Category Archives: Peternakan

Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Efektif Bagi Pemula, Hasil Istimewa

Budidaya Ayam

Membudidayakan ayam merupakan sebuah bisnis yang memang mudah untuk dibayangkan. Namun begitu bisnis beternak ayam ini tidak lah mudah loh. Ya memang banyak orang yang selama ini memelihara ayam dengan cara yang tradisional.

Teknik memelihara ayam tradisional sudah tidak menguntungkan lagi, sehingga banyak orang yang lebih kepada iseng dalam budidaya ayam ini.

Banyak orang yang mungkin ingin memelihara ayam namun mengeluhkan kendala seperti misalnya pakan yang mahal, lahan atau kandang yang terbatas dan juga tidak adanya informasi tentang budidaya yang baik dan benar.

Hal ini banyak dikeluhkan oleh orang yang ingin memelihara ayam kampung sebagai usaha mereka. Memang perlu juga di ketahui bahwa ayam kampung betina dalam setahun akan menetaskan telur minimal lima kali.

Hal ini jika di kira-kira induk ayam sekali bertelur menetaskan ada 10 ekor anak ayam, maka satu tahun kamu bisa memiliki minimal 50 ekor anak ayam.

Jika kamu ingin memelihara ayam kampung alangkah baiknya sebagai pemula kamu bisa membeli anak ayam kampung yang baru menetas dan kamu besarkan sendiri atau biasa di sebut dengan DOC.

Cara ini mungkin lebih efektif ketimbang kamu memelihara indukan ayam kampung, karena harus menunggu indukan bertelur dan menetas.

Budidaya Ayam Petelur

Budidaya ayam petelur juga menjadi salah satu ide bisnis yang cukup menggiurkan selain memelihara ayam kampung. Selain fokus dijadikan bisnis memelihara ayam petelur juga dijadikan hobi oleh orang-orang.

Budidaya Ayam Joper

Ayam joper adalah singkatan dari Ayam Jawa Super. Ya bukan ayam super ya hehe, ayam joper ini merupakan hasil dari kawin silang antara ayam kampung dan betina ayam petelur.

Maka dari itu dinamakan ayam joper, ayam kampung super, ayam kamper dan berbagai macam nama lainnya. Beternak ayam joper ini juga tengah menjadi salah satu bisnis yang lagi diributkan oleh banyak orang.

Karena ayam joper memiliki pertumbuhan yang cepat dari pada ayam kampung biasa jadi masa panennya pun lebih cepat. Selain itu harga jual ayam Joper di pasaran cenderung tinggi dan stabil sehingga bisa memberikan keuntungan yang lebih.

Ya karena ayam joper ini kawin silang antara ayam kampung dan ayam lokal maka ayam ini juga punya kemampuan dari 2 jenis ayam tersebut yakni pertumbuhan yang cepat dan daging yang lebih gemuk.

Kemudian dari sisi gen ayam kampungnya memiliki rasa yang enak dan daya tahan tubuh tinggi dari berbagai macam penyakit unggas. Makanya tidak heran jika ayam joper ini harganya mahal.

Budidaya Ayam Potong/Broiler/Pedaging

Peluang bisnis memelihara ayam broiler di Indonesia memang tetap tinggi dari dahulu. Ya keunggulan dari ayam broiler ini yakni tingginya permintaan pasar. Salah satu sumber protein hewani menjadikan ayam pedagin ini lebih dipilih ketimbang jenis ayam lainnya.

Selain mudah didapatkan ayam broiler juga harganya terjangkau sehingga permintaan pasar tergolong tinggi dan juga stabil. Menjadi salah satu bahan konsumsi dengan permintaan yang tinggi maka ayam broiler juga dibutuhkan dalam skala besar.

Mulai dari bibit hingga dewasa ayam ini selalu di beli dengan skala besar. Didukung dengan banyaknya jenis masakan yang menggunakan ayam broiler ini membuatnya semakin banyak dicari dimasyarakat.

Selain permintaan yang tinggi, ayam broiler ini juga cepat sekali tumbuhnya. Dalam hanya 4-5 minggu saja ayam broiler sudah mencapai 2 kg dan siap dipanen.

Ayam broiler merupakan ayam yang cocok untuk di budidaya di Indonesia loh, karena ayam ini sensitif terhadap suhu dan kelembaban.

Yang membuat ayam ini sangat suka sekali di iklim tropis seperti di Indonesia. Keunggulan lain dari ayam pedaging yakni mudah sekali untuk dibudidayakan.

Budidaya Ayam Bangkok

Selain ayam kampung, ayam petelur, ayam joper, ada juga jenis ayam bangkok yang sering di budidayakan di Indonesia.

Dalam memelihara ayam bangkok kamu harus memiliki teknis yang benar dan tepat. Mengapa sih kok memilih ayam bangkok gak ayam lainnya yang mudah untuk di pelihara?

Karena ayam bangkok ini populer sebagai ayam koleksi, dengan karakteristik tubuhnya yang kekar dan perkasa ayam ini banyak dikolekasi oleh penghobi ayam. Ada juga orang yang membuat ayam bangkok ini sebagai ayam petarung.

Budidaya Ayam Kalkun

Ayam kalkun, ya kalkun ini juga termasuk jenis hewan unggas yang mirip dengan ayam namun memiliki tubuh yang besar, yang mana sayapnya saja bisa direntangkan hingga 1,5-1,8 meter.

Kalkun juga memiliki banyak jenis yang mana kalkun ini sering diternak sebagai kalkun pedaging atau jenis kalkun bronze.

Karena tidak banyak orang yang membudidayakannya maka budidaya ayam kalkun ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Selain dagingnya yang lezat, ayam kalkun juga memiliki kandungan gizi yang menyehatkan jantung, meningkatkan kecerdasan otak bagi anak, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mampu mengurangi kadar kolestrol.

Hal ini yang mungkin akan mendorong bisnis ayam kalkun lebih baik lagi dimasa depan.

Budidaya Ayam Kampung

Kembali lagi tentang ternak ayam kampung karena memang artikel ini fokus di jenis ayam kampung hehe. Jika kamu ingin sukses dalam budidaya ayam kampung, kamu harus mengetahui teknik, proses, dan juga pemasarannya.

Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui seperti  pengadaan bibit (anak ayam), sistem perkandangan dan perawatan ayam.

Dalam hal pemasaran juga harus dipertimbangkan karena sistem pemasaran dan bentuk akhir ayam kampung yang akan dipasarkan.

Langkah-Langkah Budidaya Ayam Kampung

Dibawah ini adalah beberapa langkah-langkah budidaya ayam kampung yang harus kamu lakukan:

Pengadaan Bibit atau Anak Ayam

Agar lebih efektif dalam ternak ayam kampung kamu bisa beli langsung ayam DOC atau Day Old Chicken yang artinya ayam yang baru menetas.

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa beli ayam yang baru menetas lebih efektif karena tidak harus menunggu indukan kamu bertelur, mengeram hingga menetas.

Sebelum beli DOC kamu juga perlu mempertimbangkan jumlahnya karena semakin banyak kamu beli ayam DOC maka semakin banyak pakan yang harus kamu beli. Selain pakan juga luas lahan atau kandang juga akan lebih luas ketika kamu beli banyak ayam DOC.

Dari sekian banyak keunggulan dari ayam kampung tentu ada juga kekurangnya yang perlu kamu pertimbangkan seperti misalnya cara menetaskan telur indukan akan sangat merepotkan dan memerlukan mesin penetas telur.

Selain itu kamu juga perlu memilih bibit ayam kampung yang akan kamu pelihara. Dalam memilih jenis ayam kampung seperti ayam kampung biasa atau juga ayam kampung joper.

Seperti yang dibahas sebelumnya di sub judul ayam joper, bahwa ayam joper ini memiliki kualitas yang baik karena lebih superior ketimbang ayam kampung biasa namun harganya juga tentu lebih mahal.

Pemilihan Jenis Kandang Ayam

Sebelum memulai memelihara ayam kampung kamu harus memperhatikan beberapa hal yakni pemilihan kandang. Ya kamu harus menyiapkan kandang untuk menampung ayam yang akan kamu budidaya nantinya.

Ada 3 jenis kandang ayam yang bisa kamu pilih yakni:

  1. Sistem Ren

Model kandang ini lumayan efisien untuk merawat ayam kampung. Kandang ini miliki 2 bagian, yakni tempat untuk pengumbaran dan tempat untuk berteduh. Biasanya luas tempat pengumbaran yakni 2/3 dari luas kandang ayam dan sisanya untuk tempat berteduh.

  1. Kandang Postal

Selain kandang sistem ren yang sesuai untuk memelihara ayam kampung, sistem kandang lainnya yakni kandang postal. Kandang postal umumnya digunakan untuk ayam potong atau pedaging.

Ada sebagian peternak ayam kampung menggunakan kandang postal ini, hal ini dikarenakan lebih memilih usaha ternak ayam potong atau pedaging. Untuk kandang postal sendiri ada 2 jenis yakni postal panggung dan postal litter.

Untuk postal litter atau kandang ayam yang beralaskan tanah liat yang berlapis kapur dan sekam. Fungsi dari kandang postal litter ini adalah untuk menyerap kotoran ayam agar lantai tidak mudah basah. Sedangkan fungsi kapur yakni untuk agar tidak terdapat penyakit yang ditimbulkan dari kotoran ayam itu sendiri.

Sedangkan kandang postal panggung, yaitu kandang ayam yang dibikin bersama dengan style panggung berketinggian lebih kurang 2 meter dari atas tanah. Kandang postal panggung ini dibikin bersama sehingga kotoran ayam langsung jatuh ke tanah jadi ayam yang ada di dalam kandang tidak terkontaminasi kotorannya sendiri.

  1. Kandang Baterai

Ada juga jenis kandang baterai, kandang ini memiliki tingkatan lantai dari 3-4 lantai. Didalamnya terdapat sekat-sekat yang berisi satu ayam saja setiap sekatnya. Yang mana kandang ini biasanya dibuat miring kedepan yang ditujukan untuk ayam petelur.

Lantai miring kedepan ini bertujuan agar telur menggelinding kedepan sehingga tidak terinjak oleh induk ayam. Lantai kandang ini juga terbuat dari bambu yang terdapat sela-sela sehingga kotoran akan langsung jatuh kebawah.

Perawatan dan Pembesaran

Budidaya ayam kampung sebenarnya juga sama dengan memelihara ayam broiler atau pejantan. Bagi kamu yang masih noob hehe alias pemula harus menyiapkan jenis pakan yang berkualitas.

Bisa juga siapkan obat-obatan alami atau obat pabrik supaya ayam tidak mudah terserang penyakit.

Kalau soal modal kamu juga perlu mempertimbangkannya dengan cara membeli pakan yang alami seperti dedak atau hu’ut, daun pepaya atau daun lamtoro yang bisa kamu temukan di lingkungan sekitar.

Pakan alami juga membuat ayam cepat tumbuh besar dan juga sehat loh makanya cocok untuk kamu yang ingin menekan biaya pakan.

Selain memberikan pakan alami kamu juga perlu mengkombinasikan pakan dari pabrik juga dan juga sayuran sebagai campurannya. Untuk pakan campuran ini bisa kamu berikan ke ayam yang sudah berusia 2-3 bulan ke atas.

Sedangkan ayam yang baru berusia 1 -21 hari sebaiknya diberikan pakan murni dari pabrikan supaya gizinya tercukupi dan cepat tumbuh.

Membersihkan kandang memang sangat penting untuk mencegah ayam terkena penyakit dan juga menyediakan obat-obatan bila perlu.

Pemasaran

At last but not least, yaelah sok inggris hehe, yang terakhir adalah proses pemasarannya yang mana ayam kampung ini biasanya di jual ke pasar tradisional langsung atau menjualnya ke pedagang keliling yang biasa membeli ayam kampung.

Ya cara itu kuranglah menguntungkan karena pasti harganya sangat minim. Maka lebih baik kamu menjualnya langsung ke pelanggan yang memiliki usaha rumah makan dan masyarakat yang memang sedang mencari pasokan daging ayam kampung untuk usahanya.

Ya memang tidak ada hal yang mudah dan instan jika soal usaha budidaya ayam kampung. Kamu harus bersabar dalam menjalin kemitraan dengan calon pelanggan.

Untuk soal harga jangan terlalu dibuat mahal atau terlalu murah, buat saja harga normal yang penting kualitas ayam kamu yang harus berkualitas.

***

Itulah beberapa cara budidaya ayam kampung yang bisa kamu praktekan sendiri, semoga bisa menjadi motivasi sekaligus referensi buat kamu yang masih pemula, selamat bekerja dan semoga sukses!.

Sukses Dengan Budidaya Maggot, Banyak Yang Gak Tau Bisnis Ini

budidaya maggot

Maggot adalah lava dari lalat hitam atau Black Soldier Fly (BSF) memiliki sangat banyak manfaat khususnya dalam bidang peternakan dan juga pertanian.

Hasil olahan sampah rumah tangga bisa dijadikan sebagai kompos dan larvanya dapat dipanen dan dijadikan sebagai pakan ternak atau ikan.

Tentunya hal ini membuat maggot BFS sedang banyak dicari untuk dibudidayakan, walaupun memang cenderung jijik saat budidayanya.

Namun dibalik itu semua, potensi sukses dalam budidaya maggot sangatlah tinggi dengan hasil yang menggiurkan. Banyak sekali yang mencari maggot ini sebagai pakan ternak ayam.

Siapa yang tidak tahu ayam, komoditas utama dalam perdagangan yang ada di Indonesia dan banyak yang membudidayakannya, tentunya menginginkan ayamnya tumbuh kembang dengan sehat. Inilah fungsi maggot sebagai asupan gizi dan vitamin yang baik bagi ayam.

Sebagai informasi tambahan, maggot BSF adalah salah satu variasi lalat yang mirip seperti tawon yang berwarna hitam. Panjang maggot BSF sekitar 15-20 mili meter.

Maggot BSF ini hakekatnya merupakan fase larva dari siklus hidup BSF. Metamorfosa maggot BSF ini adalah dari telur, larva, prepupa, pupa dan BSF. Untuk siklus hidup BSF betul-betul singkat adalah 40- 44 hari saja.

Fase larva yaitu fase sebagai belatung atau maggot bsf. Umumnya maggot tumbuh di bahan organik yang sudah membusuk misalnya seperti buah, sayur, bangkai dan lain sebagainya. Dalam keadaan utuh maggot memiliki kadar protein yang cukup tinggi sekitar 40%.

Budidaya Maggot BSF

Maggot BSF memiliki berbagai manfaat yang bisa didapatkan selain untuk dibudidayakan dan pada akhirnya dipanen dan dijual.

  • Maggot BSF Mengurai Sampah Organik

Seperti yang kamu ketahui, sekarang ini permasalahan negara kita salah satunya adalah penumpukan sampah. Maggot BSF ini memiliki peranana penting dalam menekan jumlah limbah organik.

Bayangkan saja, 15 ribu larva BSF dapat menghabiskan sekitar 2 kilogram makanan dan limbah organik hanya dalam waktu 24 jam saja.

Dengan kemampuannya itu juga, hasil penguraian sampah organik bisa dijadikan pupuk yang bisa membantu dalam bidang perkebunan.

Untuk itulah mengapa budidaya maggot ini mulai banyak yang melakukannya karena keuntungan yang didapatkan dari sektor perkebunan, dan ada lagi dari manfaat budidaya maggot dari sektor peternakan.

  • Untuk Pakan Super Kaya Nutrisi

Maggot BSF merupakan pakan super bagi hewan ternak yang kaya akan gizi dan nutrisi bagi hewan ternak. Maggot BSF mengandung nutrisi yang sangat baik untuk pakan ternak, salah satunya adalah ayam dan juga ikan.

Namun jangan salah, untuk pakan hewan peliharaan maggot BSF juga bisa diandalkan sebagai pakan yang kaya akan nutrisi untuk burung, iguana, sugar glider, tokek, dan masih banyak lagi.

Setelah mengehtahui berbagai manfaat dari budidaya BSF, ada beberapa keunggulan dari maggot BSF. Yaitu:

  1. Tidak berbau amis seperti pakan ternak lainnya
  2. Tidak jorok
  3. Sangat mudah dicerna oleh hewan ternak dan peliharaan
  4. Sangat sehat bagi hewan ternak dan peliharaan
  5. Cara budidaya maggot BSF yang mudah dan tidak ribet
  6. Panen jelas dan teratur

Maggot BSF benar-benar aman untuk di jadikan pakan ternak. Karena lalat BSF bukan termasuk dalam kelompok lalat penyebar penyakit, jadi aman.

Berbeda dengan lalat hijau yang senantiasa hinggap di daerah yang kumal lalat BSF ini hanya hinggap di daerah yang berbahan fermentasi saja.

Budidaya Maggot Media Air

Setelah mengehtahui manfaat dan potensi bisnis dari budidaya maggot, saatnya adalah memulainya sendiri. Ada beberapa tahapan yang harus kamu perhatikan dalam budidaya maggot BSF ini.

Persiapan Ternak Maggot BSF

  • Kandang

Sebuah hal yang tidak perlu dipertanyakan dalam budidaya hewan apapun itu termasuk sekecil larva, adalah kandang. Fungsi kandang dalam budidaya maggot ini adalah sebagai tempat dimana BSF akan memproduksi telur-telurnya yang nantinya akan dijadikan sebgai bibit maggot BSF.

Anda bisa memikirkan terlebih dahulu kebutuhan budidaya maggot yang akan Anda lakukan. Ini semua tergantung pada sebanyak dan sebesar apa bisnis maggot BSF yang akan kamu lakukan.

Jika terlalu besar, dan kamu tidak tahu bagaimana teknik pemasarannya, tentunya malah membuat Anda kerepotan dalam budidaya maggot.

Pada kasus yang normal dalam pembuatan kandang maggot BSF, buatlah kandang dengan ukuran 2,5 m x 4 m x 3 m. Itu merupakan ukuran kandang yang cukup untuk budidaya maggot kelas kecil dan menengah. Dengan ukuran itu saja, kamu bisa menampung puluhan ribu larva BSF.

  • Media Penetasan Telur

Dalam budidaya maggot, setelah telur-telur tersebut menetas, kamu bisa memindahkannya pada media pemeliharaan maggot BSF tersebut.

Ini bisa dibuat dengan bahan dasar tripleks atau box kardus kecil. Setelah telur menetas, pindahkan larvanya langsung ke biopond sebagai media pembesaran.

Pisahkan media penetasan dan pembesaran di dalam kandang. Pemisahan ini sangat penting karena jika menyatu, telur-telur akan mudah pecah tertekan oleh larva. Sebenarnya, apakah yang disebut dengan biopond?

  • Media Pembesaran Larva

Dalam media pembesaran larva, biopond adalah hal yang digunakan untuk budidaya maggot. Biopond merupakan media pembesaran larva BSF yang terbuat dari kayu, PVC, dan dipenuhi oleh tanah yang gembur.

Biopond sendiri memiliki 2 jenis, yaitu biopond dengan menggunakan ramp (bidang miring sebagai jalan migrasi prepupa) dan biopond yang tidak menggunakan ramp.

Ukuran biopond juga harus disesuaikan dengan budidaya maggot yang sedang kamu lakukan, persis seperti pada saat persiapan kandang.

Pengembangbiakan Maggot BSF

Siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk menarik lalat BSF untuk bertelur seperti:

  1. Air
  2. Ember
  3. EM4 (bisa didapatkan dari Yakult)
  4. Kantong plastik
  5. Penyedap makanan (bisa menggunakan Royco)
  6. Gula pasir
  7. Dedak

Setelah semua bahan siap, saatnya membuat pakan alternatif untuk menarik lalat BSF bertelur, inilah tahapan yang dimulai dalam budidaya maggot:

  1. Siapkan air 1 litter dan gula 5 sendok.
  2. Sesudah air dan gula siap lalu letakkan di ember atau panci.
  3. Siapkan dedak 5 kg dan royco lalu campur dengan air dan gula yang telah di siapkan tadi. Penerapan royco ini agar baunya lebih menyengat. Bau menyengat akan membuat lalat BSF akan kencang datang.
  4. Sesudah semuanya tercampur tuangkan EM4 atau yakutl. Dari 2 bahan hal yang demikian Anda dapat memilih salah satu. Untuk komposisi EM4 dapat 1 tutup botol EM4. Untuk yakult dapat berikan separuh botol atau 1 botol.
  5. Campur semua bahan hal yang demikian dan aduk sampai merata.
  6. Siapkan kantong plastik 5 kg atau 8 kg.
  7. Masukkan dedak yang telah di campur tadi ke kantong plastik. Isilah separuh saja jangan sampai penuh agar masih ada ruang udara di dalam kantong plastik.
  8. Ikat kantong plastik yang telah di isi dengan dedak hal yang demikian rapat-rapat.
  9. Letakkan kantong plastik ke daerah yang adem biarkan 4-5 hari sampai benar-benar telah terfrementasi. Petunjuk telah terfrementasi yakni kantong plastik akan mengembang seperti habis di tiup.
  10. Agar hasil fermentasi aman dan terhindar dari kucing atau binatang lainnya maka dapat di tutup dengan kawat besi di komponen atasnya.
  11. Sesudah hasil fermentasi benar – benar sempurna, selanjutnya tuang hasil fermentasi hal yang demikian kedalam ember.
  12. Sesudah di tuang lalu di tutup dengan daun pisang atau kertas minyak. Tutup sampai merata.
  13. Simpan ember di dalam kandang dekat dengan media penetasan telur.
  14. Setelah 2 sampai 3 hari, lalat BSF akan berdatangan dan mulai bertelur di sekitar ember dan media penetasan.

Setelah semuanya siap, coba kamu lihat media yang sudah kamu simpan setelah 2 atau 3 hari, apakah lalat BSF sudah mulai bertelur.

Dalam budidaya maggot, telur maggot memang cenderung sangat kecil dan lalat maggot ini akan bertelur pada pinggir atau sekitar media penutup. Lalat tidak akan bertelur pada dedak yang sudah kamu siapkan.

Telur lalat BSF akan menetas di hari ke 2 atau ke 3. Bayi-bayi lalat itu nantinya akan otomatis bergerak menuju dedak fermentasi karena dedak merupakan salah satu media hidup bagi maggot BSF.

Selain sebagai media hidup maggot juga akan mencari makanan di dedak itu juga.

Panen Maggot

Inilah hal yang sangat ditunggu-tunggu saat budidaya maggot, adalah tahap panen. Pada umur 1 pekan maggot BSF sudah nampak wujudnya.

Pada umur 2 atau 3 pekan kamu sudah dapat memanennya. Lazimnya maggot BSF akan berkumpul di bawah penutup dedak atau di dalam dedaknya seketika setelah siap panen.

Pada tahapan ini, kamu bisa melakukan budidaya maggot lagi dengan cara menaburkan sisa dedak fermentasi yang tersisa.

Lama kelamaan fermentasi dedak tersebut akan berubah warna menjadi hitam dan lalat akan kembali timbul di pinggir atau sekitar fermentasi dedak tadi.

Dengan hal yang kamu lakukan itu, budidaya maggot tidak akan pernah berhenti kamu lakukan. Jika kamu dengan rutin menaburi kembali dedaknya selama seminggu sekali, maka maggot akan konsisten ada. Setelah di taburi tutup kembali fermentasi dedak tersebut.

Budidaya Maggot Tanpa Bau

Pada dasarnya, pada budidaya larva BSF ini tidak menimbulkan bau. Walaupun terlihat jijik, faktanya larva ini bersih, dan bukan sumber pembawa penyakit.

Belatung yang berasal dari lalat BSF berbeda dengan lalat hijau dan lalat hitam yang menyebarkan penyakit. Lalat BSF tidak memunculkan bau busuk dan bukan pembawa sumber penyakit.

Sebab betul-betul aman, anak kecil malah berani bermain-main dengan belatung lalat BSF.

Maggot merupakan decomposer sampah organik yang alami. Maggot dikenal sebagai pengurai atau penghancur sampah organik tanpa memunculkan bau busuk.

Hal ini dapat menjadi solusi masalah sampah di perkotaan. Bisa menjadi pakan ternak dan bisa menguraikan sampah organik yang nantinya bisa dijadikan pupuk kompos, tentunya membuat kamu yang ingin memulai budidaya maggot sangat menguntungkan.

***

Setelah mengetahui cara budidaya maggot BSF yang menguntungkan? Apakah Anda mulai tertarik dengan budidaya yang menguntungkan yang satu ini?

Kebutuhan maggot BSF cenderung banyak di pasaran, jadi akan sangat menguntungkan jika kamu mulai dari sekarang membudidayakan larva dari lalat dengan jenis BSF.

Sukses Budidaya Cacing Tanah Dengan Omset Selangit

budidaya cacing

Kebanyakan orang menganggap cacing adalah hewan yang menjijikan. Namun dibalik fakta itu ada yang namanya bisnis yang menjanjikan. Ya benar saja bahwa cacing tanah ini bisa dijadikan bisnis dengan omset yang tinggi dengan cara membudidayakannya.

Cacing tanah ini bisa digunakan sebagai obat dan juga pakan ternak yang memiliki nilai gizi tinggi. Sehingga banyak orang yang mulai untuk membudidayakan cacing tanah ini dengan harapan keuntungan yang berlipat.

Memang benar bahwa menjalankan sebuah usaha yang dapat dibilang ekstrim ini memang memerlukan tekat dan niat yang besar.

Menjalankan sebuah usaha yang dibilang nyentrik ini memang memerlukan tekad yang bulat. Terlebih lagi menghadapi pandangan masyarakat yang meremehkan budidaya cacing dikehidupan sosial.

Tapi kamu tak perlu berkecil hati, usaha ini adalah usaha yang ringan untuk ditunaikan serta mendatangkan untung yang amat besar.

Terlepas berasal dari pandangan sebelah mata yang diberikan masyarakat berasal dari budidaya cacing. Ada banyak keuntungan yang akan diperoleh berasal dari usaha ternak cacing yang kamu tekuni.

Namun sebelum saat mengulas lebih jauh perihal cacing tanah alangkah baiknya kami mengulas cacing apa saja yang sesuai termasuk untuk di budidayakan.

Budidaya Cacing Sutra

Cacing sutra atau nama ilmiahnya adalah Tubifex Sp ini adalah pakan alami yang diberikan kepada budidaya benih ikan.

Cacing sutra ini khususnya yang masih berbentuk larva memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan benih ikan itu sendiri.

Sehingga tidak jarang orang yang membudidayakan cacing sutra ini walaupun harga jualnya terbilang murah.

Umumnya di dalam usaha peternakan biasanya dimanfaatkan sebagai pakan alami terhadap ikan air tawar, belut, lele, cupang, lobster, ayam, dan hewan peliharaan.

Jadi dengan permintaan yang tinggi ini cacing sutra menjadi peluang bisnis untuk dilakukan pembudidayaan cacing sutra baik untuk pakan ternak sendiri atau dijual dipasaran.

Budidaya Cacing Merah

Berikutnya adalah cacing merah, dimana cacing merah ini memiliki kemampuan dalam menyembuhkan berbagai penyakit secara herbal seperti penyakit sakit thypus, magh dan asam lambung.

Selain sebagai obat herbal cacing merah ini juga terkenal sebagai bahan baku obat pabrik untuk menyebuhkan penyakit Thypus, stroke, darah tinggi dan rendah dan masih banyak lagi.

Selain sebagai bahan obat-obatan cacing merah ini juga dipakai sebagai bahan pembuatan kosmetik, seperti misalnya pelembab kulit, dan lipstik. Dan juga yang paling banyak digunakan adalah sebagai pakan ternak dan juga campuran pada makanan ternak untuk menambahkan nilai gizi didalamnya.

Cacing merah sanggup di gunakan sebagai pakan ikan hias, kura-kura, lopster, unggas, dan binatang lainnya, karena sebetulnya kandungan gizi cacing merah terlalu bagus untuk makanan tambahan binatang.

Budidaya Cacing Darah

Cacing darah, ya mungkin terdengar mengerikan karena menyebut kata darah didalamnya. Cacing darah ini memiliki nama lain yakni latin Larva Chironomus sp yang biasanya dijadikan pakan ikan.

Budidaya cacing darah sendiri juga bisa dijadikan pilihan yang cukup menjanjikan sebagai penghemat perawatan ikan hias.

Karena cacing merah ini biasanya dijadikan pakan ikan juga cacing ini mengandung banyak sekali gizi yang penting untuk ikan itu sendiri. Seperti misalnya 62.5% protein, 10,4% lemak, dan juga 11,6% abu sehingga mudah untuk dicerna oleh ikan.

Dan juga persentase lemak yang terkandung di dalam cacing termasuk dapat mendukung perkembangan ikan. Pigmen karoten yang terkandung di dalam cacing termasuk dapat mencerahkan pigmen warna ikan hias tersebut.

Budidaya Cacing Lumbricus

Cacing lumbricus ini sebenarnya adalah nama lain dari cacing tanah atau jenis spesifiknya cacing tanah. Dengan bentuknya yang unik ini tak sedikit orang yang jijik melihatnya.

Walaupun begitu hewan tanpa tulang belakang ini banyak dicari orang karena tujuan tertentu misalnya saja yakni untuk pakan ternak atau bahan obat-obatan.

Budidaya Cacing Tanah

Cacing tanah punya banyak sekali terdapat protein yang benar-benar bagus untuk hewan ternak. Cacing tanah  juga berkhasiat sebagai obat penurun panas bagi manusia.

Dan juga produk berbahan dasar cacing tanah mulai merambah ke dunia kosmetik yang dikarenakan khasiatnya dalam melembabkan dan meremajakan kulit. Hal ini yang membuat Cacing tanah memiliki banyak manfaat untuk keperluan sehari-hari.

Selain banyaknya manfaat yang dimilikinya, cacing tanah juga memiliki kandungan protein yang sangat tinggi sebanyak 76%, kandungan protein Cacing Tanah lebih banyak berasal dari kandungan protein Sapi yang hanya sebanyak 65%.

Dan juga cacing tanah memiliki kandungan Asam amino 17% yang mampu membantu pembentukan sel, otot dan sistem kekebalan tubuh. Untuk harga cacing tanah dipasaran tergolng tinggi berkisar Rp. 75.000,00-85.000,00/Kg nya.

Langkah-Langkah Budidaya Cacing Tanah Bagi Pemula

Untuk budidaya cacing tanah ini memang diperlukan peralatan dan pengetahuan yang cukup. Dibawah ini adalah beberapa tahapan untuk kamu mulai membudidayakan cacing tanah dengan baik dan benar.

Persiapkan Media Budidaya Cacing Tanah

Proses pertama dalam budidaya cacing tanah adalah persiapkan media pembudidayaannya terlebih dahulu. Untuk media perkembangbiakannya kamu bisa menggunakan kotak box yang berisi tanah dengan ukuran 90 x 50 x 30 cm.

Sebaiknya tanah yang digunakan adalah tanah humus yang subur. Karena jika tanah yang diberikan adalah tanah yang tidak subur maka kamu bisa menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang. Isi kotak box dengan tanah dengan ketinggian sekitar 5-10 cm.

Kemudian bisa kamu letakan kotak di tempat yang teduh dan terhindar dari terik sinar matahari langsung.

Persiapkan Bibit Cacing Yang Berkualitas

Memilih bibit cacing yang berkualitas ini akan memberikan peluang hasil panen yang memuaskan. Untuk mendapatkan bibit cacing bisa kamu cari dan ambil langsung di tempat-tempat yang banyak terdapat cacing seperti tanah-tanah lembab dan juga sampah organik.

Untuk menambah bibit cacing maka berikut tahapan yang harus kamu lakukan:

  • Siapkan wadah baik itu kotak sebagai media perkembangbiakan cacing tanah kemudian masukan bibit cacing yang sudah kamu dapat sebelumnya.
  • Berikan cacing dengan makanan berupa sayur atau juga daun kering.
  • Setelah kurang lebih 2 bulan cacing akan berkembang biak menjadi lebih banyak sehingga Anda perlu memindahkannya ke media yang lebih besar.
  • Umumnya membudidayakan cacing dalam 1 box Anda dapat menampung sekitar 50-100 cacing. Teknik itu bisa digunakan untuk budidaya dengan skala kecil.
  • Untuk kamu yang berencana untuk membudidayakan cacing tanah dengan skala besar maka bisa beli bibit dari peternak cacing lain lebih praktis.

Pemindahan Bibit Cacing

Jika sudah memiliki bibit yang banyak kamu bisa memindahkannya ke dalam media budidaya yang lebih besar. Adapun langkah-langkah untuk memindahkan bibit cacing sebagai berikut:

  • Menjaga kelembaban tanah adalah hal yang sangat penting, kamu bisa membasahi tanah yang ada di dalam wadah.
  • Untuk media tanah pastikan juga sudah memiliki kondisi yang normal baik itu Ph tanah yang sesuai yakni berkisar 5,5-7,5. Kemudian kamu bisa mengisi wadah hingga 50-100 ekor.
  • Periksalah setiap 3 jam sekali di hari pertama, hal ini bertujuan untuk melihat apakah cacing tersebut berusaha keluar dari tanah atau tidak. Karena jika keluar dari tanah maka mengindikasikan media tanah tersebut tidak nyaman. Hal ini bisa dikarenakan suhu tanah atau ph tidak sesuai dengan kondisi habitatnya.

Perawatan dan Pemeliharaan Cacing Tanah

Untuk proses perawatan dan pemeliharaan cacing tanah kamu bisa melakukan beberapa hal secara rutin seperti dibawah berikut ini:

  1. Pemberian pakan cacing

Supaya cacing tumbuh sehat bisa kamu berikan pakan secara rutin. Pakan yang terbaik untuk perkembangbiakan cacing tanah yakni bisa berikan kotoran hewan ternah baik kerbau maupun sapi.

Jika tidak bisa berikan jenis pakan lain seperti kompos sayuran. Selain itu pastikan juga bahwa pakan yang diberikan memiliki struktur gembur sehingga cacing bisa dengan mudah dalam mencernanya.

Metode fermentasi mampu memberikan pakan cacing menjadi gembur. Cukup memercikan sisa sayuran dan buah-buahan dengan larutan fermentasi yang terdiri dari air campuran EM4 dan tetes tebu. Setelah 1-2 hari, maka kompos sayuran ini bisa digunakan untuk pakan cacing tanah.

  1. Penggantian Media Tanah

Tanah adalah faktor yang paling penting untuk perkembangbiakan cacing tanah. Dengan tanah yang diganti secara rutin maka cacing akan dengan mudah berkembang lebih pesat. Penggantian tanah ini bisa kamu lakukan setiap 1 atau 2 bulan sekali saja.

Caranya yakni dengan mengeluarkan semua cacing dari wadah pengembangbiakan. Kemudian  itu masukan tanah baru dan juga pindahkan cacing kedalam media pengembangbiakan lagi.

Untuk tanah lama didiamkan hingga telur cacing yang ada didalamnya dapat menetas dan juga mengeluarkan cacing baru.

  1. Pembuatan Media untuk Bertelur

Ketika cacing akan bertelur, maka Anda harus mempersiapkan media yang sesuai baginya. Media favorit yang bisa digunakan sebagai media bertelur cacing yaitu campuran jerami dengan pupuk kandang dan juga kompos kering.

Tanam media ini kedalam media box perkembangbiakannya. Ketika akan bertelur, cacing otomatis akan menuju lokasi media bertelur dan akan meletakkan telurnya di tempat tersebut.

Dengan membuat media khusus untuk bertelur, maka Anda bisa dengan mudah mengumpulkan telur ketika proses penggantian tanah ada box.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Tak jarang cacing juga terkena penyakit dan juga hama yang bisa membuat penyakit tertentu. Hama yang biasanya menyerang cacing adalah berasal dari serangga.

Jenis serangga hama yang paling besar adalah semut. Semut ini bisa memangsa cacing tanah, untuk menghindarinya kamu bisa meletakan wadah pengembangbiakan cacing di rak susun atau meja yang sudah diberikan kapur anti serangga.

Pemanenan Cacing Tanah

Cacing tanah ini dapat Anda panen di umur 6 bulan perawatan. Cacing ini sudah siap untuk dipanen dan dijual.

Cara memanennya cukup mudah yakni karena cacing takut dengan cahaya maka kamu arahkan cahaya lampu ke wadah pengembang biakan tersebut hingga cacingnya akan keluar sendiri dan siap dipanen.

Kemudian untuk telur cacing yang ada pada sarang atau wadah pengembangbiakan bisa kamu pisahkan. Sedangkan tanah bekas cacing sebelumnya bisa kamu kumpulkan dan gunakan sebagai pupuk organik.

***

Demikianlah beberapa cara budidaya cacing tanah yang mngkin bisa menjadi referensi buat kamu yang masih pemula. Mudah kan? Gimana tertarik untuk budidaya cacing tanah? Lakukan dengan tekun dan juga jangan patah semangat jika gagal coba lagi dan lagi, selamat mencoba!.

Cara Sukses Dengan Budidaya Lebah Madu Dengan Kualitas Terbaik

Budidaya Lebah Madu

Madu merupakan zat makanan dengan tekstur kental dan rasa yang manis yang dibuat oleh lebah madu. Lebah mewujudkan madu dari sekresi tanaman yang mengandung gula (nektar bunga) atau dari sekresi serangga lain (seperti melon), lewat regurgitasi, aktivitas enzimatik, dan penguapan air. Lebah menyimpan madu dalam struktur lilin yang disebut sarang madu.

Tipe madu yang dibuat oleh lebah madu (genus Apis) merupakan yang paling terkenal, karena produksi komersial dan konsumsi manusia di seluruh dunia.

Madu dikumpulkan dari koloni lebah liar, atau dari sarang lebah peliharaan, sebuah praktik yang dikenal sebagai peternakan lebah atau budidaya lebah madu. Budidaya lebah madu sekarang ini merupakan prospek bisnis yang menjanjikan.

Madu memiliki sangat banyak manfaat yang sangat bagus untuk tubuh. Maka dari itu, banyak permintaan madu dipasaran, sedangkan peternak madu cenderung masih sedikit.

Maka dari itu, budidaya lebah madu bisa menjadi prospek bisnis yang cukup menjanjikan pada bidang peternakan.

Kelebihan Budidaya Ternak Madu

Budidaya ternak madu memiliki banyak kelebihan daripada Anda melakukan budidaya dengan hewan ternak. Yang paling utama adalah lebah madu ini, tidak membutuhkan pakan yang dapat menguras modal.

  • Lebah madu mencari makanannya sendiri, pemberian pakan yang teratur tidak terlalu kamu lakukan terhadap lebah madu. Ini tentunya sangat berbeda dengan budidaya hewan lainnya yang biasanya dijadwal secara teratur.
  • Dalam budidaya lebah madu, tidak ada yang namanya perkawinan yang dilakukan secara sengaja. Lebah madu akan melakukan perkawinan secara alami, sehingga semakin mudah dalam beternak lebah madu.
  • Hasil panen dari usaha lebah madu sangat menjanjikan. Harga jual madu per kilogramnya saja bisa mencapai 80 ribu sampai 90 ribu. Ini bisa meningkat lagi jika kualitas madunya semakin baik.

Siklus Kehidupan Lebah Madu

Sebelum kamu memulai budidaya lebah madu, hendaknya kamu harus tahu berbagai sebutan dari siklus hidup dari lebah madu yang ada dalam satu koloni. Lebah madu ini memang hidup berkelompok dan dalam sebuah kelompok atau koloni, ada 3 jenis lebah.

  • Lebah Ratu

Lebah ratu adalah lebah betina yang memimpin dari sebuah koloni lebah. Bisa kamu ketahui dengan mudah kalau lebah madu ini memiliki badan yang paling besar sendiri dalam satu koloni lebah. Tugas dari lebah ratu adalah penghasil telur-telur baru untuk generasi lebah selanjutnya.

  • Lebah Pekerja

Ini adalah jenis lebah yang memiliki jumlah yang sangat banyak dalam satu koloni. Lebah pekerja ini adalah jenis lebah yang lahir dari perkawinan antara lebah jantan dan lebah ratu. Tugas dari lebah pekerja adalah membangun sarang lebah untuk tempat bertelur lebah ratu, mencari dan mengumpulkan makanan, memberi makan lebah ratu dan jantan, menjaga sarang dan membersihkan sarang.

  • Lebah Jantan

Lebah jantan adalah lebah yang ukurannya lebih besar dari lebah pekerja, namun tak sebesar dari lebah ratu. Jumlah lebah jantan ini mungkin tidak sebanyak lebah pekerja. Jenis lebah ini dalam koloni hanya melakukan perkawinan saja dengan lebah ratu untuk menghasilkan keturunan lebah lagi dalam sebuah koloni.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Budidaya Madu

Dalam budidaya madu, point utamanya adalah untuk mengembangkan koloni lebah agar menghasilkan lebah pekerja yang lebih banyak, sehingga dapat menghasilkan madu yang lebih banyak.

Dalam budidaya lebah madu, kamu harus pastikan memiliki tempat yang jauh dari pemukiman warga dan memiliki suhu yang ideal, yaitu sekitar 25 derajat celcius.

Jauh dari pemukiman warga sudah jelas harus kamu lakukan karena lebah madu adalah jenis serangga yang agresif yang bisa menyengat manusia dan cukup berbahaya sengatannya.

Setelah mengehtahui prospek bisnis yang menjanjikan dari budidaya lebah madu, maka sekarang saatnya Kamu memulai sendiri.

Disini, saya akan membagikan bagaimana cara budidaya lebah madu dengan 2 jenis lebah. Yaitu budidaya lebah madu liar dan juga budidaya lebah madu Trigona. Kedua budidaya ini memiliki berbagai kelebihan.

Budidaya Lebah Madu Liar

Ini adalah teknik budidaya lebah madu yang jarang orang melakukannya. Ini karena anggapan kalau lebah madu yang liar adalah lebah madu yang agresif dan sangat berpotensi terkena sengatan lebah.

Semua ini bisa diminimalisir jika kamu tahu cara yang tepat dalam pembudidayaannya. Malahan, madu dari lebah madu liar ini memiliki manfaat yang besar dan kami bisa mendapatkan keuntungan yang maksimal.

Lokasi Budidaya Lebah Madu Liar

Lebah madu liar ini adalah lebah madu yang agresif, jadi hendaknya jika ingin membudidayakannya, maka harus memiliki suhu maksimal 26 derajat celcius dan jauh dari pemukiman warga atau keramaian.

Jika lebah madu liar dibudidayakan pada tempat yang dekat dengan keramaian, yang terjadi adalah lebah menjadi agresif dan cepat mati.

Tempatnya juga harus diusahakan dengan dengan sumber air yang bersih untuk lebah madu liar minum. Ini bisa didapatkan jika Kamu membudidayakannya pada daerah pegunungan yang masih memiliki aliran sungai yang bersih. Jika tidak ada, bisa disediakan sendiri.

Lokasi yang sangat bagus juga lokasi yang memiliki banyak bunga dengan radius 2 km dari tempat budidaya madu liar. Lokasi dengan bunga yang banyak bisa membuat lebah madu liar cepat menemukan sumber pakannya yang nantinya akan menjadi madu. Lokasi budidaya juga diusahakan terhindar dari hembusan angina yang kencang.

Persiapan Alat dan Bahan Untuk Budidaya Lebah Madu Liar

Ada beberapa alat yang harus kamu siapkan dalam budidaya lebah madu liar:

  • Garpu lebah madu
  • Gergaji kayu
  • Pisau lebah
  • Gunting
  • Seng
  • Palu
  • Pengasap
  • Masker (untuk keamanan)

Langkah yang pertama adalah dengan membuat tempat budidaya. Bentuklah kayu tersebut menjadi berbentuk kubus tanpa tutup.

Tutupnya bisa dibuat dengan menggunakan bahan baku kayu dilapisi dengan menggunakan seng. Dan buat kotak yang membentuk seperti figura agar nantinya figura tersebut bisa menjadi tempat sarang madu.

Setelah jadi, hadapkan saja kandang tersebut kea rah timur agar tetap teduh pada siang hari. Beri obat pelumas agar tidak ada semut dan serangga lain yang mengganggu.

Mencari Koloni Lebah Madu Liar

Tahap awal pada budidaya lebah madu liar tentunya adalah mencari koloni lebah madu liar dahulu. Koloni lebah madu liar dapat dijumpai di atap rumah di zona pegunungan, lubang atau pohon.

Satu koloni dapat lalu dimasukkan ke dalam kotak yang telah diisi sisiran kosong dan larutan gula kental yang didekatkan dekat koloni lebah madu liar yang telah dicokok.

Setelah ketemu, inilah saatnya menggunakan pengasapan dan masker kamu. Asapi koloni lebah madu liar tadi agar tidak menjadi agresif.

Pengasapan ini bisa dengan membakar daun pisang kering atau daun kelapa kering yang apinya dimatikan dengan ditiup, agar asapnya muncul banyak.

Irislah sisiran sarang dan ikat pada figura sarang perlahan, kemudian cari ratu lebah madu liarnya. Masukkan ratu lebah madu liar ke dalam sangkar lalu tempelkan di dalam kotak lebah. Sisiran yang dipindah merupakan yang penuh larva muda, madu, dan pollen, warnanya putih.

Memancing Koloni Lebah Madu Liar

Setelah mendapatkan sarangnya, letakkan kotak pada tempat yang agak terbuka agar koloni lebah bisa masuk ke kotak tersebut, namun dengan posisi tertutup.

Cari ratu lebah dan potong sedikit sayapnya, perlu diperhatikam jika pemotongan dilakukan tidak hati-hati,akan membuat panik lebah pekerja.

Setelah sehari penangkapan, baru kotak tersebut dibuka. Bisa dilihat koloni itu akan aktif mencari makan dan membuat sarang setelah 3 hari.

Pemeriksaan Koloni Lebah Madu Liar

Pemeriksaan dapat dijalankan seminggu sekali dengan posisi Kamu berdiri di samping kanan supaya tak menutupi jalur terbang lebah madu liar dan tak disengat.

Angkat kotak secara pelan-pelan, periksa keadaan ratu lebah madu liar mulai dari larva, telur, madu, dan tepung sarinya, pastikan semuanya terdapat perkembangan. Sesudah selesai, tutup kembali seperti semula.

Untuk meingkatkan daya kerja koloni lebah madu liar dalam membangun sarangnya, pindah sisiran sarang dengan urutan tempat madu dan tepungsari, telor dan larva, dan kosong agar diterapkan untuk membangun sarang di bagian yang masih kosong, hal ini dijalankan di musim menjelang panen madu.

Hal tersebut dilakukan karena lebah madu liar memerlukan tipe bunga tertentu dalam jumlah yang besar, sehingga perlu didekatkan dari satu bunga ke bunga lainnya.

Lakukan pada waktu senja sesudah seluruh lebah madu liar masuk ke dalam kotak, tutup pintu masuknya, bingkai sarang yang berisi madu diambil kemudian diganti dengan fondasi sarang.

Di tempat baru, esok harinya pintu kotak buka secara bertahap agar lebah madu liar pekerja bisa bekerja mencari makan.

Persiapan Masa Panen dan Cara Panen Lebah Madu Liar

Isi kotak madu dengan sisiran kosong, letakkan di atas kotak eram, diantara kedua kotak hal yang demikian pasang penyekat untuk ratu lebah madu liar.

Sisiran kotak yang sudah berisi maduu dan tertutup lilin adalah yang siap untuk dipanen, walaupun yang belum terdapat lapisan lilin atau belum genap 7 hari masih banyak akdar airnya dan belum siap untuk dipanen.

Panen dikerjakan di pagi atau sore hari, madu yang bisa dipanen bisa dipilih dari sisiran yang penuh madu atau dua per tiganya sudah tertutup dengan lapisan lilin, bingkai dan sisiran lebah madu liarnya patut dibersihkan terutama dahulu dengan sikat khusus.

Lapisan lilin bisa dikupas dengan pisau permanen madu yang sudah dicelup dengan air panas. Sisiran dan piguranya masukkan ke dalam ekstraktor dan kembalikan lagi ke kotak semula. Madu siap dipanen dan dijual sesuai kebutuhan.

Budidaya Lebah Madu Trigona

Pada budidaya lebah madu Trigona, ini tidak jauh berbeda dengan budidaya lebah madu liar. Hanya saja habitat aslinya dan juga bentuk kandangnya yang berbeda.

Persiapan Kandang Budidaya Lebah Madu Trigona

Kandang atau stup untuk budidaya lebah madu Trigona terbuat dari papan kayu dengan ketebalan kayu ± 2 cm. Pembuatan stup lebah madu Trigona memakai kayu dengan ketebalan ± 2 cm sebab untuk menjaga kelembaban dan stabilitas sarang.

Sekiranya jika kayu yang digunakan ketebalannya kurang dari 2 cm, kebanyakan koloni trigona akan pergi meninggalkan sarangnya. Stup setelah dibuat, didiamkan selama 3 hari, supaya kondisi temperatur dan kelembaban di dalam stup menjadi stabil. Sesudah 3 hari, stup siap digunakan

Stup diletakkan dengan 2 sistem adalah digantung dan diletakkan di rak penyimpanan. Digantung di lokasi yang teduh, tak terkena cahaya matahri secara langsung dan tak terkena hujan.

Sebagian pembudidaya meletakkan stup dengan digantung di pohon besar dengan alasan menjadikan suasana sarang yang sama dengan sarang aslinya.

Mencari Koloni Lebah Madu Trigona dan Membudidayakannya

Trigona bersarang di pohon lapuk dan di ruas pohon bambu. Pohon bambu diambil 2 ruas yang menjadi daerah bersarang Trigona, koloni memakai sarang di ruas bambu bagian atas untuk meletakkan telor dan berkumpulnya koloni, sedangkan di bagian bawah sebagai penyimpan madu dan bee polen.

Bambu yang berisi koloni dan madu Trigona ditebang dan diusahakan menebang dan membawa koloni pada sore hari agar seluruh anggota koloni pulang ke sarang dan tidak ada anggota koloni yang ketinggalan.

Tahap selanjutnya yakni pemindahan koloni dari sarang alami ke dalam stup. Pemindahan dikerjakan pada malam hari setelah seluruh koloni kembali ke sarang atau dini hari ketika koloni belum mencari pakan keluar sarang.

Pemindahan dikerjakan dengan membelah bambu kemudian memindahkan koloni beserta telurnya ke dalam stup buatan.

Dalam memindahkan koloni, akan lebih gampang dengan sistem memindahkan ratunya dahulu, ketika ratunya telah dipindah, secara otomatis anggota koloni akan mengikuti ratu untuk berpindah daerah.

Sesudah seluruh koloni berpindah, stup yang baru didiamkan 1-2 bulan agar koloni bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Tahap awal yang dikerjakan trigona yakni menutup semaksimal mungkin lubang yang ada di dalam stup yang baru dengan memakai propolis.

Satu hal yang tidak boleh terlewatkan yakni menandai lubang masuk di kotak koloni dengan potongan propolis yang sewaktu di sarang alami dijadikan pintu masuk oleh koloni. Apabila sarang telah tertutup dengan rapat, trigona mulai memproduksi madu.