Ikan cupang merupakan jenis ikan yang sangat kuat antibodynya. Tapi, dalam budidaya ikan cupang hias tentuinya jangan meremehkan perawatan ikan cupang agar ikan cupang bisa tetap sehat dan memiliki sirip yang indah dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Dalam perawatan ikan cupang, sangat tidak disarankan memelihara ikan cupang jantan dalam satu wadah yang kecil dan tidak ada tempat perlindungan.

Ini akan membuat ikan cupang jantan akan saling menyerang satu sama lain yang mengakibatkan ikan cupang hias yang sudah Kamu budidayakan siripnya tidak mulus dan warnanya kurang keluar.

Gantilah air pada wadah ikan cupang minimal seminggu sekali. Penumpukan sisa makanan dan kotoran ikan cupang akan membuat ikan cupang mudah terkena penyakit.

Setelah wadah dibersihkan, berikan daun ketapang laut kering sedikit saja agar ikan terhindar dari stress. Ini berdasarkan pada pengamatan kalau ikan cupang akan hidup sehat di lingkungan rawa yang terdapat daun ketapang kering yang jatuh ke air ikan cupang tersebut berada.

Budidaya Ikan Cupang Aduan

Pada dasarnya, dalam budidaya ikan cupang aduan tidak ada bedanya dengan budidaya ikan cupang hias. Namun, budidaya ikan cupang jenis ini memiliki perawatan yang sedikit berbeda dengan ikan cupang hias. Memang, perawatan ikan aduan ini bisa dibilang agak sedikit membutuhkan perhatian yang ekstra.

Pada budidaya ikan cupang aduan, sebaiknya letakkan ikan ikan cupang pada tempat yang lebih gelap. Ini dilakukan agar ikan cupang aduan akan menjadi lebih agresif.

Perlu diingat, point penting dalam budidaya ikan cupang jenis aduan adalah tingkat agresifnya, bukan dari keindahan sirip dan gerakannya dibandingkan ikan cupang hias.

Dalam budidaya ikan cupang aduan, sangat disarankan untuk menempatkan ikan cupang pada wadah yang terpisah, khususnya untuk ikan cupang aduan dengan jenis kelamin jantan.

Penempatan dalam satu wadah malah akan membuat ikan cupang akan saling serang sampai menyebabkan kematian.

Dalam peletakan cupang juga jangan sampai meletakkan wadah ikan cupang yang bening secara berdekatan. Ini akan membuat ikan cupang aduan membenturkan tubuhnya ke dinding wadah. Berikan sekat yang tidak tembus pandang.

Cara Budidaya Ikan Lele Supaya Cepat Panen Dan Untung Besar

Budidaya Ikan Lele

Apakah kamu merupakan salah satu orang yang suka sekali makan pecel lele? Jika iya maka kamu sudah pasti tidak asing lagi dengan kelezatan daging ikan lele ini dan juga memiliki banyak sekali nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh seperti protein dan juga vitamin B-12.

Karena kelezatan dan juga kandungan gizinya yang banyak itu tidak jarang orang membudidayakan ikan lele ini untuk dijadikan bisnis rumahan yang cukup menggiurkan.

Berbisnis ikan lele memang tidaklah semudah yang dibayangkan terutama bagi kamu yang tidak suka dengan bau amis ikan.

Dan juga kamu juga harus konsisten dalam menangani berbagai masalah yang akan dihadapi dalam budidaya ikan lele ini termasuk masa panen yang cukup lama.

Tapi jika kamu yang masih pemula dan ingin sekali budidaya ikan lele tidak perlu khawatir karena ikan lele ini sangat ramah untuk pemula loh.

Jika kamu tertarik maka kamu bisa mempertimbangkan beberapa metode budidaya ikan lele yang bisa kamu pilih di bawah ini.

Budidaya Ikan Lele Kolam Terpal

Untuk jenis kolam terpal ini biasanya terbuat dari bambu, besi, ataupun kayu yang dijadikan rangkanya dan dilapisi oleh terpal sehingga bisa menampung air untuk ikan lele.

Adapun beberapa keunggulan dari kolam  terpal ini dibandingkan dengan kolam galian dan kolam beton yakni seperti :

  • Kolam terpal bisa ditempatkan di berbagai tempat dan pada tempat yang tidak memungkinkan untuk dibuat kolam galian misalnya saja yakni di tempat yang banyak pasirnya dan juga tempat yang rawan akan banjir.
  • Kolam terpal ini aman untuk di tempatkan diatas permukaan tanah jadi tidak masalah jika terjadi banjir.
  • Budidaya lele di kolam terpal ini dapat dilakukan dilahan yang sempit seperti halaman rumah kamu.
  • Dalam pengaturan tinggi air sangat mudah di dalam kolam terpal untuk menyesuaikan usia lele juga.
  • Lebih mudah dalam pemanenan ikan lele.
  • Lebih mudah mengontrol kondisi kolam.
  • Aman dari berbagai predator alias hewan pemangsa.
  • Ikan lele juga bisa lebih bersih dan juga lebih berkualitas di dalam kolam terpal.
  • Lahan yang digunakan juga tidak akan berubah tidak dibandingkan dengan kolam galian.
  • Untuk biaya kolam terpal lebih murah ketimbang kolam permanen lainnya.

Budidaya Ikan Lele Bioflok

Untuk cara yang kedua yakni mengunakan sistem Bioflok yang mana menggunakan modal yang cukup sedikit dibandingkan dengan cara konvensional.

Cara Bioflok juga bisa ditempatkan di lahan yang tidak terlalu luas dan juga hasil panen juga lebih banyak dibandinkan dengan cara konvensional.

Prinsip dasar dari sistem Bioflok adalah yakni memanfaatkan berbagai mikroorganisme atau bakteri yang bisa dihasilkan sebaai pakan untuk ternak lele itu sendiri. Cara ini dapat menekan biaya pakan lele itu sendiri.

Beternak ikan lele dengan sistem Bioflok ini biasanya menggunakan kolam berbentuk bulat yang bisa terbuat dari terpal sekalipun.

Jenis ini sangat praktis dan juga dapat menghemat lahan yang mana hanya menggunakan kolam dengan ukuran diameter 3 meter dan mampu menampung hingga 3 ribu ekor lele.

Di dasar kolam bisa dipasangkan saluran pipa untuk saluran pembuangan kotoran lele yang mengendap di dalam kolam.

Proses pembuangan kotoran lele ini bisa diikuti dengan penambahan air. Untuk kotoran yang dikeluarkan bisa juga dipakai untuk pupuk organik dan sumber pakan bai lele tersebut.

Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tembok

Untuk metode kolam tembok adalah kolam permanen yang dibangun dengan bahan utama yakni pasir dan semen. Biasanya para peternak ikan lele lebih memilih metode kolam tembok ini dikarenakan memiliki ketahanan yang lebih baik ketimbang dengan kolam terpal atau kolam tanah.

Sebenarnya budidaya ikan lele menggunakan kolam tembok bisa Kamu lakukan dengan mudah tapi dalam pembuatan kolam tembok memerlukan biaya yang lebih untuk proses pembuatannya.

Kolam beton dibuat dengan campuran semen dan pasir dilengkapi dengan kerangka besi. Untuk ukuran kolam bisa Kamu sesuaikan dengan kebutuhan Kamu sendiri.

Namun perlu Kamu ingat dalam pembuatan konstruksi kolam tembok atau beton ini dibagian dasar kolam bisa dibuat agak miring mulai dari arah pemasukan air ke arah pengeluaran air.

Hal ini dimaksudkan agar kamu mudah dalam menguras air kolam dan membersihkan endapan dari berbagai kotoran hingga lumpur.

Kemudian buat parit di tengah kolam sehingga memudahkan proses panen nantinya. Setelah sudah siap maka bisa didiamkan beberapa hari sampai kering.

Budidaya Ikan Lele Cepat Panen

Sebelum membahas cara budidaya ikan lele agar cepat panen, sebaiknya kamu juga mengetahui faktor-faktor yang mendukung budidaya lele terlebih dahulu yakni:

  • Harga benih lele ini murah dan mudah dicari.
  • Dalam melakukan ternak lele, perlengkapan dan juga alat yang digunakan tergolong mudah untuk ditemukan.
  • Ternak lele ini tergolong cepat sehingga bisa menghasilkan keuntungan yang lebih cepat dan berlipat ganda.
  • Untuk pembesaran ikan lele biasanya memakan waktu sekitar 2 – 3 bulan.

Pasti ada pertanyaan bagaimana membudidaya lele dengan baik dan benar agar bisa dipanen dengan cepat?

Tahap yang penting dalam melakukan budidaya ikan lele yakni di proses pemilihan bibit. Bibit yang berkualitas yakni bibit yang berukuran 9-12 ekor.

Ukuran ini adalah ukuran yang aman dan sesuai dengan standart pada umumnya untuk meminimalisir resiko kematian.

Selain itu lle dengan ukuran tersebut memiliki daya tahan tubuh yang baik jadi gak mudah untuk terkena penyakit ataupun mati. Sehingga lele akan tumbuh dengan cepat dan panen pun juga lebih cepat.

Untuk ciri-ciri bibit ikan lele yang dapat dipilih yakni :

  • Tentunya Sehat.
  • Punya pergerakan tubuh yang lincah.
  • Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya.
  • Aman dari berbagai penyakit.
  • Memiliki pergerakan stabil atau baik.

Agar memudahkan budidaya lele kolam terpal adalah kolam yang cocok untuk budidaya lele bagi pemula karena berbagai kelebihan kolam terpal antara lain.

Kolam mampu dilaksanakan pemindahan dalam sistem pengembangan usaha, Lingkungan yang terjaga, Pemeliharaan dan kontrol baik pakan,

Pengamatan pertumbuhan dan pertumbuhan juga mudah, Panen yang mudah, Membutuhkan modal yang kecil, Manajemen air lebih enteng sehingga lele selalu sehat dan kolam tidak mengalami bau yang tak sedap,

Dapat dilaksanakan bersama dengan memanfaatkan pekarangan tempat tinggal gara-gara tidak memerlukan lahan yang luas.

Untuk mengisi bibit lele pada kolam kamu harus cermat dalam memperhitungkannya. Yang mana bibit yang terlalu sedikit malah tidak efektif dalam pemanfaatan kolam terpalnya.

Sedangkan jika bibit terlalu banyak malah akan mengakibatkan lele cepat mati.

Apabila kamu menggunakan kolam terpal dengan diameter sekitar 2 m2, kamu bisa membeli bibit sebanyak 3.000 hingga 4.000. tetapi tetap saja kamu harus memperhatikan besar bibit yang kamu beli.

Peralatan dan juga bahan-bahan kolam terpal yang harus disiapkan antara lain:

  1. Lem atau ember
  2. Kayu, batu bata, papan atau kerangka besi yang lain
  3. Kolam terpal yang disesuaikan dengan kondisi lapangan
  4. Tali, paku serta kawat atau alat penunjang yang bisa digunakan untuk membuat kerangka

Langkah-langkah Budidaya Ikan Lele

Pembuatan Kolam Lele

Apabila kamu memiliki kolam ikan yang tidak terpakai maka bisa dijadikan juga untuk kolam ikan lele. Jika tidak maka kamu bisa buat kolam dari terpal yang pembuatannya cukup praktis. Untuk suhu kolam lele yang baik berkisar dari 20 hingga 28 derajat Celsius.

Dan juga kamu harus menciptakan suasana kolam yang tenang dan sedikit keruh dengan beberapa lumut. Untuk pengisian air jangan terlalu dangkal karena ikan lele bisa kepanasan dan mati.

Kamu juga bisa menambah eceng gondok yang berfungsi untuk penyerap racun dan juga memberikan tempat yang teduh untuk ikan lele.

Memilih Indukan yang Berkualitas

Dalam memastikan kamu bisa sukses budidaya ikan lele ini maka kamu harus memilih indukan ikan lele yang berkualitas.

Ciri-ciri bibit lele jantan yang memiliki kualitas yang bagus antara lain:

  • Memiliki pergerakan yang lincah
  • Perut ramping
  • Tulang kepala pipih
  • Warnanya gelap
  • Alat kelaminnya runcing

sedangkan untuk bibit lele betina Kamu juga bisa memilih ciri-ciri sebagai berikut:

  • Punya Perut lebih besar dari punggung
  • Pergerakannya lebih lambat
  • Memiliki kelamin yang bulat

Memilih Lele yang Siap Kawin dan Mengembangbiakannya

Di proses ini kamu harus menyiapkan lele yang siap kawin untuk mengembangbiakannya adapun beberapa ciri-ciri lele yang siap kawin yakni dari warna kelaminnya.

Untuk ikan lele jantan yang siap kawin memiliki kelamin yang berwarna merah. Lalu untuk ikan lele yang betina memiliki warna kelaminnya akan menguning.

Setelah proses ini sudah sukses maka lahirlah benih-benih ikan lele yang harus kamu pisahkan langsung dari kolam indukannya.

Memindahkan Benih Lele ke dalam Kolam

Siapkan ember yang di isi dengan air kolam untuk meletakan benih-benih yang sudah menetas tersebut. Jika tidak kemungkinan besar benih ikan lele ini akan cepat mati karena stress.

Siapkan kolam khusus untuk meletakan benih ikan lele ini yang membutuhkan ketinggian air yang lebih rendah 10-20 cm dari ketingian air kolam lele biasa.

Kemudian kamu simpan ember ke dalam kolam yang sudah di siapkan untuk benih lele dari pagi hingga pagi lagi atau 24 jam. Proses ini dilakukan supaya benih ikan lele bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya.

Pemeliharaan ikan Lele

Untuk memerhatikan kebersihan kolam adalah salah satu kunci sukses dalam budidaya ikan lele. Juga kamu harus memberikan pakan yang berkualitas untuk meningkatkan kesehatan dan kecepatan tumbuh si ikan lele.

Kamu bisa memilih pakan sentrat 781-1 karena memiliki kandungan yang baik untuk ikan lele. Pemberian makanan bisa kamu lakukan di sekitar jam 7 pagi, 5 sore, dan juga 10 malam.

Apabila kamu sudah memberikan pakan namun masih saja ada ikan lele yang mendongakan kepala maka kamu bisa tambahkan lagi.

Namun hindari pakan yang tersisa karena endapan makanan yang sisa ini bisa menimbulkan penyakit.

Memisahkan Lele yang Siap Panen

Jika lele sudah memasuki usia panen maka kamu bisa memilih lele yang akan dipanen dari ukurannya yakni sekitar 7 atau 9-12 cm. Selain ukuran, kolam untuk ikan lele yang sudah siap panen biasanya berwarna kemerahan.

Jika pemilihan ikan lele siap panen sudah selesai maka kamu bisa diangkut dan dipindahkan dari kolam. Pastikan kolam sudah tidak ada lele dewasa lagi agar bisa dipakai untuk benih ikan lele yang baru.

***

Itu lah beberapa informasi tentan cara budidaya ikan lele agar cepat panen, semoga membantu dan semoga sukses!

Tips Budidaya Ikan Koi Sukses Dijamin Panen Besar

Budidaya Ikan Koi

Siapa sih yang tidak kenal dengan ikan koi, maksudnya kenal ya minimal tahu lah apa itu ikan koi dan bentuknya. Kalau kamu belum tahu coba banyak-banyakin main ke pasar ikan, hehe.

Ikan koi ini merupakan salah satu ikan yang banyak peminatnya di Indonesia atau di dunia. Salah satu tempat budidaya ikan koi terbesar di Indonesia yakni terletak di Blitar.

Hasil dari budidaya ikan koi asal Blitar ini juga terkenal akan memiliki kualitas yang terbaik loh. Bahkan tidak sedikit orang yang rela pergi jauh ke Blitar hanya untuk belajar cara budidaya ikan koi ini.

Ikan koi ini menjadi primadona para petani ikan yang mana orang biasa juga memelihara ikan koi ini di rumah sebagai ikan hias.

Dari tahun ke tahun peternak ikan koi ini terus bertambah loh, hal ini dikarenakan banyak sekali orang yang tertarik dalam memelihara ikan koi karena ikan koi menjadi lambang keindahan yang mutlak.

Ikan koi pertama kali masuk ke Indonesia saat Presiden pertama kita Ir. Soekarno menerima hadiah berbagai macam jenis ikan koi dari pemimpin China waktu itu.

Kemudian ikan-ikan tersebut diberikan kepada petani ikan di Blitar, jawa timur yang menjadikan Blitar menjadi tempat budidaya ikan koi terbesar di Indonesia. Ikan koi ini terkenal di Indonesia sejak 1960 hingga saat ini.

Saat ini jenis dari ikan koi juga sudah banyak macamnya yang mana merupakan hasil dari kawin silang antar jenis ikan koi yang mana melahirkan jenis ikan koi dengan keindahan tersendiri.

Semakin bagus warna dari ikan koi ini maka harga ikan koi akan semakin mahal. Hal ini dikarenakan sekarang banyak orang yang mulai tertarik untuk membudidaya ikan koi.

Yang mana dijadikan sebagai bisnis ikan hias dengan peluang yang sangat menjanjikan sampai saat ini.

Budidaya Ikan Koi Di Kolam Terpal

Untuk jenis budidaya ikan koi di kolam terpal memang menjadi salah satu alternatif jika kamu tidak memiliki kolam semen yang permanen.

Selain itu dengan menggunakan kolam terpal kamu bisa melakukannya di banyak tempat yang tidak memiliki tempat luas sekalipun.

Ya maka dari itu menggunakan kolam yang terbuat dari terpal ini menjadi solusi paling efektif bagi kamu yang ingin budidaya ikan koi dengan lahan yang sempit.

Budidaya Ikan Koi Di Aquarium

Ada juga yang menggunakan media aquarium sebagai tempat budidaya ikan koi loh. Ya benar kamu harus mempersiapkan aquarium dengan tinggi 50 cm dan lebar sekitar 1 meter dan panjang 1.5 meter.

Hal ini bertujuan agar warna ikan koi tidak berubah menjadi pucat karena terkena paparan dari sinar UV secara terus menerus.

Ya dalam memelihara ikan koi ini memang harus memiliki kedalaman aquarium yang lebih. Selain itu juga aquarium perlu dilengkapi dengan pipa yang bertujuan untuk pasokan air bersih dalam akuarium. Tidak hanya itu, kamu juga butuh mempersiapkan saluran pembuangan dalam aquarium tersebut.

Dalam seleksi aquarium yang memiliki rangka besi kokoh serta nyaman dan ketebalan kaca buat menghindari aquarium rusak, terus menjadi tebal kaca aquarium hingga hendak terus menjadi baik buat digunakan.

Hendaknya lebih baik bila kamu memesan aquarium buat ikan koi ini pada pakar pembuat aquarium sehingga mutu aquarium lebih terjamin.

Langkah Budidaya Ikan Koi

Untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam melaksanakan budidaya ikan koi, silahkan simak penjelasan berikut ini.

Memilih Indukan Ikan Koi

Hal yang harus dilakukan supaya budidaya ikan koi bisa sukses merupakan metode memilah indukan yang bagus serta bermutu. Tentu dengan indukan yang berkualitas maka bibitnya juga ikut berkualitas dan bernilai tinggi.

Kriteria ikan koi yang berkualitas harus memenuhi syarat berikut ini:

  • Usia sudah lebih dari 2 Tahun
  • Warna sisik ikan cerah dan tidak jamuran.
  • Bentuk tubuhnya ideal dan tidak kurus.
  • Organ tubuh lengkap atau tidak cacat.
  • Pergerakan ikan agresif dan tidak terus terusan diam.

Bila kamu masih ragu dalam memilah indukannya, kamu dapat meminta bantuan orang yang telah berpengalaman dalam budidaya ikan koi buat memilihkannya yang mana umumnya harga ikan koi indukan lebih mahal daripada ikan koi biasa.

Membedakan Ikan Jantan dan Betina

Kemudian kamu juga harus tahu cara membedakan ikan koi jantan dan ikan koi betina. Dibawah ini beberapa hal yang bisa kamu perhatikan dalam membedakan gender:

Ikan Koi Jantan

  1. Bila kamu memijat anus miliki koi jantan akan mengeluarkan cairan putih yakni sperma koi tersebut. Hal ini juga memastikan bahwa ikan koi jantan tersebut sudah memiliki usia yang cukup.
  2. Raba- raba pipi, ya raba pipi ikan koi jantan bukan raba pipi orang hehe, ikan koi jantan ini memiliki kecenderungan lebih kasar ketimbang ikan koi betina, walah kok kayak orang aja ya. Tapi tidak semua jenis ikan koi jantan memiliki pipi yang kasar
  3. Kemudian bentuk tubuh ikan koi jantan lebih memanjang dan ramping jika dibandingkan dengan ikan koi betina.
  4. Untuk perut ikan koi jantan lebih padat ketimbang ikan koi betina, sixpack hehe.
  5. Bentuk dari sirip yang jantang yakni segitiga lancip.

Ikan Koi Betina

  1. Lain cerita jika kamu memencet anus ikan koi betina maka yang keluar kotoran.
  2. Kebalikannya ikan jantan yang mana pipi ikan koi betina lebih halus.
  3. Ikan koi betina punya bentuk tubuh yang lebih bulat daripada yang jantan, hal ini bisa dilihat sekilas badan ikan koi betina lebih besar ketimbang ikan jantan.
  4. Bagian dari perut ikan betina akan lebih lembek dibandingkan ikan koi jantan.
  5. Kemudian bagian sirip betina biasanya berbentuk seperti kipas membulat.
  6. Bagian sirip dan dada jika kamu raba terasa lebih halus dibandingkan koi jantan.

Persiapkan Kolam

Dalam mempersiapkan kolam untuk ikan koi haruslah diperhatikan dengan seksama, dimana proses pembudidayaan tidak perlu menggunakan kolam yang terlalu luas.

Umumnya dimensi kolam pemijahan dekat 3 x 6 m dengan kedalaman 60 centimeter serta ketinggian air 40 centimeter. Sehabis itu pula wajib dipersiapkan penyedot air juga filter buat melindungi keadaan air senantiasa bersih.

Setelah kolam telah siap, isilah dengan air sampai ketinggiannya 40 centimeter. Sehabis itu jangan langsung memasukan ikan ke dalamnya, diamkan sepanjang 24 jam.

Siapkan Ijuk buat tempat bersarangnya telur, tatalah ijuk serapi bisa jadi serta jepit dengan bambu kemudian taruh di samping kolam. Ataupun dapat pula memakai tumbuhan air bagaikan tempat telur ikan koi.

Proses Pemijahan Ikan

Kemudian proses selanjutnya adalah memasukan indukan ikan koi betina terlebih dahulu kedalam kolam. Proses pemijahan biasanya berlangsung di malam hari, maka masukan indukan betina pada sore hari.

Hal ini bisa membuat ikan betina bisa beradaptasi dengan lingkungannya dan meminimalisir ikan betina stres. Kemudian sekitar 2-3 jam barulah ikan indukan jantan masuk kedalam kolam pemijahan.

Kamu bisa mnemasukan indukan jantan sebanyak 3-5 ekor, dengan jumlah indukan jantan segitu akan meminimalisir kegagalam pembuahan telur yang telah dikeluarkan ikan betina.

Pemijahan biasanya dilangsungkan pada dini hari sampai pagi hari sebelum matahari terbit. Setelah sudah terjadi proses pemijahan maka segeralah angkat indukan dari kolam tersebut.

Hal ini bisa mengurangi resiko kematian telur ikan koi yang dimakan oleh indukan. Setelah itu biarkan telur tersebut hingga menetas.

Penetasan Larva Ikan

Ingat ijuk yang sudah kamu siapkan tadikan, telur-telur ikan koi tersebut akan menempel pada ijuk tersebut maka usahakan tetap terendam air supaya telur bsia hidup dan dapat menetas dengan baik.

Bisa juga kamu ganti ijuk dengan media tanaman tapi hendaknya diberikan pemberat agar tanaman bisa tetap terendam agar telur tidak kekurangan air dan tetap hidup.

Sekitar 2 hari telur-telur tersebut akan menetas, usahakan suhu air tetap pada suhu normal dan tidak terlalu dingin yang dapat menyebabkan telur menetasnya lama.

Setelah telur menetas semua maka angkat ijuk atau tanaman yang ada di dalam kolam tersebut, untuk larva yang baru menetas tidak perlu langsung diberikan makanan.

Hal ini dikarenakan larva memiliki cadangan makanan dari kuning telur ikan. Setelah 4 hari baru burayak atau larva ikan dikasih makanan.

Perawatan Burayak Ikan Koi

Dalam pemberian pakan burayak ikan koi yang berusia 4 hari adalah rebusan kuning telur. Jangan diberikan secara langsung usahakan lumatkan dulu di dalam air, oia jangan beri makan secara berlebihan karena bisa mengotori kolam.

Selain kuning telur juga bisa berikan pakan hidup seperti misalnya kutu air yang telah disaring tentunya dengan memberikan makanan hidup ini tidak akan mengotori air.

Apabila ikan sudah cukup besar maka bisa berikan kutu air yang tidak disaring, atau bisa juga di berikan artemia. Setelah usia ikan 3 minggu bisa pindahkan ikan ke kolam pembesaran.

Pembesaran Ikan

Dalam pembesaran ikan koi diperlukan kolam sendiri yang ukurannya harus lebih besar, ukuran kolam tergantung jumlah ikan yang akan dimasukan kedalam kolam pembesaran.

Biasanya ukuran kolam 3 x 4 meter dengan kedalaman 40 cm bisa menampung jumlah 250 sampai 300 ekor anak ikan koi.

Sehabis ikan dimasukan ke dalam kolam pembesaran, ikan koi telah dapat diberikan pelet tetapi yang ukurannya kecil dimensi 250 mikron.

Tiap satu ons pelet, dapat memadai santapan 1000 ikan koi. Pemberian pakan dicoba 2 kali dalam satu hari. Serta buat menolong pembuatan corak yang menawan, sesekali bagikan pakan natural, semacam cacing sutra serta artemia.

Barulah sehabis umur ikan tiba 3 bulanan, mulai bagikan pakan agresif cocok dengan takaran serta bagikan makan sampai ikan koi kenyang.

Pemisahan Ikan

Setelah itu diperlukan proses pemisahan ikan agar kamu bisa menentukan tingkat harga ikan, pemisahan ikan biasanya berdasarkan ukuran dan juga warna pada ikan.

Pada waktu pemisahan akan lebih baik bisa dilakukan pada ikan yang sudah berusia 3 bulan supaya tidak terjadi kesalahan pada saat pemilihannya.

Pisahkan ikan minimal di dalam 2 kolam yang mana 1 kolam untuk ikan yang besar dan warnnya yang bagus, kemudian yang satu lagi untuk ikan yang kecil dan warna yang kurang bagus. Pemilihan ini ditujukan agar kamu bisa lebih sukses dalam budidaya ikan koi ini.

Itulah beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk menambah tingkat kesuksesan dalam membudidaya ikan koi dengan baik dan benar, selamat bekerja dan semoga sukses ya!.

Budidaya Ikan Gurame Untuk Pemula Dengan Hasil Panen Istimewa

Budidaya ikan gurame

Ikan Gurame merupakan salah satu ikan yang sering di budidaya di Indonesia karena terkenal akan permintaan pasar yang sangat tinggi juga dan memiliki daging yang tebal dan lezat.

Budidaya ikan gurame ini memang banyak yang ingin merintisnya dari awal yang mana banyak sekali metode ternak ikan gurame ini yang bisa kamu gunakan seperti cara budidaya ikan gurame di kolam terpal, budidaya ikan gurame di kolam tanah, budidaya ikan gurame di kolam tembok, dan banyak lagi.

Ternak gurame ini memang membutuhkan waktu yang lama untuk bisa di panen jadi ikan gurame ini harganya mahal di pasaran.

Maka dari itu ikan gurame ini termasuk dalam kategori ikan yang elit khususnya ikan gurame yang berukuran besar. Di zaman yang modern ini banyak sekali metode-metode beternak ikan gurame agar cepat besar dan cepat panen.

Dan di artikel ini kita akan membahasnya satu persatu tentang cara-cara yang dapat membuat ikan gurame yang dibudidayakan cepat besar dan membuat kamu mempunyai keuntungan yang lebih besar juga.

Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Terpal

Dalam beternak gurame menggunakan kolam terpal ini biasanya menggunakan tempat-tempat yang kurang dimanfaatkan seperti misalnya di halaman rumah atau di belakang rumah.

Karena memang membuat kolam terpal untuk gurame ini tidak perlu menggunakan tanah yang luas yang penting caranya benar agar menjadi lancar dalam membudidayakan ikan guramenya.

Apa iya memanfaatkan lahan kecil bisa membudidayakan ikan gurame, jawabanya bisa dan sangat menguntungkan apalagi jika untuk skala yang lebih besar lagi.

Karena memang ikan gurame ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi untuk jenis ikan yang banyak dikonsumsi masyarakat.

Budidaya Ikan Gurame Di Kolam Tembok

dari tipe kolam terpal sebelumnya menggunakan kolam tembok ini juga terbilang cukup modern dan baik untuk budidaya ikan gurame.

Kolam tembok ini menggunakan tembok semen yang kuat untuk jangka panjang sehingga cocok untuk kamu yang ingin menghemat maintenance kolam.

Dan juga kolam tembok ini akan memberikan pemandangan yang lebih indah dan estetik di rumah kamu.

Jenis jenis Ikan Gurame

Perlu kita ketahui juga bahwa ada banyak sekali jenis jenis ikan gurame yang bisa kamu pilih dalam budidaya ikan gurame ini. Berikut ini jenis jenis ikan gurame yang bisa kamu sesuaikan sesuai dengan bobot, warna, dan panjang ikan gurame.

  1. Gurame Bastar merupakan jenis gurame yang terkenal akan pertumbuhannya yang lebih tebal daripada jenis gurame lainnya, gurame bastar ini memiliki ciri khas kepalanya yang berwarna putih dan tubuh yang berwarna abu-abu kehitaman.
  2. Gurame Paris, bukan gurame ini bukan dari negara prancis hehe, jenis gurame paris ini memiliki tubuh yang cukup besar loh yakni bisa sampai bobot 1,5 kilogram. Sedangkan gurame paris ini memiliki ciri khas yakni warnanya merah cerah, dan ada warna sedikit putih pada tubuhnya yang cukup membuatnya memiliki kesan warna oranye.
  3. Gurame Soang, ya gurame soang ini memang diadaptasi dari kata angsa, habitat gurame soang ini kebanyakan ditemukan di daerah jawa barat yakni di daerah Ciamis dan sekitarnya.
    Gurame soang ini terberat ketimbang gurame lainnya loh yakni bisa sampai 8 kilogram dan panjang sebesar 65 cm waw. Ikan ini memiliki beberapa ciri khas yang bisa kamu amati yakni adanya warna kemerahan di ekornya yang bisa kamu lihat ketika usia gurame kurang dari 1 tahun dan juga memiliki campuran hitam dan putih dengan tubuh yang gepeng memanjang.
  4. Gurame Batu, gurame yang satu ini lawannya gurame bastar, dimana gurame ini memiliki pertumbuhan yang sangat lambat juga memiliki ukuran yang kecil. Ciri khasnya yakni warna tubuhnya yang hitam merata dan memiliki sisik yang kasar. Ikan jenis ini jarang kita temui karena tidak banyak orang yang membudidayakannya.
  5. Gurame Porselin, gurame ini memiliki berat sekitar 2 kg yang juga memiliki pertumbuhan yang cukup cepat. Ciri khusus dari gurame yang satu ini adalah warnannya yang bercampur antara putih dan merah muda pada bagian bawah tubuhnya.
  6. Gurame Bluesafir, ikan gurame ini memiliki panjang yang mencapai 35 cm serta bobot hingga 4 kg. untuk soal warna gurame ini memiliki warna yang umum yakni hitam kemerahan seperti gurame lainnya.
  7. Gurame kapas, gurame ini hampir mirip dengan jenis gurame bastar yang mana memiliki pertumbuhan yang lumayan cepat hingga 1,5 kg. memiliki sisik yang keras juga lebar dan memiliki warna yang putih keperakan seperti layaknya kapas.

Cara Budidaya Ikan Gurame Agar Cepat Besar

Dunia bisnis dalam budidaya ikan gurame ini memang lebih condong ke skala bisnis besar, hal ini disebabkan bahwa beternak gurame memakan biaya yang besar dan nantinya akan digunakan untuk ikan konsumsi yang pastinya permintaan akan selalu datang.

Ada beberapa hal yang kamu bisa kamu ketahui dalam hal budidaya ikan gurame ini.

Memilih Lokasi Kolam Yang Tepat

Pertama-tama kita harus mengetahui cara budidaya ikan gurame ini agar cepat tumbuh besar yakni tidak bukan adalah lokasi pembuatan kolam.

Dalam pemilihan kolam gurame yang baik harus kamu perhatikan adalah kolam harus memiliki akses sinar matahari langsung yang cukup bisa juga kamu taruh di dalam ruangan dengan atap yang transparan, sehingga suhu yang di sekitar kolam tersebut mencapai 25-28 derajat yang menjadikannya seperti habitat aslinya si gurame tersebut.

Dan juga memiliki lokasi kolam di dataran rendah lebih bagus daripada memilih lokasi kolam di dataran tinggi. Karena menurut penelitian ikan gurame akan mudah sekali tumbuh besar jika lokasi habitatnya di sekitar 800 meter diatas permukaan laut maksimal.

Memilih Benih Ikan Gurame Berkualitas

Langkah selanjutnya kamu harus memilih benih gurame yang berkualitas dan juga sehat. Hal ini bisa dikategorikan bahwa ikan gurame yang sehat adalah ikan gurame yang memiliki berat sekitar 100 gram atau berumur lebih dari setahun.

Mengapa demikian, karena gurame yang sudah berbobot 100 gram akan cepat tumbuh dan siap panen jika sudah mencapai berat 500 gram.

Dan juga hal yang perlu kamu ketahui adalah membeli benih ikan gurame di tempat yang tidak jauh dari lokasi kolam kamu, hal ini dikarenakan agar ikan cepat beradaptasi dengan lingkungan barunya dan tidak membuatnya stress.

Bagaimana jika stress? Ikan gurame yang stress akibat tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan kolam kamu maka ikan akan sulit tumbuh hingga lebih parahnya bisa mati, tentu hal ini sangat kita hindari ya.

Mengeringkan Kolam Terlebih Dahulu

Kemudian cara selanjutnya yang perlu kamu ketahui adalah melakukan pengeringan kolam sebelum memasukan benih gurame yang kamu baru beli. Hal ini perlu dilakukan agar benih gurame tidak mudah terkena penyakit seperti jamur dan lain sebagainya.

Pengeringan kolam ini bisa kamu lakukan selama 10-14 hari dan bisa kamu tambahkan kapur untuk pertanian sebanyak 200 gram per meter persegi.

Dan juga kamu perlu merendam berbagai peralatan untuk budidaya ikan gurame ke dalam larutan kaporit setidaknya selama setengah jam dan kemudian dikeringkan.

Apabila ikan gurame ada yang terjangkit penyakit maka segera kamu pisahkan ikan yang sakit tersebut ke dalam larutan garam dapur dengan takaran sekitar 20 mg / liter air selama kurang lebih 1 jam.

Memberikan Pakan Yang Baik

Pakan ikan gurame merupakan faktor yang penting juga karena pakan yang bagus untuk ikan gurame adalah pakan yang mengandung banyak protein baik itu protein nabati dan protein hewani. Hal ini sangat dianjurkan kamu memilih pakan yang memiliki kedua protein tersebut.

Protein hewani merupakan salah satu kandungan protein yang dapat membuat benih gurame menjadi lebih cepat tumbuh besar. Hal ini bisa disebabkan bahwa ikan gurame perlu mendapat asupan 25% protein hewani agar cepat berkembang besar.

Protein nabati untuk ikan gurame kamu bisa berikan makanan seperti daun kangkung, daun talas, daun singkong, dan selada air. Dan juga kamu bisa memberikan enzim komplek sekitar 2% dari pakan pabrik.

Penyakit Ikan Gurame

Tadi di beberapa saat yang lalu saya menyebutkan beberapa hal tentang penyakit yang bisa menyerang ikan gurame. Nah berikut ini ada beberapa penyakit ikan gurame secara detailnya :

  1. Bintik putih, ciri penyakit yang satu ini terlihat jelas seperti ada bintik putih pada ikan yang mana membuat ikan selalu menggosok-gosokan tubuhnya ke tembok kolam. Ada juga yang sering membuat ikan berkumpul di pengisian air kolam akibat kekurangan oksigen.

Hal ini bisa disebabkan oleh parasit yang terdapat di kulit ikan tersebut. Nama parasit ini adalah protozoa yang nama ilmiahnya adalah Ichthyophthirius multifillis.

Perlu diketahui juga penyakit ini dapat menular ke ikan lain. Untuk proses penularannya bisa diakibatkan ikan yang kurang makan hingga suhu air yang terlalu rendah juga bisa menularkan ke ikan lainnya.

  1. Myxosporeasis, merupakan penyakit yang menyerang bagian insang ikan gurame. Nama dari parasit ini bisa disebabkan oleh Thellohanelus sp dan Henneguya sp. Sifat dari penyakit tersebut bisa menular melalui air. Penyebab dari penyakit ini bisa jadi karena kualitas air kolam kamu kurang baik.
  2. Kutu ikan, dampak yang dibawa oleh kutu air ini adalah tubuh gurame bisa berdarah karena gigitan kutu air tersebut. Jika ini dibiarkan maka akan semakin memburuk. Selain itu sebab dari kutu ikan ini bisa juga dikarenakan kualitas air kolam yang tidak baik.
  3. Columnaris, merupakan jenis penyakit yang menyerang sirip dan insang pada ikan. Hal ini bisa berdampak ikan menjadi lemas, tidak mau makan, hingga insang dan siripnya yang terkelupas. Penyakit ini disebabkan oleh parasit bernama Flexybacter columnaris
  4. Trichodina, merupakan penyakit yang dapat membuat ikan gurame terluka di sekujur tubuhnya. Penyakit ini bisa menyerang ke dalam kulit dan sirip ikan.

Itulah beberapa hal yang mungkin bisa membantu kamu dalam hal membudidaya ikan gurame. Ya memang melakukan ternak ikan gurame memang tidaklah mudah dan membutuhkan modal yang besar namun begitu kamu bisa meraup untuk yang besar apabila berhasil melakukannya.

Cara Budidaya Ikan Guppy Dijamin Cepat Beranak Banyak

budidaya ikan guppy

Ikan guppy atan nama lainnya Poecilia reticulata adalah salah satu jenis ikan hias kecil yang memiliki warna bagus dan akan sangat indah jika dipandang.

Habitat asli dari ikan guppy ini di danau-danau dan sungai berair tenang. Ikan ini bisa juga bertahan hidup di air payau yang memiliki kadar garam tinggi.

Untuk asal asli dari ikan guppy ini adalah dari benua Amerika Tengah dan Selatan. Sekitar tahun 1920an barulah ikan guppy ini masuk ke Indonesia sebagai ikan akuarium.

Kemudian di alam bebas hingga berkembang biak dengan cepat. Ikan guppy ini juga bisa di temukan di seluruh daerah di Indonesia khususnya di perairan air tawar loh.

Ikan guppy termasuk jenis ikan hias yang memiliki keindahan warna dan juga bentuk dari siripnya. Terutama pada ikan guppy yang jantan yang mana ikan jantan memiliki sirip yang lebih indah.

Sedangkan untuk yang betina memiliki warna yang cenderung kusam mirip seperti ikan cupang.

Dan juga ikan Guppy merupakan ikan yang cepat berkembangbiak, maka dari itu banyak sekali yang berminat melakukan budidaya ikan guppy.

Salah satu alasannya yang menjadikan ikan guppy menjadi lahan bisnis yang menjanjikan adalah ikan guppy ini ukurannya kecil tapi memiliki harga yang lumayan mahal.

Dalam proses pembudidayaan ikan guppy sendiri cukup mudah dan dapat dilakukan oleh seorang pemula sekalipun.

Budidaya Ikan Guppy Menggunakan Ember

Beberapa jenis ikan guppy seperti Dragon, Moskow Blue, German Tuxedo White Tail dan Blue Grass. Menggunakan media ember plastik dalam budidaya ikan guppy ini.

Menurut pakar ahli budidaya ikan guppy mengatakan bahwa dalam menjodohkan ikan guppy siap kawin dalam satu tempat dapat menggunakan satu jantan dan lima betina atau bisa kelipatannya.

Selain itu untuk ikan jantannya bisa di tambah hingga 2 ekor. Sekitar 21 hari, maka ikan betina guppy akan beranak minimal 100 ekor, yang mana anakan ikan ini haruslah dipisah agar tidak dimakan induknya sendiri yang bersifat kanibal. Namun apabila tempatnya luas dan banyak tanamannya maka tidak bisa dipisah.

Dalam pembudidayaan ikan guppy apapun tempat untuk penangkaran ikan guppy tidak masalah walaupun itu Cuma ember tapi usahakan air didalamnya memiliki kualitas yang baik.

Hal ini bisa di ciptakan dengan menambahkan tanaman air seperti ekor kunci yang dapat mendukung kualitas air dan membantu menyerap zat-zat beracun yang ada di dalam air.

Tidak hanya saja kamu bisa menyembunyikan anakan-anakan guppy. Mutu air hendaklah lebih bagus lagi bila dilengkapi mesin aerator yang bisa melenyapkan gas-gas dalam air dan menunjang perputaran udara dalam air. Sebaliknya akumulasi piranti filter menjadikan air terpelihara kejernihannya.

Perlu juga dalam 3 hari sekali kotoran didalam wadah budidaya ikan guppy ini disedot, kalau pun bisa sehari sekali malah lebih bagus lagi. Untuk air yang lama bisa disisakan 25 persen saja lalu ditambah air baru.

Budidaya Ikan Guppy Di Kolam

Ada juga budidaya ikan guppy dengan cara menggunakan media kolam plastik / terpal. Langkah pertama yang harus diambil yaitu tempat pembudidayaan. Persiapkan kolam dari plastik terpal dengan ukuran lebar, panjang dan tinggi sesuai dengan ukuran lahan yang ada.

Usahakan dalam membuat kolam ikan guppy sebaiknya memiliki ketinggian lebih dari 40 cm karena kolam akan diisi air dengan kedalaman kurang lebih 40cm. ikan guppy ini juga tidak perlu kolam yang terlalu dalam karena ikan ini kebanyakan hidup di permukaan air.

Juga perlu diperhatikan adalah populasi ikan yang mana tidak boleh terlalu padat. Yang mana kondisi idealnya 1 liter air untuk 5 ekor ikan. Cukup 1 minggu sekali air diganti namun tidak perlu semuanya.

Cukup sebagian saja yang ditukar, upayakan air yang dibuang merupakan air yang didasar kolam dengan anggapan kotoran ikan serta sisa santapan dapat turut terbuang.

Sehingga keadaan kolam jadi bersih serta air pengganti ialah air yang telah tua ataupun air yang telah diendapkan minimun satu hari tadi malam. Buat melindungi kestabilan PH air dalam kolam hendaknya diberi tanaman air.

Budidaya Ikan Guppy Di Aquarium

Dalam budidaya ikan guppy dengan medium aquarium juga menjadi hal yang sering digunakan para petani ikan guppy. Pertama-tama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan 2 aquarium untuk menaruh indukan, 1 aquarium untuk proses pemijahan, 1 tempat penetasan, dan 1 lagi aquarium untuk tempat pendederan.

Sedangkan untuk ukuran akuarium pemijahan dapat disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dipijahkan dan untuk ketinggian wadahnya usahakan minimal 30 cm. sedangkan untuk ketinggian aquarium pada aquarium pendederan sebaiknya memiliki tinggi lebih dari 50 cm.

Budidaya ikan guppy ini sebenarnya tidak memerlukan peralatan-peralatan yang mahal. Kamu hanya cukup mempersiapkan perlengkapan sederhana untuk mengembangbiakan ikan guppy ini. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkahnya.

Langkah Langkah Budidaya Ikan Guppy

Dalam budidaya ikan guppy yang perlu kamu ketahui dan berikut beberapa langkah-langkahnya:

Wadah Budidaya Ikan Guppy

Dalam pemilihan wadah kamu bisa menggunakan beberapa alternatif seperti akuarium, bak semen, atau ember plastik. Juga beberapa peralatan yang perlu disiapkan adalah aerator dan tanaman air.

Dalam pemilihan wadah untuk budidaya ikan guppy setidaknya memiliki 4 fungsi yakni pemisahan indukan (2 wadah), tempat pemijahan (1 wadah), tempat penetasan (1 wadah), dan tempat pendederan (1 wadah).

Untuk ukuran luas dan ukuran wadah ikan guppy ini bisa bermacam-macam dapat disesuaikan berapa jumlah ikan yang akan dipijah nantinya. Kalau untuk tingginya minimal 30 cm dan untuk wadah pendederan minimal 50 cm.

Memilih Indukan

Untuk memilih indukan kamu harus mengetahui mana ikan guppy yang jantan dan ikan guppy yang betina. Ikan guppy betina bisa dilihat dengan bentuknya yang lebih membulat dan warnanya cenderung kusam, juga tidak memiliki sirip yang menjunbai. Dan ukuran betina lebih besar daripada jantan.

Untuk ikan jantan memiliki warna yang lebih terang dan kontras, tubuhnya lebih ramping dan memiliki sirip menjunbai.

Sekitar 4 bulan indukan bisa langsung di pijahkan. Corak serta wujud ikan guppy sangat didetetapkan oleh aspek genetis. Buat memperoleh hasil yang bagus pilihl indukan yang unggul.

Tidak hanya itu, pembudidaya dapat pula mencoba- coba menyilangkan induk guppy buat memperoleh generasi yang lebih baik.

Pemisahan Indukan

Pemisahan indukan ini dilakukan sebelum dilakukannya pemijahan. Ikan guppy jantan dan betina ditempatkan pada tempat yang terpisah.

Tempat diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari sekali. Pergantian air juga hanya perlu ditukar sepertiganya saja dengan air yang baru.

Pemisahan ini harus diberikan makanan berupa berupa daphnia atau moina sebanyak 2 hari sekali. Hal ini berguna supaya indukan tetap fit ketika dalam proses pemijahan.

Pemijahan Ikan Guppy

Untuk proses pemijahan, isi wadah pemijahan dengan air bersih yang telah diendapkan setidaknya 24 jam. Untuk kedalaman air wadah pemijahan minimal 25 cm. untuk populasi jumlah ikan guppy yang ada di wadah pemijahan tidak boleh lebih dari 30 ekor/100 liter air.

Untuk contoh jika aquarium memiliki luas 1 x 0,5 meter bisa menampung ikan sekitar 30-40 ekor. jika kamu punya tanaman air maka berikanlah tanaman air hydrilla untuk tempat ikan bercumbu.

Dalam proses pemijahan ikan guppy bisa dilakukan secara masal atau satu persatu. Pemijahan masal lebih dianjurkan karena membuat proses lebih cepat, murah, dan praktis. Komposisinya biasanya yakni ikan jantan dan betina 1:5. Apabila kamu masih ragu semua betina terbuahi, komposisinya bisa ditambah 1:2.

Pertama-tama masukan indukan betina dulu pada pagi hari, kemudian sorenya masukan indukan jantan. Pada pemijahan masal belum tentu semua ikan dapat dipijah di satu hari yang sama.

Untuk proses pemijahan dibiarkan berlangsung selama 4-7 hari kemudian langsung pisahkan betina yang sudah dibuahi ke dalam tempat penetasan.

Penetasan Benih

Dalam wadah penetasan diisi air bersih dan diberi aerasi. Dalam penggunaan aerasi jangalah terlalu kuat supaya tidak mengganggu larva ikan.

Untuk kualitas air juga perlu dipertahankan dengan cara menggantinya setiap 1-3 hari sekali. Pemberian pakan buat indukan juga perlu diberikan setiap 2 hari sekali dengan daphnia atau moina.

Ikan guppy ini adalah ikan yang tidak bertelur atau melahirkan, embrio tumbuh di dalam perut hingga siap untuk dilahirkan. Dalam waktu kehamilan dapat dihitung mulai dari pemijahan hingga kelahiran yang berlangsung 3-4 minggu.

Ciri-ciri ikan guppy yang hamil bisa dilihat setelah 2 minggu sejak pemijahan. Tandanya ada area gelap di bagian bawah anus (bercak kelahiran) dan perutnya sedikit mengembung. Apabila tidak ada ciri-ciri hamil, ambil indukan untuk dipijahkan kembali.

Ikan guppy betina bisa hamil hingga 1-3 kali dalam satu kali pembuahan, waktu yang diperlukan dari kehamilan pertama ke kehamilan berikutnya bisa sekitar 1-5 minggu.

Sekali lahir ikan guppy ini bisa melahirkan 30-100 anakan. Setalah itu anak ikan guppy bisa langsung dipindahkan ke tempat pendederan. Jika tidak maka anakan bisa dimakan indukannya yang bersifat kanibal.

Cara Agar Ikan Guppy Cepat Beranak

Adapun tips supaya budidaya ikan guppy ini cepat melahirkan, umumnya yakni sekitar 2 mingguan.

Hal ini bisa di lakukan dengan cara perawatan ikan yang sebaik mungkin juga berikan pakan secara teratur dan jaga kebersihan aquarium. Segera pisahkan anakan setelah lahir dari induknya ke aquarium yang berbeda.

Pendederan benih

Tempat pendederan ini alangkah baiknya di tempatkan di ruang terbuka, yang mana terdapat sinar matahari untuk membentuk warna yang cemerlang pada tubuh ikan guppy.

Biasanya untuk kolam pendederan bisa menggunakan kolam semen yang berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter.

Di kolam pendederan bisa menambahkan tambahan tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok sebagai tempat berteduh. Berikan aerasi juga dengan ketinggian air kolam 40 cm, untuk pergantian air harus di ganti 3 hari sekali.

Untuk pakan yang cocok diberikan kepada ikan yang beru berumur 5 hari yakni infusoria, kemudian anak ikan bisa diberi artemia atau udang renik, bisa juga di berikan kutu air yang sudah disaring. Kalau sudah lewat 20 hari, maka bisa berikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera.

Ikan guppy yang sudah berumur kurang lebih 20 hari dapat dipisahkan antara jantan dan betina. Tapi untuk yang jantan saja yang bisa dijual sedangkan yang betina digunakan untuk indukan atau malah dibuang. Untuk ikan guppy yang sudah berumur satu bulan berarti sudah cukup dewasa untuk bersaing.

Agar budidaya ikan guppy sukses ditentukan dengan banyaknya ikan jantan yang lahir. Karena hanya ikan jantan yang banyak diminati sebagai ikan hias aquarium. Karena ikan jantan memiliki warna yang menarik dan sirip yang lebar.

Itulah beberapa cara untuk kamu bisa membudidaya ikan guppy dengan baik dan benar semoga bermanfaat dan selamat mencoba!.

Budidaya Lobster Air Tawar Dari Pembibitan Hingga Sukses Panen

Budidaya Lobster Air Tawar

Siapa yang tidak mengenal lobster air tawar? Lobster air tawar atau Crayfish adalah sejenis udah besar yang dapat dimakan yang memiliki mata yang menguntit, sepasang cakar besar, dan perut panjang.

Lobster ini termasuk hewan air tawar yang dapat dibudidayakan karena memiliki harga jual yang tinggi. Maka dari itulah, sekarang ini bisnis budidaya lobster udang lobster air tawar merupakan bisnis yang cukup menjanjikan.

Semakin banyaknya permintaan akan lobster, sekarang ini banyak sekali orang yang mulai membudidauakan lobster namun dengan jenis lobster air tawar.

Walaupun ukuran dari lobster air tawar tidak terlalu besar dibandingkan dengan jenis lobster air laut, lobster air tawar memiliki daya Tarik tersendiri bagi pencarinya. Tak jarang juga kalau lobster air tawar bisa digunakan sebagai pajangan dari akuarium.

Sekarang ini, sistem budidaya lobster air tawar di dapat dilakukan dengan lahan yang sempit. Kamu dapat menggunakan media seperti ember, bak, baskom, akuarium dan beraneka media lainnya.

Disini, saya akan membagikan berbagai tips untuk sukses dalam budidaya lobster air tawar dengan berbagai media yang bisa kamu lakukan di lahan yang sempit ataupun juga bisa dilakukan dengan skala yang lebih besar lagi.

Budidaya Udang Lobster Air Tawar

Lobster air tawar merupakan olahan masakan hewan air tawar yang kaya akan kandungan gizi dan tidak banyak mengandung air yang sangat banyak permintaan dari konsumennya.

Permintaan yang sangat banyak ini juga karena olahan lobster sangatlah nikmat dan juga banyak orang yang menyukainya.

Tak heran, harga jual per kilo dari lobster sangatlah mahal. Dengan ini, budidaya lobster dengan menggunakan air tawar merupakan hal yang sangat menguntungkan agar budidaya lobster bisa dilakukan dengan mudah dan cepat.

Ada berbagai keunggulan budidaya lobster air tawar:

  • Teknik budidaya yang simple
  • Pertumbuhan relative cepat
  • Lebih tahan kepada bermacam penyakit, terutama White Spot Syndrome Virus (WSSV)
  • Modal relatif kecil
  • Warna tubuh menarik
  • Memiliki kandungan nutrisi tinggi dengan kadar lemak rendah (<2%)
  • Textur daging lebih kenyal dan lebih gurih
  • Permintaan pasar masih sangat tinggi

Lobster air tawar merupakan tipe hewan akuatik habitat alaminya yakni danau, sungai, rawa dan saluran irigasi, hewan ini bersifat endemik sebab terdapat spesies lobster air tawar yang ditemukan di habitat alam tertentu.

Lobster air tawar bisa ditemui di segala bagian mulai dari Australia, New Zaeland, Papua, Amerika, Jepang, China dan Eropa.

Hewan ini termasuk hewan yang daya tahan tubuhnya sangat baik meskipun dengan kondisi perairan yang kurang bagus.

Misalnya pada ketika musim kering, udang lobster air tawar bisa hidup dalam tanah dengan membuat lubang sampai kedalaman 5cm.

Pada waktu musim penghujan mereka keluar untuk mencari makan, memijah dan berpindah tempat atau bermigrasi.

Persiapan Budidaya Lobster Air Tawar

Setelah mengerti keunggulan dalam budidaya lobster, saat ini yang bisa kamu lakukan adalah menyiapkan medianya. Ada 2 pilihan yang bisa kamu pilih untuk budidaya udang lobster air tawar dengan skala rumahan atau skala kecil. Yaitu dengan media aquarium dan juga dengan media kolam terpal.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam budidaya lobster air tawar, yaitu kualitas air. Kualitas air yang bagus untuk budidaya lobster air tawar yaitu:

  • Air jernih diutamakan air sumur
  • Kekeruhan pada kedalaman 20 – 40 Cm (sechi disc)
  • Oksigen terlarut >5 mg/liter
  • Kadar ammoniak < 0,05 mg/liter
  • Keasaman air (pH) 7 – 8,5
  • Salinitas 0 – 5 ppt
  • Bebas dari pencemaran terutama pestisida.

Budidaya Lobster Air Tawar di Aquarium

Salah satu media yang dapat dilakukan dalam budidaya lobster air tawar adalah dengan media aquarium. Namun, aquarium ini biasanya digunakan bukan untuk budidaya lobster air tawar secara menyeluruh dari lahir sampai panen, namun hanya untuk proses tempat pemijahan, pengeraman, penetasan dan karantina.

Ukuran dari aquarium yang bagus untuk budidaya lobster dengan media yang satu ini adalah 80 X 40 x 40 cm atau 100 X 50 X 40 cm. Ini bisa kamu sesuaikan dengan ukuran dan jumlah indukan yang akan dilakukan proses pemijahan.

Budidaya Lobster Air Tawar di Kolam Terpal

Kolam terpal pada budidaya lobster air tawar ini digunakan sebagai media pembesaran lobster air tawar. Umumnya, ukuran kolam terpal yang bagus untuk budidaya lobster air tawar adalah 200 X 200 X 50 cm untuk burayak satu indukan.

Perlu diperhatikan, bahwa terpal ini bisa jadi mengandung zat-zat yang bisa mencemari air, apalagi terpal yang masih baru. Disarankan untuk memberikan disinfektan alami.

Dalam masa pembesaran lobster, sebaiknya kolam terpal diberikan pipa pralon sebagai tempat lobster bersembunyi dan juga batu bata roaster yang disusun rapi untuk meningkatkan padat tebar lobster.

Cara Pembibitan Lobster Air Tawar

Sebelum memulai proses pembibitan, ada baiknya kamu tahu terlebih dahulu perbedaan antara lobster jantan dan lobster betina.

Ciri-ciri lobster jantan:

  • Terdapat tonjolan di dasar tungkai kaki jalan ke 5 (perhitungan diawali dari kaki jalan di bawah mulut
  • Tangkai capit lebih besar 2-3 kali dari buku pertama
  • Warna merah capit jantan lebih luas dan menyala.
  • Ukuran kepala lebih besar dari badan
  • Warna tubuh lebih cerah (ciri sekunder).

Ciri-ciri indukan lobster betina :

  • Terdapat lubang bulat yang berlokasi di kaki ke 3.
  • Lebar tangkai capit 1,5 kali lebih lebar disbanding buku pertama.
  • Warna capit lebih hitam dengan merahnya hanya sedikit.
  • Ukuran badan lebih besar dibanding kepala.
  • Warna tubuh tidak secerah pejantan.

Memilih Indukan Lobster

Setelah mengehtahui perbedaan antar lobster jantan dan lobster betina, saatnya memilih indukan yang bagus dalam budidaya lobster air tawar.

Indukan lobster air tawar yang bisa menghasilkan lobster berkualitas adalah sebagai berikut:

  • Jangan pilih indukan inbreeding (sedarah), karena dapat mengakibatkan anakannya menjadi hermaphrodite atau berkelamin ganda.
  • Umur indukan >6 bulan (lebih tua lebih bagus).
  • Ukuran tubuh 20 – 25 Cm.
  • Penampilannya menawan dan lincah gerakannya.

Pemijahan Indukan

Pemijahan lobster air tawar sampai sekarang ini yang sangat baik adalah dibiarkan secara alami. Asalkan, kamu hanya menyediakan kondisi lingkungan yang bagus.

Seperti suhu rata-rata 27° C dan pengaturan cahaya yang seimbang (12 jam terang, 12 jam petang).

Ada beberapa tanda yang dikatakan pemijahan sudah terjadi dan sukses adalah dengan melipatnya ekor betina sehingga ekor mengenai kaki ke 5 dan badannya ada busa yang menempel.

Jangan kaget jika indukan lobster air tawar akan ada dalam posisi terbalik, seolah-olah mati, ini akan memang sering terjadi.

Nantinya indukan lobster akan normal kembali dan dngan posisi ekor yang tetap terlipat. Inilah proses pengeraman telur oleh indukan lobster air tawar betina.

Pengeraman Benih Lobster

Pada fase ini, jangan terlalu memberikan pakan yang berlebih kepada indukan lobster. Ini dikarenakan pada masa pengeraman, induk tidak banyak melakukan aktivitas, dan cenderung mengkonsumsi pakan yang sedikit ketimbang biasanya.

Setelah indukan bertelur, harap pisahkan dengan lobster jantan dan media pemijahan diberikan tempat berlindung, seperti pralon.

Penetasan Anakan Lobster

Jangan sekali-kali memmindahkan induk lobster betina saat masa pengeraman dan penetasan. Pemindahan indukan bisa dilakukan setelah telur berusia 7 hari. Pada masa pengeraman ini, indukan akan tetap melipatkan ekornya.

Proses terbentuknya juvenile atau masa post larva dari lobster adalah sebagai berikut:

  • Pekan pertama hingga minggu ke dua, telor berwarna oranye.
  • Pekan ke tiga, warna telor berubah menjadi lebih muda dan transparan di komponen tertentu serta muncul 2 titik hitam sebagai bakal mata juvenile.
  • Pekan ke empat, telor menetas dan juvenile muda terwujud. Perlu 2-3 hari supaya juvenile muda dapat terlepas dari abdomen indukannya.

Pemeliharaan Bibit Lobster Air Tawar

Jika juvenile sudah terlihat sering turun dan berada di sekitaran induknya, pada saat inilah proses perontokan dan pemeliharaan bibit lobster yang terpisah dari induknya dimulai. Proses pembesaran bibit lobster ini disebut dengan proses pendederan.

Pada proses pemisahan ini, kamu bisa memegang indukan lobster dengan kedua tangan, tangan satu di kepala dan satunya bagian ekor, angkat indukan lobster dan biarkan perontokan dilakukan secara alami oleh induknya yang nantinya akan mengibas-kibaskan ekornya.

Bibit lobster ini bisa kamu kasih pakan berupa cacing sutra, planktonis, artemia, tepung air, dan kutu air. Pakan diberikan selama 2 kali sehari dan jangan sampai pemberian pakan dilakukan secara berlebih, ini akan mengakibatkan juvenile mati karena kualitas air yang kotor. Juvenile bisa dilakukan pemindahan ke bak pendederan ketika berumur 14-20 hari.

Pendederan

Pada proses ini, kamu bisa membuat bak pendederan dengan ukuran 2 X 1 X 0,5 m. Bak pendederan ini bisa diisi bibit lobster sebanyak 1000 ekor. Berikan pakan pada bibit lobster berupa pellet udang. Pada saat memindahkan juvenile ke bak pendederan, sebaiknya dilakukan secara hati-hati.

Pembesaran Lobster Air Tawar

Pada saat inilah kamu bisa memilih media pembesaran mana yang akan kamu pilih, bisa menggunakan aquarium atau dengan menggunakan kolam terpal. Pastikan kualitas air dalam proses pembesaran lobster ini memiliki kualitas yang baik. Seperti:

  • Keasaman air pastikan diantara 7 – 8 pH.
  • Temperatur air berkisar 25° – 29°C.
  • Oksigen terlarut pastikan dengan takaran >4 ppm

Lakukan tebar benih dengan ukuran yang seragam (5 – 7 Cm). Kepadatan tebar adalah 5 – 10 ekor/M². Sebaiknya dijalankan pada pagi hari sebelum jam 9 dengan aklimatisasi ±15 – 30 menit.

Perawatan Lobster Air Tawar

Pada tahapan ini, pastikan lobster air tawar kamu kasih pakan yang bergizi dan juga suplemen yang bisa merangsang tumbuh kembang lobster air tawar yang baik.

Pastikan juga pada lingkungan budidaya lobster terhindar dari serangan hama penyakit dan lain-lain.

Pemberian pakan dilakukan rutin 2 kali sehari merupakan pagi dan petang hari. Volume pakan merupakan 3% dari bobot tubuhnya yang diberi pagi sebanyak 25% dan petang 75%.

Pakan bisa berupa pellet dan pakan fermentasi dari parutan ketela pohon + parutan jagung muda + sayuran dan SOC GDM dengan dosis 10 ml/Kg campuran pakan.

Pada pengendalian hama dan penyakit, sebaiknya dilakukan pembersihan saja pada media perawatan lobster air tawar.

Air sebisa mungkin dikuras setelah terjadi banyak pengendapan sisa kotoran dan makanan di dasar media budidaya lobster air tawar. Pastikan juga filter air dan aerator bekerja dengan baik.

Panen Lobster Air Tawar

Inilah hal yang paling ditunggu-tunggu dalam budidaya lobster air tawar, adalah proses panen. Lobster air tawar mulai dapat dipanen pada umur 6 – 8 bulan atau beratnya berkisar 100 gram ke atas. Semakin besar ukuran lobster maka bukan hal yang tidak mungkin harganya akan semakin mahal.

Budidaya Ikan Mas Lengkap Untuk Pemula, Dijamin Panen Besar

Budidaya Ikan Mas

Budidaya ikan mas juga bisa dijadikan sebagai peluang usaha sekaligus hobi yang bisa menghasilkan keuntungan yang besar. Dikarenakan komoditas ikan mas ini memiliki nilai jual dan permintaan yang cukup tinggi.

Ikan mas ini banyak diminati pasar dalam negeri hingga luar negeri loh. Yang mana sekitar 70 persen ikan mas ini di pasarn luar negeri dipasok oleh Negara China Dan Jepang.

Mengingat kedua negara ini memiliki iklim yang cenderung lebih dingin daripada Indonesia yang malah bukan habitatnya ikan mas ini.

Sedangkan di Indonesia ikan mas ini harusnya bisa lebih berkembangbiak dengan mudah dan melimpah sehingga bisa dijadikan bisnis yang menggiurkan.

Keunggulan Membudidayakan Ikan Mas

Ikan Omnivora

Ikan mas ini merupakan ikan pemakan segalanya yang membuatnya bisa tumbuh besar dengan berbagai makanan baik itu sayuran hingga diberikan pelet dari pabrik sekalipun.

Pangsa Pasar yang Besar

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa ikan mas ini memiliki komoditas yang besar baik pasar dalam negeri hingga pasar luar negeri. Biasanya ikan mas ini dijadikan ikan konsumsi untuk berbagai masakan khas Indonesia. Tidak sedikit juga orang yang memelihara ikan mas sebagai ikan hias yakni seperti jenis ikan mas koi, ikan mas koki, Kumpay, Fancy, dan sebagainya.

Mudah dibudidayakan

Ikan mas mudah di budidayakan karena ikan mas bisa berpijah sendiri tanpa bantuan manusia cocok buat kamu yang masih pemula yang tidak memiliki kemampuan khusus dalam hal mengembangbiakan ikan mas.

Daya tahan ikan mas ini juga baik dengan kemampuan adaptasi yang cukup tinggi sehingga bisa di budidayakan di berbagai jenis kolam.

Ukuran ikan mas juga terbilang sangat super besar yang mana bisa mencapai berat 25 kg dalam waktu yang cepat yang memerlukan waktu hanya 6-8 bulan.

Harga Jual yang Tinggi

Untuk harga jual ikan mas di pasaran saat ini bisa mencapai Rp.35.000  yang mana jenis ikan ini cukup premium dimata masyarakat. Selain konsumsi adapun jenis ikan hias mas yang juga memiliki permintaan pasar yang cukup tinggi.

Jenis ikan mas hias juga memiliki banyak macamnya Ikan Koi, Ikan Mas Koki, yang harganya bisa mencapai puluhan juta perekornya.

Hal ini bisa dikarenakan bentuk tubuh, warna, hingga cara berenang ikan yang elegan. Dan juga ikan mas hias sering dijadikan ikan kontes yang jika menang bisa membuat ikan mas hias ini memiliki harga selangit.

Penghilang stress

Budidaya ikan mas baik ikan hias atau konsumsi dapat dijadikan sarana pelepas stress buat kamu yang lelah sehabis bekerja seharian dengan melihat ikan berenang dan gemercik air yang membuat hati dan pikiran tenang.

Budidaya Ikan Mas Di Kolam Terpal

Adapun teknik budidaya ikan mas menggunakan kolam terpal yang cocok untuk kamu yang tidak memiliki lahan yang luas baik itu di sekitaran rumah atau pekarangan rumah.

Tidak sedikit orang yang membudidayakan ikan mas ini di halaman depan atau belakang rumahnya dengan menggunakan kolam terpal ini karena mudah dibuat dan juga mudah dalam perawatannya.

Budidaya Ikan Mas Di Kolam Beton

Ikan mas juga bisa di pelihara di dalam kolam beton, yang mana keunggulan dari kolam beton ini adalah lebih tahan dan awet untuk jangka waktu yang lama. Sama seperti kolam terpal yang memiliki sistem penyaringan air yang lebih terstruktur.

Budidaya Ikan Mas Koki

Ikan mas koki termasuk jenis ikan mas hias yang juga memiliki nilai jual yang tinggi. Ikan ini memiliki bentuk bulat dengan siripnya yang lebar, dan warnanya yang beranekaragam membuat ikan ini terlihat cantik untuk dipelihara di dalam rumah.

Peluang bisnis untuk ikan hias ini memang cukup besar baik untuk pasar domestik dan juga pasar luar negeri.

Budidaya Ikan Mas Koi

Ikan koi juga termasuk jenis ikan mas yang memiliki nama lain Cyprinus caprio. Ikan ini hasil dari perkawinan silang dari bermacam ikan mas. Ikan koi ini sangat populer di negeri Jepang, masuk Indonesia sekitar tahun 1960-an.

Presiden pertama Indonesia Soekarno saat itu diberikan hadiah bermacam ikan koi oleh pemimpin China. Kemudian beliau memberikan ikan koi ini ke pembudidaya ikan di Batu, Jawa Timur, untuk dikembangbiakan.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Mas

Tidak jarang banyak pemula yang masih takut bisnis ternak ikan mas ini dikarenakan takut gagal hingga tidak mau repot. Ya kalau mau bisnis harus berusaha sih tetapi ikan mas ini tidak terlalu sulit untuk di budidayakan.

Berikut langkah-langkah budidaya ikan mas yang bisa kamu ikuti:

Mencari Benih yang Baik

Pemilihan benih merupakan hal yang paling mutlak dalam bisnis ikan mas ini yakni kualitas dan juga kuantitas haruslah terpenuhi.

Sebaiknya kamu memilh calon indukan ikan mas yang berukuran 100-200 gram.

Calon indukan jantan dan betina memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Usia indukan betina tidak kurang berasal dari 1,5-2 tahun dengan berat sedikitnya 2 kg per ekor. Untuk indukan jantan dengan usia tidak kurang dari 8 bulan dengan berat sedikitnya 0,5 kg per ekor.
  • Untuk bentuk badan mulus, tidak cacat, siripnya juga tidak ada yang rusak. Ikan mas yang berkualitas yakni memiliki kepala yang lebih kecil dari badannya. Insangnya bersih terbebas dari bintik putih. Kedua matanya terlihat jernih, sisik di kedua sisinya juga simetris dengan warna yang cerah dan tidak kusam. Sisik tersusun rapi dan juga besar. Memiliki ekor panjang yang besar dan kuat.
  • Calon indukan mesti berasal berasal dari keturunan yang berbeda, baik jantan maupun betina. Supaya tidak berlangsung inbreeding yang turunkan mutu benih ikan.

Memelihara Benih

Dalam pemeliharaan indukan jantan dan betina dilakukan secara terpisah di kolam yang berbeda. Air dalam kolam sebaiknya di isi dengan ketinggian sekitar 60-80 cm. sumber pengairan juga bisa di buat secara pararel tiap kolamnya.

Kamu juga bisa menyusun pengairan secara seri namun sebaiknya kolam indukan jantan diletakan setelah indukan betina. Hal ini mencegah agar jantan tidak mengawini betina secara tidak sengaja yang mana sperma jantan bisa mengalir ke kolam betina.

Untuk pakan haruslah sehat dan bergizi bisa diberikan pelet dengan kandungan protein 30-35%. Makanan tambahan lain bisa diberikan seperti menis dan dedak jagung.

Ohh iya jangan berikan makanan yang berlemak tinggi. Jumlah pakan yang dibutuhkan oleh indukan ikan mas sekitar 2-4% dari berat tubuhnya perhari. Pemberian pakan bisa dilakukan sehari dua kali di sore dan pagi hari.

Pemijahan

Dalam budidaya ikan mas ini proses pemijahan bisa dilakukan 2 tipe yakni pemijahan alami dan pemijahan buatan.

Pada pemijahan alami ini yakni pembuahan sperma dari jantan dilakukan sendiri oleh indukan. Sedangkan dalam pemijahan buatan yakni dengan cara penyuntikan hipofisa, penyuntikan hormon dan pembuahan in vitro.

Dalam proses pembenihan dengan jumlah yang cukup dan berkesinambungan harus melalui pembenihan yang terkontrol yakni menggunakan metode pemijahan secara buatan (induced breeding) yang diikuti dengan pembuahan buatan (artificial fertilization).

Untuk pemijahan alami bisa dilakukan untuk tujuan pemijahan biasa yang mana ikan mas ini juga mudah sekali dipijahkan.

Ciri-ciri betina ikan mas yang siap di pijah:

  • Memiliki gerakan yang lamban.
  • Melompat terus di kala malam hari.
  • Memiliki perut yang buncit dan besar kearah belakang.
  • Lubang kelaminnya menonjol dan berwarna kemerahan.

 Ciri-ciri jantan ikan mas yang siap dipijah:

  • Lebih lincah ketimbang betina.
  • Jika lubang kelamin ditekan maka akan keluar cairan berwarna putih.

Melakukan Pendederan

Proses selanjutnya yakni pendedearan yang merupakan tahapan penumbuhan benih. Benih yang digunakan dalam usaha budidaya ikan mas biasanya memiliki ukuran 10-12 cm atau berbobot sekitar 80-100 gram per ekor.

Ukuran benih sebesar ini diinginkan sudah lumayan kuat untuk dibesarkan. Sehingga risiko kegagalan dapat ditekan. Lama pembesaran ikan mas berkisar 2-3 bulan.

Pemilihan teknik juga bisa dipilih sesuai kebutuhan kamu seperti misalnya metode air deras, air tenang atau tumpang sari. Untuk media pendederan ini bisa berupa kolam tanah, kolam tembok, kolam terpal, sawah, keramba dan jaring apung.

Penanganan Hama dan Penyakit

Nah proses ini juga penting dilakukan karena proses penanganan hama dan penyakit ini menentukan kualitas ikan mas yang Anda panen juga.

Hama dan penyakit ini bisa menurunkan tingkat produktivitas si ikan mas sehingga bisa saja kamu gagal panen karena banyak ikan mas yang mati.

Untuk hama yang biasnya berupa jenis organisme yang bisa memangsa, mengganggu dan menyaingi ikan. Ukuran hama juga bisa lebih besar atau lebih kecil dari ikan mas sendiri.

Lalu untuk penyakit ikan mas ini bisa di sebabkan oleh gejala fisiologi pada ikan yang mana membuat ikan mas bisa berhenti tumbuh atau malah dapat mati. Gejala penyakit ini bisa di sebabkan juga oleh parasit atau kondisi lingkungan yang buruk.

Maka dari itu pembasmian hama dan penyakit yang tepat dan cepat perlu dilakukan agar ikan bisa tumbuh dengan baik dan memiliki kualitas yang baik. Untuk penanganan yang tepat maka kamu perlu mengenali jenis hama dan penyakit pada ikan.

Proses Panen yang Tepat di Waktu yang Tepat

Proses budidaya ikan mas yang terakhir adalah proses pemanenan ikan yang dilakukan dengan tepat. Biasanya ikan mas ini dipanen jika sudah memiliki bobot 300-400 gram per ekor.

Walaupun begitu bobot ikan dibawah itu juga bisa dipanen namun untuk yang lebih dari itu tidak bisa dipanen karena terlalu besar.

Porsi makanan untuk ikan sudah tidak sebanding lagi dengan pertumbuhan dan harga jual ikan. Waktu yang dibutuhkan untuk membudidayakan ikan mas mulai dari ukuran 100 gram per ekor, sampai ukuran siap konsumsi 300-400 gram ekor berkisar 2-3 bulan. Biasanya kurun waktu tersebut bobot ikan akan tumbuh 3-4 kali lipat.

Budidaya Ikan Mas Tidaklah Sulit

Bagaimana budidaya ikan mas tidaklah sulit kan? Memang ada saja yang namanya masalah dan juga hambatan yang harus kamu alami namun itulah yang namanya bisnis tidak selalu lancar.

Namun jika kamu bisa tekut menjalaninya maka semua akan bisa kamu lalui. Intinya adalah selalu belajar dan bertanya kepada yang ahli jika kamu merasa ragu atau meminta tips agar bisa meningkatkan bisnis kamu sendiri. Semoga sukses!

Sukses Dengan Budidaya Ikan Gabus Gak Pake Ribet, Cuma Butuh Ini

Budidaya Ikan Gabus

Budidaya ikan gabus merupakan suatu bisnis yang yang cukup menggiurkan bagi Kamu yang suka ternak ikan. Memang bahwa ikan gabus ini tidak sepopuler dengan ikan tawar lainnya seperti misalnya ternak ikan bandeng, ikan lele, ikan gurame, ataupun ikan nila.

Tapi jika kita selidiki bahwa ikan gabus ini justri menghasilkan omset yang cukup tinggi loh. Dan juga daging ikan gabus yang lezat ini juga memiliki kandungan gizi yang tinggi pula.

Ada sebuah berita yang mungkin bisa menjadi inovasi kamu yang ingin memulai usaha ini, ada seorang petani ikan gabus bernama Ahmad Zain Wakhid, warga Desa Pasar Sore, Kecamatan Maduran, lamongan ini sukses meniti karirnya di ternak ikan gabus ini.

Beliau berusia 50 tahun ini membuat pembatas tembok di aeral rumahnya dengan tinggi 4 meter dan air setinggi 2 meter cara ini agar ikan tidak melompat keluar kolam.

Hal ini membuatnya sukses membudidaya ikan gabus yang mana setiap hari harga jual dari ikan gabus yang siap konsumsi semakin tinggi, hingga mencapai Rp 85 ribu per kg.

Ya ikan gabus ini mengandung asam amino esensial dan non-esensial yang juga dibutuhkan oleh tubuh manusia. Selain itu ikan gabus ini juga dapat membantu dalam penyembuhan luka bakar, infeksi paru-paru, hepatitis, hingga memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh yang sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil, bayi, dan anak-anak.

Memang di Indonesia budidaya ikan gabus ini belum terlalu populer atau malah jarang ditemukan. Maka dari itu hal ini bisa menjadi peluang bisnis baru buat kamu yang ingin mencobanya. Ada 3 jenis ikan gabus yang sangat direkomendasikan buat kamu yakni:

  • Great Snackhead (panjang hingga 1 meter)
  • Forest Snackhead (panjang hingga 40 Cm)
  • Channa Gacua ( jenis ini adalah jenis ikan gabus yang paling kecil, mirip ular, licin dan juga lincah macam lele.)

Budidaya Ikan Gabus Di Kolam Terpal

Dalam  budidaya ikan gabus di dalam kolam terpal merupakan salah satu cara yang populer loh, hal ini dikarenakan kolam terpal cocok untuk lahan yang sempit juga lebih murah ketimbang membuat kolam semen.

hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan lokasi yang strategis, yang harus kamu lakukan pengecekan agar hasilnya maksimal.

Sekali panen kamu bisa panen hingga ratusan hingga ribuan ekor dalam satu kolam terpal, untuk mencapai hasil itu pastikan beberapa hal yang perlu kamu perhatikan seperti :

  • Pertama, membersihkan lahan lebih dulu dan usahakan lahan yang dipakai untuk budidaya ikan gabus menggunakan kolam terpal ini jauh dari pemukiman warga.
  • Untuk medianya siapkan kolam yang terbuat dari terpal dengan ukuran lebar 2 m dan panjang 5 m dan diamkan selama seminggu sebelum memasukan bibit ikan gabus.
  • Setelah pendiaman tersebut kolam di isi air kurang lebih bisa 3 sampai 5 hari supaya muncul mikroorganisme serta lumut dan cacing sebagai pakan alami bermunculan.
  • Semasa kolam di isi dengan air sekitar 60 – 100 cm biarkan hingga mengendap dan menjadi agak keruh hal ini penting agar menciptakan habitat asli dari si ikan gabus.

Budidaya Ikan Gabus Dalam Drum

Selain dalam kolam terpal, budidaya ikan gabus dapat juga dilakukan dalam sebuah drum atau tong plastik bekas. Pilihlah drum yang berdiameter sekitar 60 cm dengan tinggi 90 cm.

Drum dengan bahan plastik juga bisa dipakai karena lebih praktis juga tahan lama. Model drum ini digunakan dengan posisi merebah memanjang sejajar dengan tanah.

  • Potong drum menjadi berbentuk persegi panjang bisa gunakan gerinda listrik agar mudah pengerjaannya.
  • Buatlah saluran pembuangan di dasar drup, siapkan Pipa PVC ukuran 3/4, sock drat, dan keni. Hal ini bertujuan agar air tidak meluap apabila turun hujan. Di ujung saluran dihubungkan dengan sebuah keni dan satu pipa vertikal setinggi permukaan air kolam.
  • Tutuplah lubang pembuangan yang terdapat dalam drum agar benih ikan gabus tidak masuk kedalamnya. Pipa kabel yang dilubangi dapat dijadikan sebagai penutup saluran pembuangan tersebut dari dalam.
  • Bersihkan drum terlebih dahulu agar bahan-bahan kimia berbahaya dapat dihilangkan.
  • Letakan drum di tempat yang terdapat sinar matahari yang cukup, dibagian bawah drum bisa diganjal dengan susunan batu-bata, kayu atau batako.

Budidaya Ikan Gabus Toman

Dalam budidaya ikan gabus ini kamu harus ekstra sabar menunggu masa panen yang cukup lama yakni sekitar 6-7 bulan. Tapi jika kamu tekun dan konsisten maka bisnis ini dapat meraup untung yang lebih besar ketimbang ikan tawar lainnya.

Untuk harga ikan gabus ini bisa di banderol Rp. 30.000 – Rp. 40.000 yang jauh lebih mahal ketimbang ikan air tawar lainnya seperti misalnya ikan nila. Kalau kamu ingin kaya maka bersabarlah dalam memelihara ikan gabus ini.

Langkah-Langkah Budidaya Ikan Gabus

Pemilihan Tempat

Sebenarnya dalam bisnis budidaya ikan gabus ini tidak berbeda dengan budidaya ikan lainnya yakni pemilihan lokasi yang tepat. Beberapa tempat atau media wadah ikan gabus ini bisa kamu pilih dari media drum, kolam tanah, kolam terpal, ataupun kolam beton.

Kenali lebih dalam berbagai jenis kolam yang bisa kamu pilih dibawah ini.

  1. Kolam Terpal
  • Cocok buat lokasi yang sulit mendapatkan air.
  • Suhu mudah dijaga.
  • Tidak mudah berbau.
  • Memanen ikan jauh lebih mudah.
  • Jarang adanya penyakit dan hama ikan.
  1. Kolam Beton
  • Air pada kolam tidak mudah kotor karena tidak bersentuhan dengan tanah.
  • Struktur kolam lebih kuat dan awet.
  • Tidak memerlukan perawatan khusus dan tahan lama
  • Mudah dibersihkan pada saat masa panen
  • Ikan tidak bau lumpur atau bau tanah
  1. Kolam Tanah
  • Ikan gabus bisa mendapatkan makanan alami mereka seperti dihabitat aslinya sehingga mudah sekali tumbuh dan sehat.
  • Jika kolam sebelumnya diproses pemupukan terlebih dahulu sebelum diolah maka perairan dalam kolam bsia lebih subur.
  • Penggantian air yang bersumber dari air sungai maka akan lebih mudah masuk makanan alami si ikan gabus ke kolam yang membuatnya lebih sehat.

Pemilihan Indukan Ikan Gabus

Sebelum melakukan budidaya ikan gabus ini alangkah baiknya kamu memilih indukan yang berkualitas. Ada beberapa perbedaan indukan jantan dan betina yang bisa kamu lihat dibawah ini.

  • Untuk bentuk kepala pada jantan memiliki kepala oval, sedangkan betina memiliki kepala bulat.
  • Untuk warna pada ikan gabus jantan lebih gelap sedangkan betina lebih kontras dan terang.
  • Jika kamu menekan lubang genital ikan gabus jantan biasanya berwarna merah dan mengeluarkan cairan bening, sedangkan betina akan mengeluarkan telur jika ditekan, lembek dan cenderung lebih besar daripada perut ikan gabus jantan.

Memilih Pemijahan dan Proses Penetasan Telur

Pemijahan merupakan proses dimana terjadinya pelepasan telur dan sperma pada indukan ikan gabus yang nantinya akan menghasilkan pembuahan.

Tetapi proses ini baru dilakukan apabila indukan sudah cocok satu sama lain.

Dalam pencocokan atau penjodohan indukan gabus ini bisa dilakukan dengan cara mencampurnya pada satu kolam yang sama selama 3 atau 4 hari indukan bisa sekitar 20 sampai 30 indukan.

Pada saat proses pemijahan usahakan memiliki air yang mengalir. Kamu bisa menggunakan tanaman air kedalam kolam pemijahan agar dapat membuat indukan lebih nyaman, sekali proses pemijahan indukan betina bisa menghasilkan hingga 11.000 butir telur.

Telur-telur tersebut biasanya dapat menetas dalam waktu kurang dari sehari. Maka usahakan mengatur suhu kolam sekitar 28 derajat Celsius.

Untuk anakan ikan gabus ini tidak perlu Anda berikan makan karena sudah memiliki cadangan makanan hingga 2 hari kedepan.

Perawatan Larva Ikan Gabus

Lalu proses selanjutnya dalam budidaya ikan gabus adalam melakukan perawatan larva ikan gabus. Berikut ini beberapa langkah yang harus kamu persiapkan yakni:

  • Perawatan pada ikan usia 2 hari

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa larva ikan gabus yang baru saja menetas ini memiliki cadangan makanan hingga 2 hari kedepan.

Setelah itu kamu harus memberikan makanan ke anakan ikan gabus ini dengan artemia sebanyak 3 kali sehari agar larva-larva tersebut bisa tumbuh lebih cepat.

  • Perawatan pada ikan usia 5 hari

Ketika ikan sudah berumur 5 hari maka kamu harus memberikan makan 3 kali sehari dan jika perlu kamu bisa memberikan makanan tambahan seperti Daphina.

Penebaran Benih

Penebaran benih ikan gabus ini bisa dilakukan pada usia anakan yang sudah menginjak 2 minggu. Nah biasanya penebaran benih ini dapat dilakukan pada saat larva atau benih belum diberi makan yakni pada saat pagi hari.

Setelah kurang lebih 2 hari setelah ditebar barulah kamu memberikan pakan ikan pada umumnya seperti pellet atau makanan buatan pabrik lainnya.

Cara Pemberian Pangan Rutin

Selain memberikan makan pellet, ikan gabus juga bisa kamu berikan jenis makanan lainnya seperti anakan rayap, ikan teri, ataupun sisa-sisa daging.

Kamu rebus bahan-bahan itu kemudian giling seluruhnya hingga menyatu dan kemudian di jemur dibawah terik sinar matahari.

Oia perlu kamu ketahui bahwa ikan gabus ini sifatnya kanibal sehingga kamu harus tetap mengawasinya secara berkala terutama pada saat memberikan makanan.

Karena dengan kamu memberi makan tidak menutup kemungkinan ikan gabusnya bisa saling memangsa yang tentunya akan merugikan kamu juga.

Proses Panen

Salah satu hal yang membuat budidaya ikan gabus ini berbeda dari budidaya ikan lainnya yakni dalam melihat peluang kebutuhan pasar. Bahkan kamu juga bisa memanen ikan gabus secara bertahap setiap kolamnya.

Ikan gabus ini merupakan salah satu jenis ikan yang tahan banting hehe maksudnya memiliki tubuh yang kuat dan daya tahan yang tinggi.

Memiliki manfaat yang beraneka ragam manfaat membuat jenis ikan gabus ini banyak di cari di pasaran. Maka budidaya ikan gabus memang layak di jadikan peluang bisnis yang bisa buat kamu sukses.

Namun jangan lupa kamu juga harus melakukan penyortiran ikan setidaknya sebulan sekali, caranya pisahkan ikan gabus di kolam yang berbeda-beda sesuai dengan ukuran ikan sehingga dapat mencegah ikan gabus yang besar memangsa ikan gabus yang kecil.

***

Demikianlah beberapa ulasan tentang membudidaya ternak ikan gabus ini semoga bermanfaat bagi kamu yang ingin merintisnya dari awal dan selalu tekun dalam melakukan rutinitas baru kamu ya, semoga sukses.